KEHIDUPAN
Bening Segar Si Buah Lontar...
 Icha | Glo | Selasa, 25 Mei 2010 | 17:26 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com *— Pernah mencoba buah lontar? Buah yang bernama latin
*Borassus flabellifer *ini bentuknya mirip kolang-kaling yang sedikit lebih
besar dan empuk.

Jika digigit, maka dari dalam buah akan keluar air yang rasanya segar
seperti air kelapa. "Sekarang yang dagang buah lontar di Jakarta sudah
jarang. Dulu di Cipinang Lontar, sekarang tinggal nama jalannya *aja *lontar.
Paling ada di Tanah Abang," ujar Aris (38), pedagang lontar keliling yang
ditemui di kawasan Blok M, Jakarta, Selasa (25/5/2010).

Jarangnya pedagang lontar tersebut, menurut Aris, karena buah lontar yang
pohonnya serupa palem itu sulit didapat di Jakarta. "Jadi, belinya dari Jawa
Timur, Mbak, belinya se-truk sekali beli," ujarnya.

Maka dari itu, ongkos beli buah lontar jadi mahal. Akibatnya, pedagang macam
Aris menjual dagangannya dengan harga mahal hingga Rp 10.000 untuk 8 buah
sebesar kolang-kaling. Sementara itu, air lontar seukuran 400 mililiter
dijualnya dengan harga Rp 5.000. "Katanya airnya bisa untuk obat darah
tinggi. Buahnya untuk panas dalam," kata Aris yang berjualan lontar sejak
1987 itu.

Rasa buah lontar terbilang unik. Daging buahnya empuk, segar, manis, seperti
daging buah kelapa. Ditambah lagi, air segar dari dalam buahnya membuat
ketagihan.

Memakan sebuah lontar rasanya seperti memakan kelapa muda dengan airnya
sekaligus. Namun, untuk mencicipi sebuah lontar seukuran kolang-kaling
tersebut memerlukan perjuangan besar karena harus mengupas kulit buah lontar
yang sangat tebal. "Belajar *ngupas* kulitnya *aja* lama, Mbak," tambah
Aris.

Kulit buah lontar tebal seperti buah kelapa. Di dalam kulit buah yang tebal
tersebut terdapat dua sampai empat buah serupa biji kolang-kaling. "Jadi,
kulitnya doang yang gede. Isinya paling dua biji, paling banyak empat. Ada
juga yang kosong," imbuh Aris.

Meskipun begitu, Aris mengaku keuntungan yang didapatnya dari berjualan
lontar cukup lumayan. "Bisa Rp 50.000 per hari, Mbak. Saya biasa dagang
paling di Mayestik," pungkasnya.

http://regional.kompas.com/read/2010/05/25/17264942/Bening.Segar.Si.Buah.Lontar
.

Kirim email ke