jadi jalma pasrah, narima, taklid rarasaan memang bakal langkung gampang
tinimbang jadi jalma nu panasaran, loba pananya, henteu ngarasa cukup.

Pada 16 Agustus 2011 14:44, Ki Hasan <[email protected]> menulis:

> **
>
>
> Penelitian: Orang Beragama Lebih Bahagia
>
> Selasa, 16 Agustus 2011 | 07:47 WIB
>
> *TEMPO Interaktif*, *Jakarta* - Saat menghadapi konflik atau situasi
> sulit, orang yang religius lebih bisa bertahan dan tetap merasakan
> kebahagiaan dibanding kaum atheis.
>
> Penelitian oleh tim dari University of Illinois bersama Gallup Organization
> ini kemudian diterbitkan di *Journal of Personality and Social Psychology*,
> Agustus 2011.
>
> Peneliti melakukan analisis data yang dikumpulkan dari tahun 2005 hingga
> 2009 terhadap orang di 150 negara yang berbicara tentang agama, kepuasan
> hidup, dan dukungan sosial.
>
> Secara umum, peneliti menemukan bahwa agama memberi dukungan emosional
> ketika kebutuhan mendasar seperti makanan, pekerjaan, rasa aman, dan
> pendidikan tidak terpenuhi.
>
> Orang yang religius cenderung merasa lebih terhormat dan lebih sedikit
> memiliki perasaan negatif dibanding mereka yang tak religius.
>
> *HEALTHDAY | UTAMI*
>
>  __._,_
>


-- 
d-: dudi herlianto :-q
paciringan.wordpress.com
kunyuk nuyun kuuk, kuuk nuyun kunyuk

Kirim email ke