Kumaha atuh nya, asa teu rame jeung teu sumanget mun teu tanding jeung deungeun2. Persib deuih teu asup! http://bola.kompas.com/read/2011/08/24/1319497/Indonesia.Mungkin.Dicoret.dari.Liga.Champions
JP Indonesia Mungkin Dicoret dari Liga Champions JAKARTA, KOMPAS.com - Klub-klub Indonesia gagal melengkapi syarat finansial yang ditetapkan oleh AFC. Ini berarti klub-klub Indonesia terancam tidak mengikuti Liga Champions Asia (LCA) dari 2012 sampai 2015 mendatang. Hal ini diutarakan oleh Ketua Bidang Kompetisi PSSI Sihar Sitorus di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2011) siang. Ia mengatakan, Selasa kemarin adalah batas akhir klub-klub Indonesia menyetorkan dana deposito ke rekening PSSI. Bagi klub yang mendaftar kompetisi level satu, klub harus menyetorkan dana Rp 5 miliar, sementara untuk level dua sebesar Rp 2 miliar. Selain berbentuk uang tunai, PSSI juga memberikan kebijakan klub boleh menggunakan bank garansi. Namun, hingga batas waktu berakhir, hanya ada dua klub yang mengirimkan setoran, yakni Pro Duta dan Madiun Putra. "Dana deposit tidak mereka kirim, baru Madiun Putra masukin Rp 2 miliar. Itu pun bank garansi. Kita harus bersiap mendapat sanksi AFC selama tiga tahun," ujar Sihar. "Kita tidak bisa penuhi laporan keuangan klub yang sudah diaudit. Hanya ada lima klub yang memiliki audit internal. Ini vital bagi AFC. Kalau tanpa deposit, kita tidak tahu bagaimana menceritakan kepada AFC kalau klub-klub kita itu bisa komersial," paparnya. Sihar menambahkan, deposito itu sebenarnya merupakan langkah alternatif dari tidak adanya data finansial klub. Dalam persyaratan verifikasi, para klub diminta menyetor deposito, tapi sampai pagi ini bank garansi belum banyak diserahkan klub. "Kita harus siap tidak ikut LCA. Yang pasti AFC meminta klub memiliki laporan keuangan yang diaudit. Kita diujung tanduk karena kita gagal di syarat itu. Kita berpikir untuk yakinkan AFC bahwa klub layak secara komersial, salah satunya lewat deposito. Namun, karena tidak adanya bank garansi atau deposito yang kita syaratkan tanggal 23 kemarin, kita akan kehilangan momentum menjelaskan bahwa klub-klub punya kekuatan finansial," pungkas Sihar. Jika mendapat sanksi dari AFC, klub-klub Indonesia tidak hanya akan dilarang mengikuti Liga Champions Asia, tapi juga mengikuti Piala AFC. Untuk musim ini, juara Liga Super Indonesia musim lalu, Persipura Jayapura, masih diperbolehkan ikut karena sanksi baru akan berlaku tahun depan.
