Aya ekspedisi hade keur mikawanoh lembur urang. Ekspedisi Cincin Api Kompas.
Enya we geuning nya, urang teh hirup di jalur bencana.
Borneo tetela daerah paling aman bencana lini jeung bitu gunung seuneu, ngan
rawan kaduruk seuneu.

=======
Jalur Ekspedisi Cincin Api "Kompas"
 Fikria Hidayat | Rabu, 14 September 2011 | 22:16 WIB

   KOMPAS/GUNAWAN Jalur Ekspedisi Cincin Api Kompas.
1<http://travel.kompas.com/read/2011/09/14/22160687/Jalur.Ekspedisi.Cincin.Api.Kompas#>

**

*1. Tambora*
Gunung di Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ini meletus
pada April 1815 yang dikenal sebagai "The Largest Volcanic Eruption in
History" (letusan terbesar yang tercatat dalam sejarah). Lebih dari 71.000
orang meninggal dan terjadi perubahan iklim, dan masa itu sering disebut
juga tahun tanpa musim panas.

*2. Toba, Sibayak, Sinabung, dan Tarutung (patahan gempa)*
Gunung-gunung api dan sesar tektonik di Sumatera Utara. Gunung api
super-Toba diperkirakan meletus 74.000 tahun yang lalu dan menghasilkan
kaldera dan Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengah-tengahnya. Letusan ini
memicu gelombang tsunami.

*3. Krakatau*
Gunung api di Selat Sunda ini meletus dahsyat pada Agustus 1883. Lebih dari
36.000 orang meninggal dan letusan ini memicu gelombang tsunami.

*4. Agung, Batur, dan Rinjani*
Antara spiritualitas dan rasionalitas, mencari folklor lokal terkait gunung
berapi. Di Bali dan Lombok, gunung menjadi pusat orientasi budaya dan agama.
Bagaimana pengaruhnya terhadap mitigasi bencana?

*5. Jawa Timur: Gunung Semeru, Penaggungan, Bromo, Ijen, dan Kelud*
Berdampingan hidup dengan bencana. Kawah Ijen pada zaman dulu telah menjadi
sumber belerang dan bahan amunisi. Sebaliknya, kini Kawah Ijen menyimpan
bahaya besar. Bibir kawah yang menyimpan jutaan asam sulfat dikhawatirkan
runtuh, dan kebocoran sebenarnya sudah terjadi, menyebabkan peracunan pada
tanah pertanian.

Sementara itu, Bromo adalah pusat spiritual masyarakat Jawa, selain juga
pusat pariwisata. Bagaimana masyarakat bisa berdampingan dengan bencana?

*6. Jawa Tengah: Merapi, Merbabu, Lawu, Sindoro, Sumbing, Dieng*
*Pralaya *dan pergeseran peradaban akibat letusan gunung api. Letusan Merapi
diperkirakan menjadi penyebab bergesernya Mataram Kuno ke wilayah timur.
Merapi juga menjadi contoh ujian nyata manajemen bencana modern dalam
berhadapan dengan sikap budaya lokal yang sering kali bertabrakan.

*7. Jawa Barat: Tangkuban Perahu, Salak, Papandayan, Galunggung*
Berkah kesuburan tanah Parahyangan di balik ancaman bencana. Letusan Salak
pernah berdampak besar terhadap Jakarta.

*8. Kerinci, Dempo, Merapi, Sorik*
Gunung para dewa dan konsepsi kisah orang pendek. Gunung Kerinci adalah juga
gunung api tertinggi di Indonesia, yang memiliki keindahan, tetapi juga
memiliki potensi bencana sangat besar.
*
9. Rokatenda, Egon, Lewo Tobi, tsunami di Ende dan Larantuka*
Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah contoh ekstrem kepulauan yang dibentuk oleh
jajaran gunung berapi, yang berpengaruh terhadap keringnya geografi di
daerah ini. Selain itu, tsunami juga berkali-kali menerjang. Bagaimana
kearifan lokal masyarakat terhadap bencana ini?

*10. Sangihe, Ambon, Ibu, Soputan*
Hampir mirip dengan NTT, kepulauan Ambon (Ambonia) juga tersusun dari banyak
gunung berapi aktif, sekaligus berada di area penghunjaman aktif yang sering
terdampak gempa dan tsunami. Bahkan, catatan paling tua tentang tsunami di
Indonesia terjadi di Ambon, dicatat oleh Rumphius.

*11. Sesar darat: Liwa-Padang-Aceh dan Palu*
Sesar darat Sumatera termasuk yang paling aktif di dunia. Sayangnya, hingga
kini belum ada pemetaan bencana. Banyak jalur sesar yang diduga masih
menjadi permukiman. Demikian juga di Palu, hal yang sama pun terjadi.

*12. Mentawai, Nias, Simeulue*
Pulau-pulau di batas benua. Ketiga pulau ini berada di titik terluar garis
benua, yang paling sering dilanda gempa besar dan berpotensi besar tsunami
sepanjang sejarah. Masyarakat di sana memiliki kearifan lokal dan budaya
yang sangat terkait dengan gempa dan tsunami, tetapi kini banyak yang telah
hilang.

*Sumber: Litbang Kompas, diolah dari Bakosurtanal, Lapan, ESDM, PVMBG, Gis:
Rustiono*

*Baca liputan ekspedisi di harian Kompas tanggal 15, 16, dan 17 September
2011.*

*
http://travel.kompas.com/read/2011/09/14/22160687/Jalur.Ekspedisi.Cincin.Api.Kompas
*

Kirim email ke