Dina raraga "Bulan Mijahkeun Bibit" ieu.....

Upami aya akang, eteh nu bade nikah, bilih peryogi mukena kanggo seserahan
mangga tiasa ngalongok-an ka www.bioeti.com

mukena bioeti hesess didamel kanggo seserahan, parsel kanggo masihan ka
permaisuri tercinta, ibunda terkasih.

Hatur nuhun
(punten aki janten ngiring maca jampe didieu :D)

2011/11/3 Ki Hasan <[email protected]>

> **
>
>
> Tujuh Pasangan Dinikahkan Setiap hari
>
>
> Kamis, 03/11/2011 - 01:50
>
> PRLM - Bulan Dzulhijah yang pada tahun 2011 ini jatuh mulai 28 Oktober
> 2011, dipercaya sebagian masyarakat muslim sebagai waktu yang baik untuk
> melangsungkan pernikahan. Tak heran jika pada bulan ini Kantor Urusan Agama
> (KUA) menerima banyak permohonan pernikahan jauh lebih banyak dari
> biasanya. Bahkan jumlah pernikahan yang biasanya dilakukan pada akhir pekan
> tersebut bisa mencapai lebih dari dua kali lipat biasanya.
>
> Bertambahnya jumlah tersebut membawa dampak yang cukup signifikan pada
> aktivitas penghulu. Misalnya saja salah satu penghulu di Kantor Urusan
> Agama Pancoran Mas, Kota Depok, Nur Ali Zakaria.
>
> Pria yang telah menjadi penghulu sejak tahun 1985 ini membenarkan bahwa
> pernikahan di bulan Dzulhijah lebih banyak dari biasanya. "Sebaliknya pada
> bulan sebelum dan sesudah Dzulhijah biasanya malah sepi," kata dia saat
> ditemui di KUA Pancoran Mas, Depok, Rabu (2/11).
>
> Apalagi pada November 2011 ini terdapat dua tanggal yang memiliki urutan
> angka "cantik" yaitu 11-11-11 (11 November 2011) dan 20-11-2011 (20
> November 2011). Selain itu, kedua tanggal tersebut jatuh pada akhir pekan
> yaitu Jumat dan Sabtu.
>
> Namun menurut Nur, permintaan terbanyak ternyata jatuh pada tanggal 11
> November 2011. "Selain angkanya cantik dan jatuh pada bulan Dzulhijah,
> tanggal itu juga bertepatan hari Jumat yang disunahkan nabi," kata Nur.
>
> Tak ayal banyaknya makna yang didapatkan pada hari itu membuat Nur
> kebanjiran tugas. Sampai saat ini, Nur bahkan sudah mendapatkan kepercayaan
> untuk menikahkan tujuh pasangan di tanggal cantik tersebut.
>
> Tidak hanya itu, ada pasangan yang lebih lambat mendaftarkan pernikahannya
> terpaksa menyanggupi untuk menikah pada jam yang tidak lazim yaitu pukul
> 6.00 WIB. Hal tersebut karena mereka bersikukuh untuk menikah pada tanggal
> 11-11-11. Padahal sebelumnya sudah ada pasangan yang mendaftarkan diri akan
> menikah di jam yang diinginkan. “Inginnya mereka menikah pukul 9.00 WIB,
> tapi kan kami harus mendahulukan pasangan yang lebih dulu mendaftar di jam
> itu. Kami juga harus menyediakan interval waktu selama satu jam di antara
> pernikahan yang satu dengan lainnya,” kata dia. (Tia
> Komalasari/”PRLM”/A-88)***
>
> http://www.pikiran-rakyat.com/node/164270
>
>  
>



-- 
www.bioeti.com
il n'y a pas de choses impossible mais seulement des choses difficiles

Kirim email ke