Mimpi Jimmy: Batik Papua Dipakai Obama
KOMPAS.COM/FELICITAS
HARMANDINI<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/11/09/19444849/Mimpi.Jimmy.Batik.Papua.Dipakai.Obama#>
Batik Papua banyak menggunakan gambar burung cendrawasih dan alat musik
tifa.
RABU, 9 NOVEMBER 2011 | 19:44 WIB

*KOTARAJA, KOMPAS.com* — "Batik saya bisa dikenakan oleh Presiden Amerika
Serikat Barack Obama, itu mimpi saya," kata pengusaha batik Port Numbay,
Jimmy Hendrick Afaar.

Dengan hanya berbalut kaus oblong lusuh dan celana batik sederhana, pria
berusia 50 tahun itu mengemukakan mimpinya di teras rumahnya yang sangat
sederhana pula di Kotaraja, Papua, Selasa (8/11/2011).

"Saya kerap melihat berita-berita di televisi, dan ketika melihat Obama,
saya mengucap dalam hati, kapan batik saya dipakai oleh Obama," katanya
dengan mimik polos tetapi serius.

Di mata Jimmy–yang pernah bekerja dengan perancang busana Ramli–Obama
sangat pantas dan akan memancarkan aura berbeda dengan mengenakan batik
karyanya.

"Saya sudah membayangkan bagaimana dia berpidato di Indonesia atau di
negara lain mengenakan batik Papua karya saya. Tentu akan beda. Dan saya
akan sangat bangga," ucap Jimmy dengan tatapan dan mimik penuh harapan.

Ia menambahkan, "Presiden Obama memiliki warna kulit gelap hampir sama
seperti masyarakat Papua, pernah tinggal di Indonesia. Tentu akan sangat
cocok dan berbeda jika mengenakan batik Papua."

Dari rumah peninggalan orangtuanya, yang juga menjadi ruang pamer
sederhana, Jimmy sudah berhasil memperkenalkan batik karya ke AS, Belanda,
dan Australia.

"Untuk dalam negeri, 70 persen dibawa ke Jakarta dan sisanya di Papua.
Tetapi bukan berarti masyarakat Papua tidak suka batik yaa, justru
masyarakat Papua sudah menyukai dan bangga dengan batik, terutama batik
Papua," ujarnya.

Jimmy menambahkan, selama lima tahun berkarya menyediakan batik khas Papua,
dirinya selalu menampilkan motif-motif khas Port Numbay dan Papua secara
umum.

Motif-motif batiknya terinspirasi peninggalan-peninggalan arkeologi yang
ada di daerah Papua, seperti burung cenderawasih, motif kamoro (simbol
patung berdiri), motif sentani, dan  motif yang divariasikan dengan
sentuhan garis-garis emas dan dinamakan batik prada.

Bahkan, ada pula motif ikan dan tempat sirih. "Kami juga menampilkan motif
kebudayaan 250 suku yang ada di Papua," ujarnya.

**

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/11/09/19444849/Mimpi.Jimmy.Batik.Papua.Dipakai.Obama

Kirim email ke