Dipakai Obama, Batik 'KTT' Bakal Jadi Tren
AP/DITA 
ALANGKARA<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/11/19/09340141/Dipakai.Obama.Batik.KTT.Bakal.Jadi.Tren#>
Presiden AS Barack Obama (kedua dari kiri) berjalan bersama dengan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono (tengah). Mereka didampingi Ibu Negara Kristiani
Yudhoyono (kiri), Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda (ketiga dari kanan)
dan Presiden Korsel Lee Myung-bak (kedua dari kanan) saat gala dinner ASEAN
Summit di Nusa Dua, Bali, Indonesia, Jumat (18/11/2011).
SABTU, 19 NOVEMBER 2011 | 09:34 WIB

*BALI, KOMPAS.com* - Para pemimpin negara yang hadir dalam jamuan makan
malam tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN di Ballroom
Bali Nusa Convention Centre (BNDCC), sangat menarik perhatian, terutama
dari sisi penggunaan baju batik sebagai *dress code*.

Meski tidak semua mengenakan batik, tetap saja status sebagian besar
pemimpin negara yang memakai ciri khas Indonesia tersebut, akan menaikkan
nilai batik "KTT" itu sendiri. Apalagi seorang Presiden Amerika Serikat
(AS) Barack Obama, juga bersedia menerima "kewajiban" untuk menyertakan
batik dalam acara bertajuk *Voices of Peace.*

Tak pelak, nilai batik Indonesia dipastikan akan naik drastis. Bukan hanya
itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu optimis,
batik corak "KTT" akan menjadi tren tersendiri.

"Terobosan yang dilakukan Indonesia sangat bagus. Apalagi dengan
menggunakan batik seperti itu, kewibawaan para pemimpin negara tersebut
tidak hilang, justru menghasilkan nuansa lain. Saya yakin, batik 'KTT' ini
akan menjadi daya tarik tersendiri, dan secara garis besar, batik kita akan
semakin populer," tegas Mari, Sabtu (19/11/2011) pagi Wita.

Pada gelaran KTT ini, batik memang memiliki tempat tersendiri di hati para
tamu. Secara khusus, pemerintah Indonesia menempatkan satu ruang di ajang
ASEAN Fair 2011, di Peninsula Island serta Hotel Westin, sebagai lokasi
untuk memamerkan pelbagai jenis kain dan corak batik tanah air. Hal ini
bertujuan untuk makin mengenalkan batik ke seluruh dunia, dan lebih dari
itu, diharapkan bisa terjadi transaksi perdagangan.



**

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/11/19/09340141/Dipakai.Obama.Batik.KTT.Bakal.Jadi.Tren

Kirim email ke