Punten ku bAsa Indonesia


Ya.. Husaina...
 
                Cucu
nabi Husein as, putra dari amirulmukminin wali Allah ahli ghadir khum, putra
dari alkautsar Fatimah Zahra, saudara Dari Imam Hasan as, salah satu anggota
Ahli Kisa yang di dalam Ayat Al-Ahzab 33  disebutkan bahwa ahli kisa adalah 
suci dan
Allah Swt sendiri yang mensucikan, dan termasuk di dalam anggota keluarga ahli
sabar seperti yang disebutkan dalam surat Thaha 132, dan termasuk dari keluarga
nabi yang kita diwajibkan oleh Allah di dalam ayat alquran untuk bersalawat
kepada nabi dan keluarganya,’innallaha wa malaikatahu yushalluna alannabi yaa
ayyuhalladzina amanuu shalli alaihi wasallimu tasliima (Alahzab 56).. di 
termasuk
anggota yang disebutkan dalam ayat alquran sebagai anak-anak kami dalam 
bermubahalah
dengan kaum najran (Ali Imran 61). Dan termasuk anggota dalam surat
addahar/alinsan :5-22., dan beberapa ayat lainnya.
                HUsein
juga termasuk anggota dzawil qurba (Ali, Fatimah, Hasan HUsein) yang diwajibkan
oleh Allah untuk mencintai mereka dalam surat Asyuara:23.
قل لا اسألكم  عليه أجراً الا المودة في القربى
(Katakanlah Aku tidak meminta upah sedikitpun dari kalian atas seruanku
ini kecuali kecintaan pada Al-Qurba (keluargaku).
Zamakhsyari di dalam tafsir
alkasyaf menuliskan sebuah riwayat dari Ibn Abbas , Ya Rasulullah siapakah yang
wajib atas kami mencintai Al-Qurba : RAsul menjawab : Ali, Fatimah, dan kedua
anaknya. Bahkan di dalam musnad ibn hanbal , fakhrurrazi dalim tafsir al-kabir
, dan alusi dalam ruhul ma’ani, serta tafsir lainnya mengatakan serupa.
Kewajiban mencintai adalah suatu
perintah yang langsung datang dari Tuhannya, sungguh cinta melazimkan ittiba
dan ittiba melazimkan ketaatan.
Katakanlah jikalau kalian
mencintai Allah maka ikutilah aku niscaya Allah mencintaimu ( Annisa 21)
Sesungguhnya Tuhanmu Adalah Maha
Rahman maka ikutilah dan taatlah kepada perintahku ( Annur : 53)
Sudah merupakan suatu keniscayaan
ketaatan kepada Imam Husein adalah suatu kewajiban, tetapi apakah yang telah
dilakukan oleh Orang-orang Zalim, Zayid, Muawiyah, Ibn Ziyad, Ibn Saad, Syimr
dan para pasukan zalim laiinya, apakah balasan mereka ????
Apakah membunuh dan memenggal
kepada sang Ahlulkisa adalah balasan dari mereka
Apaah balasan mereka adalah
menggiring para wanita dan keluarga nabi lainnya menjadi tawanan dari karbala,
ke kufah dank e negeri syam???
Apakah kita hanya menutup mata
dengan kenyataan sejarah ini yaa Akhi...
Al-Husein as mau disadari atau
tidak menjadi penerang dan jalan petunjuk bagi setiap manusia, kejadian Karbala
bagaikan api di dada orang-orang beriman. Asyura tidak mengenal tempat dan
zaman, diseluruh dunia memperingati dan merekamnya, di Eropa, di afrika, di
Amerika, di timur tengah dan di Asia, seluruhnya turun mengenang dan merekam
perjuangan Al-HUsein dalam melawan kezaliman.
Rasul Bersabda :
An min HUsein wa husein minni (
saya dari husein dan husein dariku)Ahabballahu man ahabba HUseina ( Allah
mencintai orang yang mencintai huseinku) (Sunan ibn Majah 1:56, musnad ibn
Hanbal 4:172, Mustadrak alhakim : 3:177.
Itulah sabda rasul , yang berarti
Islam ada dengan diutusnya rasulullah saw dan abadi dengan Alhusein as dengan
kejadian Karbala..
Rasul saw pun bersabda :
Husein Misbahul huda wa
safinatunnaja...
HUsein adalah pelita penerang
bagi orang-orang yang tidak tahu dan tidur, sungguh Husein adalah penerang  dan 
pembeda antara haq dan bathil, dengan
Alhusein, maka seluruh manusia tahu akan Hak Ahlulbait nabi yang selama ini
sudah ditinggalkan, dengan karbala, sungguh orang2 orang akan ertanya kenapa
cucu nabi terpenggal kepadala.
Dan Alhusein adalah perahu
penyelamat... siapa yang memasukinya selamat siapa yang keluar darinya
tenggelam... sang penerus Al-Husein adalah para awak2 kapal Al-HUsein yang
berlayar menuju dzhuhurnya Imam Zaman as..
Rasul bersabda di dalam sair ‘alam
nubala :3 : 190 :
Man arada An Yandzuru ila sayyid
Syabab ahli Jannah Falyandzur ila husein ibn ali
Barang siapa yang ingin melihat
tuan pemuda ahli jannah maka lihatlah HUsein ibn Ali 
 
Ya HUseina...
 
Zen

Kirim email ke