REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kelompok ilmuwan asal Rusia 
telah menumbuhkan kembali tanaman yang berasal dari 30 ribu tahun silam 
yang ditemukan di wilayah beku Timur Jauh Rusia.
Kegiatan itu 
belum pernah dilakukan peneliti sebelumnya sehingga menandakan kemajuan 
pengungkapan rahasia kehidupan purba di bumi, lapor RIA Novosti.
Tumbuhan bernama "Silene Stenophylla" menjadi tanaman tertua yang diregenerasi 
dan tumbuh subur dengan menghasilkan bunga berwarna putih serta bibit 
yang terus diproduksi, kata sejumlah ilmuwan dalam artikel yang 
disiarkan pada Selasa dalam majalah dwimingguan Proceedings of The 
National Academy of Sciences.
"Kami menilai pentingnya melakukan 
penelitian di kawasan beku dalam pencarian kelompok genetika purba -- 
yang berasal dari sebelum adanya kehidupan saat ini -- dan secara 
hipotesa telah punah sejak lama dari permukaan bumi," jelas artikel 
tersebut.
Percobaan itu -- dilakukan di kota Pushchino wilayah 
Moskow -- membuktikan bahwa wilayah beku berlaku sebagai tempat 
penyimpanan bentuk kehidupan purba alami, kata ilmuwan.
Bibit 
tersebut ditemukan di bawah permukaan bumi yang beku sedalam 38 meter di tepi 
sungai Kolyma di kawasan Magadan, Timur Jauh Rusia.
Bibit 
tumbuhan purba yang berumur antara 25 ribu hingga 40 ribu tahun yang 
lalu sebelumnya telah ditemukan di wilayah terutama di sarang hewan 
pengerat namun para ilmuwan tidak dapat menumbuhkan kembali tumbuhan 
tersebut.
Bibit menempel erat dengan batuan dan kebanyakan terisi 
es di dalam ruangan yang membeku secara alami sehingga membuat air tidak dapat 
menembus dimana hal itu membantu mengawetkan bibit.
Bentuk 
dan warna tanaman purba memiliki kesamaan dengan kerabat bunga yang sama pada 
saat ini meskipun ada sedikit perbedaan antara bentuk kelopak 
bunga dengan jenis kelamin bunga dan hingga saat ini belum diketahui 
penyebabnya, kata artikel tersebut.
http://id.berita.yahoo.com/ilmuwan-rusia-hidupkan-lagi-bunga-30-ribu-tahun-233848146.html

 
=> http://albanduni.wordpress.com

Kirim email ke