hehehe... bisaan ah Bah Abas mah :-)

 
=> http://albanduni.wordpress.com


________________________________
 Dari: Abbas <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Minggu, 4 Maret 2012 21:47
Judul: [kisunda] Re: Pilem Iran meunang Oscar!
 

  
Moal! NKRI mah moal bisa meunang laantaran nu diudag jam tayang ! Najan 
Caritana teu pararuguh; jeung teu araruni ! Nu penting DUIT asup; teu paduli nu 
kukulutus oge ! Buktina mah di kampung2 masih loba nu ngalalajoan !

--- In [email protected], "Waluya" <waluya2006@...> wrote:
>
> Urang Persia kasohor rasa senina luhur/ gede, kabuktian  ku meunangna Pilem 
> Iran dina kompetisi Oscar (Pilem Indonesia mah rarasaan mah acan kungsi 
> ..hehehe). Hebatlah, sanajan cenah di nagara asalna mah teu disambut gumbira. 
> Mudah-mudahan pilem nu judulna "The Separation" teh diputer di Indonesia. 
> 
> http://www.tempo.co/read/news/2012/02/27/111386722/Filmnya-Menangi-Oscar-Media-Iran-Mencibir
> 
> Filmnya Menangi Oscar, Media Iran Mencibir 
> Senin, 27 Februari 2012 | 19:16 WIB
> 
> TEMPO.CO, Teheran - Sorak-sorai penuh sukacita pecah saat film The Separation 
> karya sutradara Iran memenangi Piala Oscar 2012 untuk film berbahasa asing 
> terbaik. Namun tanggapan kontras muncul dari negeri asalnya. 
> 
> Televisi pemerintah Iran menggambarkan kemenangan film itu sebagai 
> "kemenangan bagi Israel". Tema yang diangkat dalam film itu, katanya, 
> "terlalu menyerang Iran". 
> 
> Kelompok garis keras dalam beberapa tahun terakhir sangat membatasi aktivitas 
> berkesenian, tak terkecuali film. Banyak seniman yang memilih hidup di luar 
> negeri atau tetap beraktivitas namun di bawah tanah. 
> 
> Kaum konservatif Iran banyak yang marah dengan tema film karya Asghar Farhadi 
> ini. Film ini dianggap terlalu mengumbar kekacauan dalam negeri, 
> ketidaksetaraan gender, dan keinginan banyak warga Iran untuk meninggalkan 
> negara itu.
> 
> The Separation bercerita tentang pasangan yang berada di ambang perceraian. 
> Cerita berpusat pada seorang suami yang melindungi ayahnya yang menderita 
> Alzheimer. Ia berada dalam konflik dengan istrinya, yang ingin bermigrasi. 
> Putri mereka menjadi korban 'perang' orang tuanya.
> 
> Di dalam film ini digambarkan apa yang sebenarnya terjadi di Iran: kaum 
> mudanya yang bobrok, kehidupan sosial yang koyak, dan banyak persoalan lain. 
> 
> Asghar Farhadi sendiri mengatakan tak menduga filmnya dinominasikan untuk 
> Oscar. Apalagi sampai menang seperti sekarang. "Pemerintah Iran jelas tak 
> sepakat sama sekali dalam hal ini," katanya.
> 
> Bagaimanapun, kemenangan The Separation disambut gembira seniman Iran dan 
> masyarakat peminat perfilman Iran. Tahmineh Milani, sutradara Unwanted Woman 
> (pernah dinominasikan tahun 2005), menyebut Oscar untuk film Iran adalah 
> sumber "kebanggaan nasional." "Penghargaan ini menghidupkan kembali harapan 
> di hati semua rakyat Iran, terlepas dari profesi mereka," katanya. 
> 
> Nima Behdadi Mehr, kolumnis film pada harian pro-reformasi Mardomsalari, 
> percaya penghargaan itu akan membantu sinema Iran untuk keluar dari isolasi.
> 
> Ia berharap Presiden Mahmoud Ahmadinejad akan memberikan Farhadi sebuah 
> "hadiah khusus" yang secara positif mempublikasikan prestasi Iran.
> 
> TRIP B | TELEGRAPH
>


 

Kirim email ke