--- On Mon, 2/2/09, Abbas Amin <[email protected]> wrote:

From: Abbas Amin <[email protected]>
Subject: Fw: cersil-1
To: [email protected]
Received: Monday, 2 February, 2009, 11:19 PM



--- On Sat, 10/4/08, Abbas Amin <[email protected]> wrote:

From: Abbas Amin <[email protected]>
Subject: cersil-1
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Saturday, October 4, 2008, 8:36 AM







Ternyata ketiga orang itu, tidak sekedar beristirahat saja ; tapi telah 
seminggu tinggal dirumah empeh Lauw, dan merekapun punya hubungan baik dengan 
penduduk dusun ; akhirnya merekapun membeli tanah disekitar situ dan mendirikan 
rumah yang cukup mewah dibanding penduduk lainnya didusun tersebut. Didusun itu 
mereka dianggap dermawan dan banyak hartanya; tak heran kepala dusunpun jadi 
sangat akrab dengan mereka. Tapi keberadaan mereka telah mengundang keinginan 
jelek bagi orang tertentu, dimana punya hubungan dengan penjahat lainnya 
disekitar dusun tersebut. 
  
Pada suatu malam, orang sedang asik2nya tidur ,dusun itu telah kedatangan tamu 
tak diundang  mereka berdandan hitam hitam bertopeng dan membekal senjata rata 
rata golok; mereka langsung mengepung rumah besar yang dihuni tiga orang 
hartawan  itu. 
Salah satu orang betopeng yang badannya tinggi besar dengan berisik mengetuk 
pintu , minta dibuka kalau tidak rumah tersebut akan dibakar katanya . Tapi 
belum lagi pintu dibukakan tiba tiba melesat tiga bayangan yang secepat kilat 
menyerang rombongan orang bertopeng yang jumlahnya belasan itu ! Belum lagi 
mereka sadar apa yang sedang terjadi beberapa golok kawanan orang bertopeng 
sudah berseliweran terlempar kesana sini disusul teriakan aduh dari beberapa 
orang bertopeng; ternyata hanya dalam waktu singkat saja kawanan orang 
bertopeng itu sudah dibikin sungsang sumbel seluruhnya; entah bagaimana caranya 
, tak ada satupun yang tahu . 
 



      

Kirim email ke