The biggest footballing event of the year 2012 is finally here, sixteen teams come to this showpiece event in Poland and Ukraine
starts from 8th June to three weeks ahead. All participants were categorized into 4 groups with the two of highest will be qualifying for the next quarter. Points and goal difference are the factors that will be ranking the teams in the group table. Current form would bear that out with 13 of FIFA's top 20 ranked teams in the finals, while the highest Spain will try to become the first team to win three successive major international titles. Netherlands just reached the recent of World Cup final but with Germany in the same group will hope to lift their first trophy since 1996, they could become an annihilator to each others since the first meet. Things to make major opinions the Euros were harder to win than the World Cup of a higher standard to take three points in every game. What about yours? Group A : Banyak pengamat telah memposisikan sbg group terlemah, diisi oleh dua tim juara kualifikasi yakni Rusia dan Yunani. Maka peluang lolos terbesar ada pada kedua tim untuk mengatasi Ceko yg harus melewati babak play off maupun memupus keuntungan tuan rumah, serta memiliki keuntungan jadwal berupa Yunani versus Rusia pada lagi terakhir dgn hasil kompromi jika sudah menabung nilai sebelumnya. Strategi ini dibutuhkan karena akan bertempur hidup mati di babak berikutnya, siapapun juara atau runner up dari Group B. 1. Rusia, The Reds Army (FIFA #013). Sebagai juara perdana dari awal turnamen Euro di tahun 1960 saat masih bernama Uni Soviet, namun selalu gagal dalam 8 kehadiran setelahnya. Rusia dikenal sbg kesatuan tim yg mengandalkan mental baja, namun faktor usia akan menghambat reputasi tsb. Kapten: Andrey Arshavin, berusia 32 tahun yg dianggap habis oleh Arsenal namun kembali bersinar di klub Zenit St Petersburg lantas diberi kepercayaan oleh pelatih Dick Advocaat. Selain Rusia memiliki amunisi berstamina dahsyat lewat predator Pavel Pogrebnyak dan Roman Pavlyuchenko, juga bersiaplah membidani kelahiran talenta eksplosif dari CSKA Moscow yakni Alan Dzagoev. Group B : Kebalikan dari Group A, inilah makna neraka atau sajian kualitas partai final dini di tiap laga. No, bukan karena Ronaldo, faktor Mario Gomez atau cuma terjebak aspek sejarah dan segala tetek bengeknya. Melainkan disinilah 4 tim dalam rangking 10 terbaik dunia versi FIFA harus bertarung dan posisi Portugal justru paling buncit. Serta ketiga tim lainnya begitu mentereng sbg juara group pada babak kualifikasi, sementara Portugal malah merangkak dgn fasilitas play off. Maka faktor jadwal agak kurang berlaku di group ini karena semua tim sudah harus saling bunuh sejak detik pertama hingga akhir, walau mereka akan mendapat bonus istirahat di babak quarter final. Serta berdasarkan keseimbangan starting eleven dgn tim pelapis yg dibutuhkan untuk rotasi, pilihan logis mengerucut kepada Jerman dan Belanda. 1. Jerman, Der Panzer (FIFA #003). Jerman adalah Jerman, meski mayoritas pemain kunci terdiri dari para imigran seperti Podolski dan Klose asal Polandia, Mesut Ozil (Turki), Khedira (Tunisia), Jerome Boateng (Ghana). Dengan reputasi raja turnamen sekaligus spesialis runner up termasuk pada level klub Bayern yg mendominasi pasukan inti, Jerman boleh dianggap kandidat terkuat untuk siap bertarung sepanjang 5 laga. Kapten: Philipp Lahm, salah satu pilar pertahanan senior dari Bayern Munich, dianggap paling berwibawa sbg pengendali permainan menurut strategi Joachim Low yg dikenal variatif dan efektif. Group C : Salah satu reputasi dan magnet kewibawaan Euro 2012 ada di group ini. Husssh ngaco, bukan lantaran ada tim favoritku .. Sederhana saja, ada dua tim kaliber juara Dunia dan juara Eropah yg uniknya dipimpin oleh tradisi kipper. Serta salah satunya berstatus title holders sekaligus pemilik rangking FIFA tertinggi selama 4 tahun berturutan, dan memiliki materi pemain berlimbah dalam level serupa. Gak berlebihan jika pilihan kuat ada pada dua kandidat ini, walau Itali bisa mendadak digusur oleh Kroasia. 1. Spanyol, La Furia Roja (FIFA #001). Bermateri 7 punggawa Barca dan 5 inti Real Madrid, justru menjadi pertanyaan besar berbanding keharmonisan the winning team 2010. Ditambah alpanya perekat Puyol maupun top skorer David Villa, memaksa Spanyol dan para fans lebih baik memilih posisi underdog demi memelihara rasa "lapar juara". Inilah tim yg dianggap masih mewakili gaya atraktif dan tontonan berkelas walau kini jadi sumber kelemahan, kecuali Torres mencetak sedikitnya 2 gol di babak penyisihan. Kapten: Iker Casillas, pemimpin tim piala dunia 2010 dgn menggeser posisi kapten abadi Raul Gonzalez. Selain "faktor Madrid", Casillas boleh dianggap perekat tim karena bersahabat baik dgn Xavi Hernandez (Catalan), Xabi Alonzo (Basque) dan Ramos (Andalusia). Juga memiliki caps salah satu pemain terbanyak pembela Spanyol di pentas dunia melampaui rekor Zubizarreta lebih dari 100 laga. Group D : Kelompok paling "tricky" dan spekulatif, antara prestasi dan prestise. Secara statistik jelas memihak pada reputasi Inggris dan Prancis, sama2 mantan juara Dunia. Keduanya tampil sbg juara babak kualifikasi dan mentas 7 kali di Euro, namun data Prancis lebih mentereng akibat pernah jawara dua kali. Maka Swedia hanya berpotensi sbg tim penjegal bersama tuan rumah yg boleh cukup senang masih bisa melihat kiprah legenda Shevchenko untuk pertama sekaligus terakhir kalinya. 2. Prancis, Tim Ayam Jantan (FIFA #014). Salah satu favorit utamaku pasca kehancuran luar dalam di tangan Raymond Domenech, lalu sejak ditangani Laurent Blanc telah sanggup mengalahkan tim mapan seperti Brasil hingga Jerman termasuk Inggris. Keseimbangan adalah kunci, dan setiap turnamen membutuhkan faktor penentu yg seolah akan memelihara tim dgn karakter tersebut. Kapten: Hugo Lloris, Posisi kiper klub Lyon sbg kapten rasanya tepat untuk memberi komando bagi para bintang sekelas Patrice Evra, Franck Ribery, Malouda hingga Benzema, termasuk mengatur ritme dan efesiensi untuk bertempur melawan siapapun wakil Group C pada babak knock out .. Fri Jun 8, 2012 10:49 pm Show Message Option View Source Use Fixed Width Font Unwrap Lines "liver_duke" <endyonisius@...> liver_duke Offline Send Email
