Konflik Warga Budha-Muslim Rohingya Ternyata Sudah Berlangsung Lama
Kamis, 02/08/2012 - 01:38
BANGKOK, (PRLM).- Wakil Direktur HRW Asia Phil Robertson, Rabu (1/8)
mengatakan, konflik sektarian antaran warga Budha dan Muslim Rohingya
itu sudah berlangsung lama.
Jauh sebelum proses reformasi di Myanmar digulirkan pada akhir 2010
lalu. Namun, anehnya dunia internasional tidak pernah menanggapi soal
itu.
"Karena ini sudah berlangsung lama, seharusnya reaksi internasional
itu kuat," ujarnya seperti dilaporkan AFP, Rabu (1/8).
Akan tetapi, kata Robertson, tanggapan dunia internasional terhadap
kasus Rohingya tersebut melempem lantaran mereka kebih terpesona
dengan proses reformasi yang sedang berjalan di negara anggota ASEAN
tersebut.
"Komunitas internasional selama ini dibutakan oleh gambaran indah
perubahan rezim di Burma. Pandangan dunia lebih fokus pada pencabutan
sanksi internasional dan pembukaan kerja sama ekonomi di negara
tersebut. Sementara pada saat yang sama, diskriminasi terhadap
minoritas Rohingya terus berlangsung," ujarnya.
Sejak 1948, tindakan diskriminasi pemerintah terhadap warga Rohingya
tersebut telah menyebabkan warga keturunan Bangladesh ini hidup tanpa
identitas kenegaraan. Pasalnya, pemerintah Myanmar menolak mengganggap
mereka sebagai warga negara Myanmar. (A-133/A-89)***
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/