Hehe... mantak gé jadi kawalat ari jdi bangsa teu syukur ni'mat téh geus puguh
urng th INDONESIA deur hyng jdi ARAB hehe... ------------------------------
Pada Sel, 18 Des 2012 16:33 ICT [email protected] menulis: >Hehehe > >Kang abas
Punten,upami teu apal kana hal ihwal golongan nu nu di handap saena ulah
komentar > > > > >Sent from my BlackBerry® >powered by Sinyal Kuat INDOSAT >
>-----Original Message----- >From: Abbas Amien <[email protected]> >Sender:
[email protected] >Date: Tue, 18 Dec 2012 13:54:43 >To:
<[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: Re: Bls:
[kisunda] Perlu Sosialisasikan Fatwa MUI tentang Aliran Syiah Tidak Sesat >
>Sabenernya syiah lain ka[ercayaan sejen; nasih Islam; ngan ku sabab loba
teuing sekte jadi we lieur ngabandunganana. Aya salafi; aya wahabi; NU;
Mihammadiyah jrrd.Ti dituna mah alus salafi teh; tapi lila2 jai arabisasi. Bisa
jadi syiah ge mun kawasa mah geusa iranisasi !
Punten kang ahsa, > > > > > >--- On Tue, 18/12/12, Ahsa
<[email protected]> wrote: > >From: Ahsa <[email protected]>
>Subject: Re: Bls: [kisunda] Perlu Sosialisasikan Fatwa MUI tentang Aliran
Syiah Tidak Sesat >To: [email protected] >Received: Tuesday, 18 December,
2012, 1:47 AM > >kedah naros hiji2 ... > >Pada tanggal 29/11/12,
[email protected] <[email protected]> menulis: >> Kuring kungsi pa adu hareup
jeung ketua MUI pusat,jeung nanyakeung ngeunaan >> fatwa MUI ,jawab na >> >>
Fatwa MUI : SYIAH adalah ajaran yang harus di waspadai >> >> Hayang apal
pendapat pribadi kebanyakan ulama di MUI ? >> >> >> >> Sent from my BlackBerry®
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT >> >> -----Original Message----- >> From:
nurul iman <[email protected]> >> Sender: [email protected] >>
Date: Thu, 29 Nov 2012 14:47:05 >> To:
[email protected]<[email protected]> >> Reply-To:
[email protected] >> Subject: Bls: [kisunda] Perlu
Sosialisasikan Fatwa MUI tentang Aliran Syiah >> Tidak Sesat >> >> mantep kang
infona^^ >> >> >> ________________________________ >> Dari: ahmad sahidin
<[email protected]> >> Kepada: apisejarah milis
<[email protected]>; Lovers-of-Ahlul-Bayt >>
<[email protected]>; Ki Sunda <[email protected]>; >>
Baraya Sunda <[email protected]> >> Dikirim: Kamis, 29 November 2012
11:26 >> Judul: [kisunda] Perlu Sosialisasikan Fatwa MUI tentang Aliran Syiah
Tidak >> Sesat >> >> JAKARTA, (PRLM).- Ketua DPR RI Marzuki Alie menyampaikan
keprihatinan >> atas terjadinya kekerasan berdarah terhadap pemeluk ajaran
Syiah di >> Sampang, Madura, Jawa Timur. Pada kesempatan itu, dia menilai aksi
itu >> beranjak dari ketidakpahaman masyarakat terhadap fatwa Majelis Ulama >>
Indonesia (MUI) yang menyatakan aliran Syiah bukanlah aliran yang >> sesat. >>
>> “Ada baiknya dilakukan sosialisasi oleh Kementrian Agama bersama MUI. >>
Kita tahu Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan fatwa bahwa syiah >> itu
tidak sesat, artinya seharusnya tidak terjadi sesuatu seperti yang >> kita
dengar belakangan ini,” kata Marzuki dalam konferensi pers di >> Gedung DPR RI,
Senayan, Jakarta, Senin (27/9/12). >> >> Baginya kasus kekerasan berdarah di
Sampang yang mengakibatkan 2 >> korban jiwa dan puluhan rumah dibakar jauh dari
nilai-nilai >> Rahmatanlilalamin yang bermakna Islam memberikan rahmat kepada
dunia >> beserta isinya. Nabi Muhammad SAW lanjutnya telah memberikan contoh >>
bagaimana hidup berdampingan dengan damai bersama kepercayaan lain. >> >>
Ketika ditanya wartawan tentang kepentingan politik dibalik kekerasan >>
tersebut, politisi Partai Demokrat ini menyebut kemungkinan itu perlu >>
didalami. Ia berharap para pemimpin umat atau ulama di daerah dapat >> berperan
meredam hal ini. >> >> “Ulama itu-kan mengayomi umat agar jangan terjebak pada
aksi kekerasan >> yang jelas
bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Para pemimpin >> agama berada di
wilayah independen, walaupun sering menerima sowan >> dari para politisi namun
hendaknya jangan sampai terseret kepentingan >> politik,” lanjutnya. >> >> Pada
bagian lain Ketua DPR meminta aparat kepolisian dapat >> mengoptimalkan kerja
sama dengan masyarakat agar informasi kemungkinan >> munculnya kekerasan dapat
dideteksi dini. “Kepolisian itu tentu ada >> keterbatasan, makanya kerja sama
dengan masyarakat itu sangat penting, >> mendapatkan informasi apabila
diperkirakan ada kemungkinan kerusuhan,” >> paparnya. >> >> Ia mengingatkan
saat ini rasio jumlah polisi dan penduduk di Indonesia >> masih sekitar 1 : 900
jauh dari standar ideal yang dianjurkan PBB >> yaitu1 : 400. Kebijakan
pemerintah yang akan menambah jumlah personil >> kepolisian sampai 20.000 orang
pada anggaran tahun depan menurutnya >> patut didukung. (A-109/A-108)*** >> >>
http://www.pikiran-rakyat.com/node/201122 >> >> -- >>
http://www.kompasiana.com/ahsa >> >> >> ------------------------------------ >>
>> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> http://docs.yahoo.com/info/terms/ >> > >
>-- >http://www.kompasiana.com/ahsa > > >------------------------------------
> >Yahoo! Groups Links > > > >
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/