Hebat Bang Idin sesuai dengan BAKAT dan kemampuannya ! Dan saya kemampuannya 
cuman ngawakwak ! Nya rek kumaha deui sharing ka NKRI teh ari lain ku ngawakwak 
mah. Da eta kabisa teh, ngan ukur kitu ! Ngan kuring teu KAPILIH sebagai tukang 
ngatur Nagara; nya pastina moal bisa NGRITIK atawa nyalahkeun kuring; mun aya 
nu teu beres di NKRI ieu ! Naha NGEUNAH wae kituh nu diuk na KURSI teh ? Ngan 
UKUR enakna wungkul baari teu tanggung JAWAB !???

Naha Para Penguasa Negara memang sudah sedemikian rupa hanya BISA ENAK tapi tak 
bertanggung jaawab !??? Bisa sangeunahna wae !? Ongkang2 !?

--- On Wed, 23/1/13, Ki Hasan <[email protected]> wrote:

From: Ki Hasan <[email protected]>
Subject: [kisunda] Bang Idin :Pendekar Lingkungan dari Betawi
To: "Ki Sunda" <[email protected]>
Received: Wednesday, 23 January, 2013, 12:11 AM
















 



  


    
      
      
      
Bang Idin :Pendekar Lingkungan dari Betawi



11:01 AM
  madbie
  



Band Idin "Haji Chaeruddin"

" Gue nggak bangga. Buat apa penghargaan? Mendingan bantuan pemerintah untuk 
lingkungan," ujar bapak dua anak ini, menyikapi berbagai penghargaan yang 
diberikan kepada dirinya dan Kelompok Tani Lingkungan Hidup ( KTLH)
 yang dipimpinnya. Ada Kalpataru, Penghargaan penyelamatan air dan 
lingkungan dari berbagai negara, sepeti Abu dhabi, Jerman, Belanda dll.






Bang Idin : Pendekat Lingkungan dari Betawi
Sosok yang sederhana yang selalu memgenakan pakaian khas
 betawi, lengkap dengan peci dan golok ini memang memiliki semangat yang
 luar biasa dalam usaha rehabilitasi dan konservasi lingkungan. Caci 
maki bahkan tudingan sebagai " Orang Gila" tidak membuatnya menyerah 
untuk terus berupaya mengembalikan kondisi Kali Pesanggrahan yang dipenuhi  
sampah dan limbah masyarakat sehingga airnya berubah menjadi hitam kelam.




Bang Idin Pendekar Lingkungan dari Betawi

Dulu, diakhir tahun 1980, tanpa seorangpun yang membantu Bang Idin mulai
 berjuang membersihkan sampah dan limbah rumah tangga di bantaran. 
Kemudian dilanjutkan dengan menata dan menanami bantaran tersebut dengan
 pohon, bahkan Bang Idin pernah menyusuri kali pesanggrahan sampai ke 
hulunya untuk mencari tahu apa saja yang masih tersisa di sepanjang 
aliran kali. Pohon apa saja yang tak lagi tegak, satwa apa saja yang 
lenyap, ikan apa saja yang minggat, dan mata air mana saja yang 
alirannya tersumbat.




Kini berkat berkat kesabaran dan tekad kuat serta dukungan masyarakat dan  
Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana
 yang dibentuknya tahun 1998, kawasan bantaran Kali Pesanggrahan telah 
berubah menjadi Area Hijau. Mereka berhasil menanam 40 ribuan pohon 
produktif di sepanjang bantaran kali seluas 40 hektar. Burung-burung 
yang dulunya pergi akhirnya kembali. Mata air yang dulu tertutup sampah,
 kembali hidup. Air kali Pesanggrahan kini sudah normal kembali. 
Ikan-ikan bisa hidup dan berkembang biak.



“Penyelamatan alam itu harus punya nilai kehidupan,”
 tukas beliau. Rehabilitasi yang dulu dilakukan kini dapat meningkatkan 
kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Masyarakat dapat hidup dari 
kegiatan bertani dan berternak, melinjo, kelapa dan durian yang ditanam 
sudah bisa dipanen, bahkan sebagian bantaran  dan air kali bisa 
digunakan untuk berternak kambing etawa dan pembibitan ikan.



Banyak hal yang bisa kita pelajari dan teladani dari seorang  Bang Idin 
"Pendekar Lingkungan dari Betawi" ini, tapi ada satu hal yang harus 
dipahami dan menjadi inspirasi kita semua ” Alam bukan warisan nenek moyang 
tapi titipan dari anak cucu”




Profile : Kelompok Tani Lingkungan Hidup 
KTLH Sangga Buana
motto  :M e n y e l a m a t k a n   y a n g   t e r s i s a.
Sangga : Tiang yang berfungsi untuk menyangga atau menopang serta menunjang 
sesuatu benda yang ada di atasnya.Buana : Bumi atau dunia yang di dalamnya 
terdapat udara, 
tumbuhan, air, manusia, satwa dan lain-lain yang harus di jaga dan di 
rawat serta di lestarikan.Sekretariat : Jl. Taman Sari II Karang Tengah Lebak 
Bulus Jakarta Selatan telp. (021) 7581 9017 12440.Kontak Sangga Buana : Jl. 
karang tengah raya. taman sari I/II, lebakbulus, cilandak, Jakarta selatan. 
Blog : http://ktlhsanggabuana.blogspot.com ,CP : Ario salaka,kontak: 
0818687473,email: [email protected]


    
     

    
    






  








Kirim email ke