Nuhun Mh,

Si kuring 100% ngarojong pamadegan Kiyai Hasyim Muzadi anu diposting ku Mh
di handap ieu. Ngeusi, teu papanjangan, satarabasna, tanpa tedeng
aling-aling (lugas ceuk basa Indonesiana mah) bari jeung teu kudu nyigeug
atawa ngagogoreng anu sejan. Wilujeng ka pa KH Hasyim Muzadi.

Salam,
manar

2013/3/12 Ki Hasan <[email protected]>

> **
>
>
> Pidato Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Beredar Luas
> Tribunnews.com - Senin, 4 Juni 2012 10:12 WIB
>
> TRIBUNNEWS.COM - Pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
> (PBNU) KH HAsyim Muzadi beredar luas melalui pesan berantai BlackBerry
> Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog.
>
> Pidato yang heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam
> terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti
> Ahmadiyah, toleransi antarumat beragama, Gereja Yasmin, Lady Gaga, Irshad
> Manji, dan perkawinan sejenis.
>
> "Pidato itu beredar di seluruh jagad raya. Saya dapat (pesan berantai)
> dari mana-mana," kata Ali Mukhtar Ngabalin, Ketua Umum Badan Koordinasi
> Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Senin (4/6/2012), kepada
> TRIBUNnews.com.
>
> TRIBUNnews.com, yang menerima beberapa pesan berantai itu pagi ini, coba
> menelusuri di Google dengan kata kunci "pidato Hasyim Muzadi".
>
> Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim tersebut,
> yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM.
>
> Hasyim Muzadi sendiri telah mengonfirmasikan isi pidato ini.
>
> Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi:
>
> KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace)
> & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan
> Ketum PBNU  ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di
> Jeneva :
>
> "Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan
> INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti krn
> laporan dr dlm negeri Indonesia. Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan
> negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia.
>
> Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH, memang krn Ahmadiyah
> menyimpang dr pokok ajaran Islam, namun sll menggunakan stempel Islam dan
> berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama
> tersendiri, pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.
>
> Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun
> tampaknya mereka tdk ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi
> masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai.
>
> Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adl lingkungan. Di Jawa
> pendirian gereja sulit, tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat
> sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu mlkkan mediasi.
>
> Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata
> nilainya dirusak, kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk
> kebanggaan Intelektualisme Kosong ?
>
> Kalau ukurannya HAM, lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid
> berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss
> yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dr Perancis yg
> masih mempersoalkan Jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia dan Norwegia, yg
> tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yg
> memperkenankan perkawinan sejenis ?!
>
> Akhir'a kmbl kpd bngsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan
> tegas, membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar
> Weternisme".
>
>
> http://www.tribunnews.com/2012/06/04/pidato-hasyim-muzadi-yang-menghebohkan-beredar-luas
>
>  
>

Kirim email ke