Bak Fath...........Gimana kabarmu? Beberapa bulan kedepan Malaysia jadi tuan rumah APRSH untuk kesehatan reproduksi kawasan Asia Pacific. Bak Fath pasti akan bertambah luas pengalamannya kalau bisa ikut. he.he.he.......... Oh ya Bak Fath,......... Saya senang mailist KMNU ini sekarang lagi trend bahas isue emansipasi, imamah wanita dan wali nikah perempuan, imam solat perempuan, pokoknya berbau perempuan. he...he...he... persoalan kita-kita yang kebetulan lahir dengan jenis kelamin perempuan. Kadang saya tergelitik gimana mereka yang terlahir waria, gay, atau lesbi. Apakah juga dapat tempat dalam diskusi ini? he.he.........he......... Apakah kita bisa bersikap empati dengan keadaan waria dalam hukum Islam. Tapi lepas dari persoalan hukum salat, imamah dan wali perempuan. Justru isue penting menurut saya tentang kekerasan yang dialami perempuan itu buakan persoalan ibadah. Isue penting dan mendesak bagi gerakan perempuan menurut saya adalah KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) yang terselubung, itu yang mesti kita gambarkan bagaimana relasi yang bisa mencegah terjadinya KDRT. Pola KDRT itu ada 4 yang secara jelas terjadi ditengah - tengah masyarakat (1) Katarsis, yaitu kekerasan berupa kata-kata, ucapan yang menyakiti (2) Fisik yaitu kekerasan yang berupa pukulan, dan melukai serta pemaksaan (3) Emosi yang menyudutkan perempuan serta (4) Perilaku sekseual yang menyimpang. Kekerasan mengindikasikan adanya peluang kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak, seperti Inses, mutilation dsb. Isue yang kedua, adalah epidemi HIV/AIDS kini udah meningkat terjadi pada Ummat islam juga. Mereka yang pendidikan seksnya rendah. saya kira peluang tata cara hukum Islam harus mulai menyentuh persoalan seperti ini. Bukan berkisar pada persoalan ibadah dengan Tuhan. tetapi lebih pada mengatasi rasa sakit bagi para korban anak dan perempuan yang telah dan mungkin akan terjangkit Epidemic HIV/AIDS ini. Isue ketiga, tentang TKIdan buruh migran yang telah nyata menumpuk di berbagai negara. Indonesia punya persoalan TKW yang terus ditutupi, bukan diatasi. Padahal, sudah sering ada bukti dan laporan TKW di ARab, bahwa mereka diperlakukan seperti budak yang telah dibeli. Isue kekerasan perempuan inilah yang sungguh-sungguh perlu dilakukan jalan pembebasan. Sejatinya gerakan emansipasi mampu menerobos topeng munafik. Salam NAJLAH "ENA" NAQIYAH
"Fathonah K. Daud" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Al-hamdulillah, ini berarti sudah keluar ilmu jurus2nya :-)). Yang bikin saya cepat2 ingin bertanya. Bukankah setiap apa jua perbuataan kita selalu dianjurkan, untuk tidak mengatakan didoktrin, harus sesuai dengan ajaran agama kita??? terlebih ketika ini kita membincangkan urusan ibadah, jadi apa lagi kalau bukan merujuk kepada sumber asas Islam, Al-Qur'an dan hadits. Bukan soal tradisi Islam dan bukan pula tradisi Arab [because Islam is not just for Arabs], yang memang tidak pernah mentradisikan imamah wanita kepada pia ini. Meski pendekatan yang lain tidak dilarang, tapi apapun juga lebih mengutamakan sumber hukum Islam. Jangankan tidak bersandar pada hukum asas, bersandarpun tetap ada cacian, serba salah!!! Munir:disebabkan memang > obviously Pendekatan Islamic > legal formal itu tafsirable terserah ke mana > interest penafsirnya sesuai > dengan background, pengalaman, kemauan, gawe, group > afiliasi, posisi social, > dll. Justeru itu, kenapa antum tidak pernah mempertanyakan masalah fiqhiyyah, yang sebenarnya hanya sebagai produk hukum, bukan sumber hukum selama 14 abad ini hanya didominasi oleh kepentingan [ulama] pria. Aneh bukan? Padahal "imamah wanita" inijelas ada dalil hukumnya [hadits shahih] dan al-Qur'an tidak ada melarang hal itu. Barangkali masalah konspirasi, gawe n target pihak ketiga [saya dah agak], ini senjata!biasanya diwacanakan jika sudah menthok. sama halnya dengan Tsunami adalah impact dari uji coba nuklir, dengan tanpa bukti. termasuk contohnya kasus BOM of a nightclub in Bali, killing at least 183 juga ulah JI doank atau ada pihak ketiga? Munir: > Phenomenology of the ethical movement, the ethical > society, komunitas umat > beragama tanpa tuhan, the feminist movement, juga > phenomena > reconstructionist Judaism dengan rabbi-rabbi > wanitanya adalah bagian dari > kristalisasi a non-Islamic historic encounter > tersebut. Here Aminah Wadud is > not alone. Ustad, apa jawab anda jika melihat reality di Indonesia, 88% muslim [contoh] selama thn 2004 terdapat 14.00 lebih kasus kekerasan kepada wanita [masyaallah], ini yang terdeteksi karena buat laporan. coba berapa kasus yang tidak ketahuan? dan setiap tahunnya meningkat. Ini apa faktornya??? Apakah ini akan antum katakan bahwa para aktivis NGO [yang belum tentu dapat gaji] itu membeo non-Islamic movement atau mengikut sejarah Kristen, makar Yahudi dll? Tidak bermaksud memperpanjang masalah feminist. Tapi sedikit ingin komen ...Memang kita masih sering menyaksikan tidak sedikit orang terjangkiti penyakit 'feminist-phobia��. Sekali lagi karena faktor "dia adalah feminis", lantas dia bukan hanya dimaki2, tapi juga diancam bunuh [misalnya]. Aduuh sampai kapan sih kita selalu mempersoalkan hal2 sepele begini. Agenda Islam masih buanyak. Lebih 8000 juta orang Islam masih buta huruf dari 56 negara2 Islam, gimana ini??? dan sebagian besar dari mereka adalah wanita. Saya juga anti-multi feminism BARAT, yang tidak sesuai moral Islam [lah karena mereka tidak Islam]. Tapi saya melihat Prof Aminah bukan dalam kategori tadi, biarpun dia hidup di Barat ..tapi kan tetap dalam frame "Islamic movement", buktinya Aminah masih berjilbab, bukan??? Bagi saya bukan hanya masalah 'imamahnya'. Tapi lebih kepada esensi dakwanya kepada masyarakat luar Islam, ternyata Islam itu egaliter, menjadikan wanitanya sama sejajarnya dengan pria, dimata [Bukan saja Allah] tapi seluruh alam semesta. Mana ada agama lain yang setanding begini dengan Islam??? Dan ndilalahe ada hadist sahih yang menyatakan hal ini. Ini lho yang dapat membuka minda seluruh group, sekte, kelompok, mazhab apapun agama didunia ini. Yang seakan2 nyaris tidak bisa dirubah, statis. Saya pikir kenapa tempatnya digereja? Antum kan tahu, karena terjadi stelah ada ancaman 'BOM', [Pak Dwi share ya]. Lha gimana sih orang mo sholat, menjalankan ibadah, kok di ancam mati??? bingung:-( Saya kutip balik kata2 Pak Abdurrahman "Kelihatannya dunia Islam akan tetap berjalan di tempat kalau yang "di-ubek2" hanya soal-soal "debatable and controversial issues: fiqhiyyah" yang sudah menjadi wacana klasik diteruskan sampai abad 21". Salam, Fath Sebentar, maaf ini sepele [tapi muhim jiddan], kata "al-Rahmaan" dan [begitu secara otomatis menjadi] "al-Rahiim" dalam basmallah bukan al-rakhiim dan bukan al-rakhmaan. --- nur munir wrote: > Bismillaahirrokhmaanirokhiim > > Pendekatan legal formal perspectif dalam > mengapproach fenomena Aminah Wadud > imam wanita, contohnya ngurusi njelimetnya status > kisah umu waroqoh, > gontok-gonto�an antar mufassir tentang ayat dan > hadits, fuqohaa, syari�ah > students dll, ada pendekatan lain yang tidak kalah > penting dan mungkin lebih > penting buat kemaslahatan orang banyak. Yaitu > political approach mau kemana > aminah ini, di mana her political position in the > middle of global political > scheme of todays. Selain political approach, > historicity dan historiography > of any groups, multi religious groups, multi > cultural groups, international > political groups, dan group-group apa saja that > related to the Aminah Wadud > phenomenon, untuk mengidentifikasi di mana, apa, dan > mau ke mana si gerangan > ini. Selain scholarly devotion, para kawan, please > also be war oriented, > security minded di tengah konteks cultural war, > philosophical war, > theological war, conventional war dan war war > lainnya biar tidak keblinger > di tengah dunia yang penuh dengan multi agendas, > political, economical, mass > jealousy, makar dll. > > pelik dan njelimetnya pendekatan Legal Islamic law > perlu tapi bukan > satu-satunya yang perlu. Bila pendekatan literature > on Islamic law jadi > satu-satunya tool untuk mengejawantahkan phenomena > of Aminah Wadud maka bisa > terjebak kepada tercapainya target pihak ketiga yang > direct or indirectly > punya gawe ngadu jago, memberi pe er supaya sibuk > ngurusi pelik-pelik > internal yang itu potensi mentrigger pecohan > internal supaya loss tima nggak > sempat mengalokasikan energinya mengarahkan moncong > kekuatan kepada pihak > yang nduwe gawe tersebut, disebabkan memang > obviously Pendekatan Islamic > legal formal itu tafsirable terserah ke mana > interest penafsirnya sesuai > dengan background, pengalaman, kemauan, gawe, group > afiliasi, posisi social, > dll. contohnya karena berafiliasi feminism, orang > nguuuotot mbelani Aminah > wadud dengan mengonstruksi landasan-landasan yang > dia maui. > > posting saya �Latar Belakang Sejarah Secualisme?> adalah sekedar pancingan > kepada para hadirin bahwa beyond the phenomena of > Aminah wadud there is a > giant cultural hegemony yang itu was constructed > through chain of a non > Islamic community�s history encounter with > surrounding world simultaneously > berkulminasi kepada spreading budaya barat yang > menjadi raksasa kebudayaan > dunia, the secularism, the feminism. > > Phenomenology of the ethical movement, the ethical > society, komunitas umat > beragama tanpa tuhan, the feminist movement, juga > phenomena > reconstructionist Judaism dengan rabbi-rabbi > wanitanya adalah bagian dari > kristalisasi a non-Islamic historic encounter > tersebut. Here Aminah Wadud is > not alone. > > Jauh hari sebelum pelaksanaan sholat oleh aminah > wadud diumumkan di media > tapi dirahasiakan tempatnya, hanya bagi yang mau > ikut akan diberi tahu > tempatnya dan harus mendaftar dulu supaya > teridentifikasi siapa-siapa > pesertanya. Ternyata tempatnya di gereja. Tidak > terbuka, hanya bagi > pendaftar saja, setelah itu diekspose beritanya, > mengundang world muslim > tengkar. This is a sophisticated makar. > > posting saya �emansipasi?bermaksud mengidentifikasi > apakah feminism yang > historical root nya bukan dari komunitas muslim itu > Islamic? Ternyata > sebagian tidak. Equal right pria-wanita di Islam > ternyata tidak berarti > equal job, dengan natural reasoning as Allah telah > fadldlola lloohu > ba�dluhum �alaa ba�dlin.. > > >Perbedaan kapasitas disebabkan perbedaan natural > fisik dan nature of > > > emotional device installation control katanya > orang kampung hormon > > > perasaan > > > wanita lebih tinggi dari pria, ringkih, gampang > njegot. > > Proof dari nature ini antara lain respon emailnya > sdri fathonah di bawah > ini. > > Posting email �emansipasi?tidak dimaksudkan > menjudgement boleh atau tidak > bolehnya wanita jadi president. Hanya dimaksudkan > bahwa pemimpin wanita > tidak akan bernature pria, demikian juga pemimpin > pria tidak bernatur > wanita. Kebetulan di Amerika yang bapaknya demokrasi > itu tidak pernah punya > presiden weanita. Demikian juga hampir di semua > sejarah peradaban kebetulan > kebanyakan laki-laki yang memimpin, walaupun tidak > banyak, wanita juga ada, > seperti ratu bulqis yang akhirnya di bawah Sulaiman > pria itu. Lha terus > siapa yang melarang, ya tidak ada seperti tidak > adanya undang-undang di > Amerika melarang wanita jadi president. > > Demikian juga phisical nature wanita vs. > psychological nature pria di > email-email saya tidak menjudgement legal formal > boleh atau tidak bolehnya > aminah wadud jadi imam. Hanya by nature kalau > imamnya wanita dan makmumnya > pria konsekwensinya potensi cabul oriented karena > fitroh psychology pejantan > dan fitroh fisik wanita seperti yang saya expose > blak-blakan biar jelas > khususnya bagi pembaca wanita kayak aminah wadud > yang tidak pernah punya > experience menjadi pejantan selama-lamanya, dan ini > ditulis oleh seorang > pejantan. > > Sekali lagi saya tidak tertarik ngurusi hadits > tentang ummu waroqoh atau > legal dalil lainnya karena itu jugmental tergantung > interest yang menjudge, > mau haram bisa mau halal juga bisa diatur konstruksi > argumentasinya. Tapi > kalau konsekwensi by nature atau by history maka > keduanya tidak akan > berubah. Demikian Allah telah menjadikan alam dengan > segala hukumnya. > > Wassalamu�alaikum > munir > > > > > > > > >From: "Fathonah K. Daud" > >Reply-To: [email protected] > >To: > >Subject: Re: [kmnu2000] emansipasi > >Date: Wed, 30 Mar 2005 09:10:36 +0800 > > > > > >Yth Ust Munir > >Saya sebenarnya malas berdebat cara gini: > > > >Pertama: Tidak terfocus pada permasalah utama > [semula hanya membincangkan > >"Imamah wanita", tapi anda tidak memberikan argumen > yang serius, malah > >nngladrah ngalor ngidul. Coba perhatikan cara antum > berdiscuss, sekejap2 > >ganti topik dan lihat topic lari jauh => umum > [mengcounter segala tema > >'ayat-ayat gender']. Mulanya saya hanya mengikuti > alur pemikiran antum, > >tapi > >kenyataannya antum selalu lari dari topic, setelah > saya jawab topic yang > >anda berikan. Perhatikan dari =>Imamah=>Latar > belakang Sejarah > >Secularism=>Emansipasi. emangnya enak discuss cara > begini? Tolonglah > >selesaikan topic yang pertama dulu. > > > >Kedua: Karena antum adalah senior/ustad saya, bukan > yang lain. Jadi saya > >ndak ingin ada 'gap' hanya karena perbedaan kecil > yang sebenarnya adalah > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links http://najlah.blogspot.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
