Assalamu'alaikum wr wb

Pakaian dalam baru dikenal di abad modern , jaman dulu
nggak ada makanya pembahasannya di fiqh klasik agak
jarang sementara fiqh mutakhir juga jarang bahas karena
ulama jaman sekarang bukan saja males ijtihad tapi juga
dibayangin ketakutan kalau menetapkan hal yang baru,
makanya lebih suka ngambil yang udah ada aja.

Padahal masalah banci aja di kitab kuning pembahasannya
panjang lebar sampai puluhan bahkan ratusan lembar dari
mulai definisi , cara mereka sholat , bagaimana memperlakukan
jenazah mereka dll.

Nah ribut-ribu penerapan SI dimana biasanya para pendukungnya
lebih condong untuk memberi prioritas utama pada penerapan 
simbol-simbol seperti dalam masalah pakaian jilbab misalnya
daripada cara mengatasi kemiskinan , memajukan pendidikan dll,

Salah satu kelompok radikal pro SI yaitu salafy misalnya yang
di Indonesia juga melahirkan organisasi turunan seperti Laskar
Jihad dan Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) yang sangat
pro penerapan SI bahkan seringkali dengan kekerasan 
mengharamkan perempuan memakai BH yang didasari oleh
fatwa bin Baz ulama Saudi dengan alasan BH membentuk ,
menampakkan atau menonjolkan bentuk dan bagian tubuh
perempuan.

Di kalangan tradisionalis misal NU terutama golongan tua dari
aliran salaf mereka mengharamkan sholat pakai kolor dengan
alasan menjaga kesucian tubuh dari hadas besar dan kecil.
Makanya kalau ke kampung-kampung masih banyak aki-aki 
sholat di masjid cuma pakai sarung doang, sementara dalemannya
dilepas.

Gw jadi iseng ngebayangin kalau golongan radikal ini berkuasa
bisa jadi mereka bukan cuma memaksa perempuan pakai jilbab
dan laki-laki kudu jenggotan (walau tumbuhnya cuma beberapa
biji jadi lebih mirip akar gigi daripada jenggot) , tapi bisa jadi
mereka juga bakal ngelarang orang pakai BH dan kolor.Jangan
salah Taleban dulu juga ngeramin BH tuh.Orang-orang Salafy
kan sangat mendewa-dewakan fiqh masa lalu yang dianggap
paling harus diikuti , makanya semua hal-hal yang berbau modern
termasuk daleman suka diharamin , lha pakai ikat pinggang aja
diharamin , apalagi kolor.

Apalagi kan nyaris nggak ada ulama sekarang yang pernah
membahas fiqh daleman mungkin karena males atau merasa
tidak perlu, sehingga fiqh yang beredar tentang daleman cuma
fiqh nya orang radikal yang condong buat ngeharamin jadi
masyarakat nggak punya laternatif lain.




______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke