Salam

"Lads mags" adalah sebutan untuk magazine (majalah) pria dewasa di
Inggris.  Yang cukup terkenal di UK adalah FHM dan Loaded.  Saya lihat
sudah diadaptasi lebih dahulu di Indonesia sebelum PlayBoy.

Majalah seperti ini gampang ditemukan di toko-toko buku seperti WH Smith
(semacam Gramedia di Indonesia) ataupun di news agents (pengecer
majalah/koran) yang banyak tersebar di sudut kota.  Siapa saja dapat
mengakses, wong tidak berada di tempat tersembunyi.  Ada yang diplaktiki,
ada yang enggak.  Kalaupun ada plastik bening bukan karena aturan agar
isinya tidak dibaca sembarang orang, tapi saya kira lebih ke pertimbangan
bisnis agar orang tidak hanya buka2 saja terus ndak beli;  sebagaimana
banyak majalah komputer yang juga diplastiki.  Ndak ada tulisan khusus
dewasa, anak-anak ndak bisa beli.

Baru akhir-akhir ini (awal 2006), Diana Abbott salah seorang anggota
DPR-UK, teriak-teriak: kalau rokok dan alkohol ndak boleh dijual ke
anak-anak, kenapa majalah seperti ini dijual bebas ke anak2 (isu children
rights).  Saat ini sedang didesakkan aturan agar majalah-majalah seperti
ini tidak ditaruh di rak-rak bawah, tapi rak yang atas yang
tinggi.  Fortunately, tinggi badan saya lumayan, jadi ndak ada masalah
akses he..he....

Namun demikian, yang namanya pornografi tidak hanya ada di majalah
khusus.  Tabloid biasa seperti the Sun, the Star, setiap hari menampilkan
photo perempuan telanjang bulat, toppless tanpa tedeng aling-aling.  Kalau
The Sun, terkenal dengan Page 3-nya, alias di halaman tiga setiap hari
disajikan gadis-gadis baru muda UK telanjang bulat: nude,
toppless.  Tabloid ini masih boleh ada di rak bawah, dan di bis anak-anak
dengan santainya membaca (barankali memelototi lebih tepatnya).  The Sun
ini milik Rupert Murdoch, sang raja media, yang di Indonesia sudah menjalin
kerjasama dengan Bakrie Group (bos Freedom Institute) he..he.....  Bagi
rekan-rekan yang jeli melihat peluang bisnis, sekalian bisa mengadopsi The
Sun, misalnya judulnya diganti Asy-Syams, pakai tulisan Arab, tinggal
sedikit modifikasi.  Page 3 diisi dengan menampilkan gadis-gadis Indonesia
yang bakatnya selama ini tertutup dan terpendam ha..ha.....

Ini sekedar sharing sekilas tentang bagaimana kondisi riil pengaturan
distribusi barang-barang porno di UK.

Dari sisi bisnis, omset lads mags sebenarnya sudah sampai titik jenuh dan
bahkan turun.  Oleh karena itu, sebagaimana layaknya bisnis, mereka
melakukan "inovasi-inovasi" untuk terus growth.  Salah satu inovasi untuk
mendongkrak FHM, misalnya, adalah dengan menampilkan foto telanjang seorang
presenter terkenal Gail Porter di depan House of Parliament (gedung DPR UK
yang terkenal itu).  Untuk di Indonesia, bisa juga tuh
menampilkan  presenter terkenal siapa misalnya gitu untuk telanjang di
depan gedung DPR, atau di menara Istiqlal misalnya, pasti omzet
mbudag..ha..ha...

Namun apa daya, kemampuan untuk tetap tumbuh di negara sendiri  ada
batasnya.  Untuk memperbesar omzet, mereka juga melakukan ekspansi ke luar,
mencari pasar-pasar baru, termasuk di Indonesia.  Nah, untuk Indonesia ndak
perlu yang vulgar-vulgar dulu lah, wong yang mintip-mintip saja sudah
memicu "kekerasan lokal" arus bawah ha...ha......  Playboy dengan jeli
melihat hal ini.  Tampil "sopan" untuk ukuran playboy.  Bagaimana ke
depan?  Growth atau peningkatan omset akan lebih berbicara.  Ini business
logic yang umum.  ndak percaya? kita tungu saja inovasi berikutnya ha..ha...

Salam
Aji Hermawan




______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke