"terlalu ideal"? Bukakah semua action plan diturunkan dari sesuatu
yang ideal? Setelah sesuatu "yang ideal" tentu yang penting
adalah "the right man, the right time, and the right place".
Salam,
Nano
--- In [email protected], "lapar makassar" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Manifesto dibawah ini "terlalu ideal", menafikan fakta bahwa mesin
penggerak
> semua itu adalah duit, termasuk dlm hal perebutan posisi
> struktural--institusional, baik ditingkat pemerintahan, maupun di
level
> institusi2 non-pemerintahan, bahkan kadangkala terjadi di level
institusi
> kemahasiswaan, duitlah mesin penggeraknya. Cuma kita biasanya
kurang jujur
> menyebutkannya...
>
> karim
>
> ----- Original Message -----
> From: "win arti" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Thursday, April 20, 2006 5:07 PM
> Subject: [kmnu2000] manifesto Gerakan Islam Indonesia PB PMII
>
>
> > MANIFESTO ISLAM INDONESIA
> > PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA
> >
> > Fakta hari ini, Islam telah menjadi perhatian di
> > seluruh dunia. Dari kalangan pembuat kebijakan di
> > pusat-pusat yang tersebar dari Barat sampai Timur
> > sampai di pelosok-pelosok, Islam disebut-sebut tanpa
> > henti. Semenjak Perang Dingin telah berakhir, dunia
> > seolah-olah telah kehilangan salah satu bandul
> > neracanya. Pertarungan Kapitalisme versus Komunisme
> > telah berakhir, maka seolah-olah dunia telah selesai
> > ceritanya. The end of history. Konon, dunia telah
> > menjadi unipolar. Narasi baru pun dimulai.
> >
> > Secara mendadak muncullah narasi baru dunia, bahwa
> > masa depan dunia akan ditentukan oleh
> > peradaban-peradaban yang akan saling berbenturan atau
> > justru dibenturkan. Itulah yang disebut dengan clash
> > of civilizations. Islam adalah salah satu yang akan
> > dibenturkan dengan peradaban lain. Tidak lama setelah
> > itu, secara serentak di seluruh dunia muncul apa yang
> > kemudian disebut-sebut sebagai radikalisme Islam
> > sebagai sebuah bukti bahwa Islam telah bersiap untuk
> > perbenturan peradaban. Islam yang pada masa Perang
> > Dingin telah bahu-membahu bersama Kapitalisme untuk
> > meruntuhkan Komunisme, kini telah ditinggalkan.
> > Harganya adalah Balkanisasi, pembersihan kaum Muslimin
> > di Bosnia Herzegovina tepat di depan hidung NATO yang
> > selama dekade terakhir saat itu telah dibantu untuk
> > mengusir Uni Soviet dari pintu gerbang ke sumber
> > minyak terbesar di dunia, Timur Tengah.
> >
> > Di Indonesia, Islam pun dibentur-benturkan dengan
> > saudara-saudara sebangsa dalam konflik Ambon dan Poso,
> > hanya untuk menunjukkan bahwa konflik Islam - Kristen
> > memang tidak terhindarkan
> >
> > Apa artinya semua ini bagi kaum Pergerakan Islam
> > Indonesia?
> > Setidak-tidaknya ada dua hal yang dapat dilihat:
> > Pertama, Islam memang sangat diperhitungkan karena
> > memiliki pemeluk yang sangat besar dan negara-negara
> > Muslim tertentu, termasuk Indonesia memiliki potensi
> > sumber daya alam yang luar biasa.
> > Kedua, dalam peristiwa-peristiwa besar dunia ke depan,
> > jargon Islam akan tetap digunakan secara ekstensif.
> > Islam akan semakin dikaji tetapi bukan untuk Islam itu
> > sendiri. Islam akan digerakkan untuk memenuhi
> > kepentingan-kepentingan tertentu.
> >
> > Munculnya, gerakan-gerakan Islam akhir-akhir ini yang
> > dengan gegap gempita menyerukan jihad melawan kaum
> > non-Muslim di daerah-daerah konflik, menyerukan
> > penegakan khilafah Islamiyyah, negara Islam dengan
> > merujuk kepada Islam Arabis adalah sebuah tantangan
> > besar bagi PMII, yang sejak awal telah menegaskan
> > identitas ke-Islaman dan ke-Indonesiaan secara
> > bersamaan. Tantangan ini kurang lebih serupa dengan
> > tantangan yang muncul pada awal Abad XX yang kemudian
> > menjadi semangat bagi terbentuknya Komite Hijaz yang
> > menjadi cikal bakal Jam'iyyah Nahdlotul Ulama.
> >
> > Oleh karena itu, sebuah keniscayaan bagi PMII untuk
> > meneguhkan kembali identitas ke-Islaman dan
> > ke-Indonesiaan, sebagai warisan sejarah yang tidak
> > ternilai harganya karena berakar kuat dalam tradisi
> > masyarakat Islam Indonesia. Di sini, Islam adalah
> > tradisi yang hidup (the living tradition) bukan
> > semata-mata doktrin keagamaan.
> >
> > Tradisi Islam Indonesia adalah perdamaian dengan
> > doktrin ahlus sunnah wal jama'ah (aswaja) dengan
> > mengedepankan prinsip-prinsip toleransi (tasamuh),
> > keseimbangan (tawazun), dan keadilan (ta'adul),
> > sehingga selama berabad-abad mampu bertahan dalam
> > menghadapi setiap tantangan karena kelenturannya. Bagi
> > PMII, Aswaja adalah ideologi terbuka karena
> > kelenturannya. Dengan keterbukaan ini, maka selalu ada
> > peluang untuk memperkaya doktrin dengan pengalaman
> > doktrin-doktrin yang lain. Dalam qaidah dikenal
> > al-muhafadhoh alal qadimis shalih wal akhdu bil
> > jadidil ashlah. Memelihara apa yang baik dan mengambil
> > apa yang lebih baik.
> >
> > Dalam konteks isu global tentang Islam, negeri-negeri
> > Islam dan dunia Islam secara keseluruhan, PMII
> > berpandangan bahwa setiap negeri mempunyai tradisi
> > masing-masing yang diwarisi dari setiap generasi
> > pendahulu. Karena itu, kehendak untuk menyatukan dunia
> > Islam dalam satu wadah politik dan keagamaan di bawah
> > payung khilafah adalah sesuatu yang tidak mendasarkan
> > diri pada realitas Islam hari ini.
> >
> > PMII prihatin dengan kondisi Iraq yang makin memanas,
> > dan terancam oleh perang saudara antara kelompok Sunni
> > - Syi'i hanya untuk memberikan bukti lapangan bahwa
> > intervensi masih diperlukan. Terlalu murah harga kaum
> > Muslimin di hadapan para penentu kebijakan di seberang
> > sana. Karena itu, PMII mendorong dilakukannya dialog
> > Sunni - Syi'i di seluruh penjuru dunia agar dapat
> > meminimalisir konsekuensi-konsekuensi yang tidak
> > dikehendaki (unintended consequences). Dialog itu
> > tentunya akan dapat dilakukan jika dimulai dengan hati
> > yang sama-sama terbuka.
> >
> > PMII juga mengkhawatirkan kondisi Iran yang berada di
> > ujung tanduk permainan tripolar. Semoga masalah Iran
> > dapat diselesaikan dengan cara-cara diplomasi.
> >
> > Masalah-masalah Islam di negeri-negeri yang mayoritas
> > penduduknya non-Muslim hendaknya juga diselesaikan
> > dengan cara-cara tradisi setempat. Kaum Muslimin di
> > sana harus mampu berintegrasi ke dalam masyarakat
> > secara keseluruhan dengan tetap mempertahankan aqidah.
> > Kepada pemerintahan setempat PMII menyampaikan bahwa
> > Islam adalah perdamaian. Jika tidak mengusung
> > perdamaian berarti Islamnya patut dipertanyakan. Tapi,
> > ingatlah bahwa perdamaian tidak berarti Islam siap
> > ditindas.
> >
> > PMII berseru kepada seluruh umat Islam di dunia:
> > JADILAH DIRI SENDIRI. Kemajuan tidak dapat dicapai
> > dengan bertaqlid buta mengikuti kemajuan orang lain.
> > Bangsa Amerika Latin menjadi bangsa yang
> > diperhitungkan karena mereka berjuang keras untuk
> > kembali ke identitas kelatinan yang telah diambil oleh
> > Spanyol selama berabad-abad. Cina menjadi seperti
> > sekarang karena mereka mempertahankan tradisi mandarin
> > terlepas apapun ideologinya. Jepang pun masih merasa
> > perlu untuk berziarah ke kuil Yasukuni hanya untuk
> > menemukan kembali spirit dan inspirasinya. Minimal
> > setahun sekali dalam tahun baru Jepang, kimono dipakai
> > untuk menunjukkan: inilah kami bangsa Jepang.
> >
> > Dalam konteks ke-Indonesiaan, PMII merasa perlu untuk
> > mengajak umat Islam Indonesia untuk membentuk Komite
> > Islam Indonesia. Komite ini akan mengingatkan kembali
> > konsensus yang telah dibangun para founding fathers
> > tentang Keislaman dan Keindonesiaan dan merumuskannya
> > sebagai sesuatu yang final agar di masa mendatang kita
> > tidak lagi mengulang-ulang pertarungan untuk merebut
> > makna. Menjadi Muslim yang benar dan menjadi Indonesia
> > adalah mulia dan dapat dilakukan bersama-sama.
> >
> > Tentang konflik-konflik yang melibatkan umat beragama
> > di daerah-daerah, PMII menyerukan dilakukannya
> > rekonsiliasi. Akhiri permusuhan dengan sesama saudara
> > sebangsa. Kita diadu-domba untuk tujuan-tujuan yang
> > justru bertentangan dengan agama. Karena itu, TUNDA
> > EKSEKUSI TIBO!!!
> >
> > Masih banyak yang harus diketahui dari Tibo agar ke
> > depan pola-pola konflik yang mengatasnamakan agama ini
> > tidak terulang. Agama Islam menganjurkan sistem hukum
> > yang dapat menjerakan para pelanggar hukum, tetapi
> > memberi maaf itu jauh lebih utama, mengingat bahwa
> > konflik ini tidak semata-mata muncul dari bawah,
> > tetapi selalu ada pihak-pihak tertentu yang sengaja
> > mengobarkan permusuhan.
> >
> > Dalam hal moralitas bangsa, PMII juga merasa ada
> > sesuatu yang telah lepas dari simpul identitas
> > nasional. Masalahnya tidak terletak dalam moralitas
> > itu sendiri, tetapi berjalin-kelindan dengan
> > dimensi-dimensi permasalahan yang lain, baik itu
> > politik, ekonomi, maupun sosial budaya. Karena itu,
> > kehendak baik untuk menjaga moralitas bangsa sebaiknya
> > tidak dilakukan semata-mata dari sisi hukum atau
> > perundang-undangan.
> >
> > Karena itu, ROMBAK RUU APP agar tidak bersifat
> > diskriminatif secara sosial-budaya maupun agama.
> > Indonesia bukanlah negara agama, di mana satu cara
> > pandang tertentu bisa dipaksakan. Tanpa melihat
> > background agama, lihatlah bahwa secara tingkat
> > sosio-antropologis Indonesia memiliki keragaman yang
> > tidak ada tandingannya di manapun. Di Indonesia ada
> > orang yang masih telanjang karena belum mengenal
> > budaya pakaian, ada orang yang baru saja mengenal
> > pakaian, ada orang yang telah lama berpakaian dan ada
> > orang yang telanjang bukan karena tidak punya pakaian,
> > tetapi pakaiannya adalah ketelanjangannya itu. Dalam
> > bahasa sosio-antropologis Barat yang stigmatif, mereka
> > adalah masyarakat primitif, traditional, modern dan
> > kosmopolit. RUU APP mustinya hanya berlaku bagi
> > golongan terakhir, itu pun dengan sekian pertanyaan
> > yang harus dijawab.
> >
> > Terakhir, pemerintah hendaknya menyambut baik dan
> > turut berperan dalam mendukung tumbuh-suburnya Islam
> > Indonesia. Dengan Islam Indonesia, NKRI akan melangkah
> > maju meninggalkan masalah-masalah yang menjadi
> > smoke-screen.
> >
> > Paling akhir, untuk saudara-saudara non Muslim, masih
> > banyak umat Islam di Indonesia yang bersedia berdialog
> > untuk mencari titik-temu, jangan pernah berhenti untuk
> > membuka pintu. Dan jangan pernah menutup pintu, karena
> > di keempat penjuru samudra semua adalah saaudara.
> >
> > DIRGAHAYU PMII YANG KE-46, HORMAT KAMI KEPADA PARA
> > PENDIRI DAN PENDAHULU, KEBANGGAAN KAMI KEPADA PARA
> > KADER YANG TIDAK PERNAH BERPUTUS ASA DALAM MEWUJUDKAN
> > CITA-CITA PERGERAKAN, TERIMA KASIH UNTUK SIAPA SAJA
> > YANG SELAMA INI DAN DI MASA DEPAN AKAN BERDAMPINGAN
> > DALAM PERJUANGAN.
> >
> > WALLAHUL MUSTA'AN
> > WALLAHUL MUWAFFIEQ ILAA AQWAMITH THARIEQ
> > TANGAN TERKEPAL MAJU KEMUKA
> > Jakarta, 17 April 2006
> >
> > Pengurus Besar
> > Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
> >
> >
> > Hery Haryanto Azumi M Rodlie Kaelani
> > Ketua Umum Sekretaris Jenderal
> >
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
> >
> >
> >
> >
> >
______________________________________________________________________
> > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU
Mesir
> > dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu
hal Anda
> > harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "kmnu2000" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
