Kang Oman Yth,
antum juga benar bhw memang jangan berhenti mengajak saja. Saya kira
harus dibuat mekanisme organisasi utk menampung bakat dan potensi yg
luar biasa dari SDM NU yang bertebaran di dalam dan luar negeri.
Saat ini komunikasi antara PBNU dan PCI NU saja belum sepenuhnya
berjalan dengan mulus; apalagi antara mereka yg berada di luar
struktur organisasi.
Kawan-kawan sebaiknya juga tidak patah hati, hanya
bersifat "menunggu diajak atau menunggu ditampung". Lahan pengabdian
di NU kan sangat luas :-) Apa yang dilakukan FKDIA (dulu) dan KOMMIT
(sekarang) merupakan contoh yang baik dan kreatif.
Kang Oman, antum tidak sepenuhnya benar dalam membaca lahirnya PCI NU
yang antum anggap "bergerak karena unsur keterasingan". Tidak mudah
mengumpulkan kawan-kawan di LN untuk berlayar di perahu NU. Semuanya
mesti bertahap dan pelan-pelan. Butuh kesabaran Kang :-)
Ketika kawan-kawan balik ke tanah air, lagi-lagi pilihannya adalah
masuk ke P3M, Lakpesdam, atau lembaga think tank lainnya. Jarang ada
yg mau bersusah payah mengabdi lewat jenjang struktural di cabang,
dan wilayah. As I said earlier, di level PBNU sendiri saya kira
belum ada mekanisme organisasi utk terus membina network dan
hubungan dg kawan-kawan yg sdh kembali ke tanah air. Masih banyak yg
perlu dibenahi memang.
Tapi gak usah lah kita jadi patah hati. Orang optimis adalah mereka
yg selalu bisa melihat peluang di tengah kesulitan-kesulitan.
Sebaliknya orang yg pesimis adalah mereka yang selalu melihat
kesulitan di tengah peluang yg ada. Mudah untuk diucapkan tetapi
sulit untuk dilaksanakan bukan?
salam,
=nadir=
--- In [email protected], "Nam - Chor" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sepertinya kalau urusan ajak-mengajak, inget mengingatkan NU
jagonya dech,
> kagak percaya cek saja para kyai struktural NU kalau pas berkunjung
> kedaerah-daerah.....
> Ayo mari kita besarkan NU, ayo kita berdayakan masyarakat NU, Ayo
kita
> bentuk jaringan warga nahdliyin, ayo kita tarik masuk kembali anak
muda NU
> yang sudah mulai lari kewahabi....
>
> Tapi biasanya sudah titik selesai sampai ucapan itu selesai
diomongkan, atau
> judul subject emailnya hilang dengan sendirinya dan akhirnya ya
nothing
> nggak ada kegiatan apa-apa....
>
> Mungkin dibeberapa negara diluar negeri ada PCI NU - PCI NU tetapi
mereka
> bergerak karena unsur keterasingan dan persaudaraan untuk saling
menolong
> dan melindungi diri ditempat yang asing, wajar sekali sangat
manusia.......
> tetapi ketika balik ke Indonesia, ketika disini sudah pada faham
bahwa
> banyak manusia NU yang lain yang mestinya bisa diharapkan untuk
menolong NU,
> apalagi kalau melihat ketidak beresan yang dilakukan para
strukturalis NU
> maka akhirnya pada melempem kembali, jadi yang pada habis balik
dari LN
> kalau nggak masuk struktural karena diajak ya pada ngilang...susah
cari
> internet kali ya :)
> Sedangkan yang memang kebingungan karena basicnya NU akibat
kelahiran
> menjadi semakin bingung saja dikota-kota seperti Jakarta ini
bagaimana mau
> ikut berkiprah di NU padahal disetiap kegiatan keagamaan yang ada
hanya
> serbuan kaum wahabis dengan segala gaya dan modusnya...
>
> Jadi tanyaken.....apa'........
>
> ngomong-ngomong bagaimana kabar Kommit ya...? katanya tempat
ngumpulnya anak
> NU kultural...sudah sampai mana...kommit ini ya......
>
> Regards,
>
> Wong NU Ndeso...
>
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Corporate culture | Corporate culture change | Business culture of china |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "kmnu2000" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
