Perempuan dan Kiamat
Kenapa sih perempuan selalu asyik untuk dibicarakan, dilihat, bahkan
dijadikan patner kerja membangun rumah tangga? Yach mungkin karena penulis ini
laki-laki, coba kalau penulis ini perempuan pasti asyiknya berbeda, mungkin
akan asyik untuk bikin kue, jahit baju, rias wajah untuk menjerat mata binal
kaum lelaki, atau bahkan sibuk menjajakan kecantikan yang selalu bersaing
mendapat rating dari kaum pemuja kemolekan, siapa lagi kalau bukan kaum adam.
Pernah ada sebuah kalimat yang unik, ketika penulis main ke Al Azhar cabang
Tafahna (nama daerah) jalan menuju kampus lumayan panjang diukur dari jalan
raya, dan dihias taman-taman dengan beberapa tempat duduk, yach pokoknya kalau
dibuat pacaran lumayan cocok, namun banyak tulisan menempel ditiang atapnya
sebuah tulisan, "zinatur rojuli aqluhu, wazinatul mar'ati hayauha" Hiasan orang
lelaki adalah akalnya, dan hiasan orang perempuan adalah sifat malunya.
Setelah saya pikir kalau ada yang pacaran di bangku itu adalah lelaki bodoh
dan perempuan tak punya malu, kalau lelaki nggak memakai akal bertemu dengan
perempuan yang tak punya malu, terjadilah apa yang terjadi, nah untuk itu jika
anda lelaki, pakailah akal anda ketika ketemu perempuan, begitu pula jika anda
perempuan, pakailah sifat malu anda ketika ketemu laki-laki.
Duktur (dosen) saya, (maklum dosennya doktor semua jadi panggilannya duktur)
dalam pembahasan soal kejahatan moral (zina dan menuduh zina) menjelaskan
secara detail berbagai bahaya, dan penyebab terjadinya, juga beberapa konsep
dalam banyak agama, juga kondisi kekinian dalam dunia, kata beliau,
dilorong-lorong jalanan di Itali jam 10 malam banyak dijumpai orang yang sedang
"bermesraan", yach... lelaki tak punya otak dengan wanita tak punya malu,
didukung lingkungan yang cuek dengan orang lain. Kata duktur saya dalam
bukunya, terjadinya zina kebanyakan karena lampu hijau dari seorang wanita.
Seandainya wanita itu tidak memberi lampu hijau, maka kemungkinan terjadinya
zina bisa dikurangi.
Apa hubungan antara perempuan dan kiamat?
Narrated Anas:
I will narrate to you a Hadith and none other than I will tell you about
after it. I heard Allah's Apostle saying: From among the portents of the Hour
are (the following):
1. Religious knowledge will decrease (by the death of religious learned men).
2. Religious ignorance will prevail.
3. There will be prevalence of open illegal sexual intercourse.
4. Women will increase in number and men will decrease in number so much so
that fifty women will be looked after by one man. (HR.Bukhari, bab Ilmu,
hadith no 81)
Mungkin tidak semua orang faham maksud diatas baiklah penulis coba terjemah
kebahasa yang paling mudah kita mengerti.
"Dari Anas : Akan aku ceritakan kepadamu satu hadith, dan tiada seorang pun
setelahku menceritakan hadith ini pada kalian, aku telah mendengar rosulallah
berkata : Sebagian dari tanda-tanda kiamat adalah :
Semakin sedikitnya pengetahuan Agama
Kebodohan tentang agama merajalela
Tampak jelasnya perzinaan dimana-mana
Perempuan lebih banyak dari pria, hingga mencapai 50 perempuan berbanding 1
pria.
Maaf terjemahnya tidak dari bahasa inggris tapi dari teks aslinya, jika
kurang setuju dengan terjemah penulis, anda boleh terjemahkan sendiri.
Penulis sebenarnya hanya ingin membahas point 3 dan 4, namun biar urut dan
sambung, penulis membahas dari point pertama :
Pengetahuan diangkat kelangit, beberapa macam faktornya adalah para ahli
agama banyak yang meninggal dunia, tidak punya generasi penerus yang selevel
dengan mereka, hingga tinggal ulama-ulama sok suci dibalut jubah-jubah
kemunafikannya.
Tentunya jika point 1 telah terjadi maka akibatnya kebodohan generasi
merajalela, pelajar agama hanya pemuja simbol sarjana tanpa pengetahuan yang
sempurna, sibuk mencari kerja hingga menjual akidahnya, tertawa bangga dengan
kebobrokan moralnya, Tuhan pun bagi mereka hanyalah wacana tanpa wujud yang
nyata, akhirnya mereka menjadi pemuas hawa nafsunya.
Nah dua point sudah terjadi, tidak heranlah jika perzinaan merajalela, ulama
Cuma sedikit, pengetahuan seidkit, orang-orang bodoh yang makin banyak, namanya
juga bodoh, dia pikir tuhan buta, asalkan suka sama suka, pintu tak terbuka,
hamil bisa ditunda, terjadilah zina, nah ketika hal itu sudah tampak
dimana-mana, tunggu saja kiamat tiba.
Keliatannya point 4 ini belum terjadi, kalau terjadi maka perempuan akan
berebut lelaki, kalau dulu kan lelaki berebut perempuan, karena perempuan
sekarang makin banyak, maka lelaki mematok harga jual agak tinggi, dan biasanya
kalau sesuatu itu jadi rebutan akan semakin mahal, bisa dimungkinkan perempuan
rela ditiduri tanpa akad yang sah, agar mendapat lelaki itu, bahkan rela
menjalankan apa saja asal menjadi pilihan lelaki itu. Penulis nggak bisa
membayangkan bagaimana memilih istri dari 50 wanita, mungkin harus pakai ujian
kecerdasan, ujian kecantikan, ujian moral, dll. Nah kalau sudah begini bukankah
dunia udah nggak imbang, sementara kebutuhan biologis manusia tidak bisa
diganti dan ditunda, penulis tidak bisa membayangkan, penulis hanya berdoa
semoga tidak menemui zaman seperti itu.
Apaan sih zina itu? Seorang cewek pernah bertanya pada penulis, namun waktu
itu hanya penulis jawab singkat, wath ul mar ati min ghoiri aqdin syar'iy,
meniduri perempuan tanpa akad syar'i, dan bagi mereka terkena had, jika
terjadi masuknya hasafah pada farji, had itu sesuai dengan jenis zina, dan zina
terbagi dua, pertama mukhson, kedua ghoiru mukhson.
Mukhson adalah kategori pezina dari orang yang sudah punya istri jika
leki-laki, punya suami jika perempuan. Ghoiru mukhson adalah gadis (tidak
bersuami) atau perjaka (tidak beristri)
"Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap
seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada
keduanya mencegah kamu untuk agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan
hari akhirat, dan hendaklah hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan
orang-orang yang beriman." QS : An Nur(24) : 2
Hukuman menurut Al Qur'an, adalah 100 kali cambukan bagi masing-masing pezina
perjaka, atau pezina gadis, ada pendapat ulama ditambah diasingkan selama satu
tahun, alasannya agar tidak mencemari nama baik lingkungan muslim setempat.
Rajam (tubuhnya ditanam ditanah, lalu kepalanya dilempari batu sampai mati)
bagi mereka yang telah bersuami atau beristri, itu jika mereka masih mengaku
islam, untuk mengurangi siksa diakhirat maka mereka harus mati, namun jika
hukum yang ada tidak memakai hal tersebut, dan para pezina berkeliaran
dimana-mana, maka tidak dipungkiri hal itu akan semakin berkembang biak, dan
diakhirat nanti tak ada keringanan.
Dalam ayat diatas perempuan disebut terlebih dahulu baru kemudian laki-laki,
itulah indahnya Al Qur'an, cara menyebutkan saja punya arti penting, kanapa
demikian.
Karena perbuatan zina bagi perempuan adalah sangat hina, maka seharusnya bagi
wanita untuk menutup auratnya dan menjaga dirinya, bukan untuk pelacuran dan
khiyanat. Permpuan yang berzina akan merusak rumah tangga lebih parah dibanding
lelaki yang berzina dalam keluarga itu.
Ketika perempuan berzina dan sampai hamil maka hal itu lebih buruk dan lebih
memalukan terhadap harga diri perempuan itu sendiri.
Perempuanlah yang memberi lampu hijau pada laki-laki, andai saja perempuan
menolak pastilah perzinaan tidak terjadi, disini perempuan adalah object jadi
menjadi penentu, contohnya seorang suami yang ingin menggauli istrinya, jika
istrinya tidak mau, maka pergaulan tidak akan terjadi.
Syahwat perempuan lebih besar, kalau dalam istilah kho ping ho perempuan
ibarat gunung berapi tertutup salju, salju itu adalah sifat malunya, kalau
disiram bensin salju itu pun akan hilang dalam api.
"Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina,
atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini
melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian
itu diharamkan atas orang-orang yang mu'min ."QS : An Nur(24):3
Dalam ayat ini laki-laki disebut dahulu, kenapa? Meskipun perbuatan zina atas
lampu hijau perempuan, tapi yang bertanggungjawab tetap laki-laki, dalam hal
tanggung jawab inilah lelaki dituntut, dari ayat itu sangat jelas bahwa
perempuan yang berzina disejajarkan dengan perempuan musyrik, juga lelaki yang
berzina disejajarkan lalaki musyrik, atau bisa dikatakan iman sesorang akan
hilang dengan perbuatan zina itu.
Maka dari itu pendidikan perempuan sangat penting untuk kemajuan masyarakat,
sebab peyangga SDM suatu bangsa terletak pada kaum perempuan, Wanita yang
terdidik akan melahirkan generasi yang terdidik, gadis yang terdidik tidak akan
menjual murah harga dirinya dalam perbuatan zina, namun akan menantang
laki-laki untuk berani meminangnya.
Jika dirasa ada bias gender, boleh didiskusikan, sebab penulis pikir
psikologi perempuan berbeda dengan laki-laki, daya tarik perempuan juga berbeda
dengan laki-laki, efek samping pada perempuan juga berbeda dengan laki-laki,
demikian untuk masalah menuduh zina bisa dibuka sendiri pada ayat 4 surat Annur.
Alliem,
Senin, 25 September 2006
pengagum gadis terdidik (?)
masih ada tiga judul bisa dibaca di
http://k.domaindlx.com/allim/Tulisan_ringan.htm
Kunjungi
http://www.muallim.tk
kritik anda harapan kami
---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small
Business.
[Non-text portions of this message have been removed]
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/