Nuim Khaiyath <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Subject: tulisan untuk sebuah koran
di Indonesia
Date: Tue, 10 Oct 2006 12:02:26 +1000
From: "Nuim Khaiyath" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Machfudz Noor" <[EMAIL PROTECTED]>
*HARAMKAH ANJING DI DALAM TAKSI?*
-----------------------------------------------------
(Nuim Khaiyath)
Masih ingatkah sdr. teka-teki anak-anak masa lalu yang berbunyi "Orang
sembahyang (salat) anjing menjilat kakinya. Batalkah salat tersebut?"
Jawabannya TIDAK. Karena anjing itu hanya menjilat kakinya sendiri.
Dalam Islam kenajisan anjing lebih banyak disebabkan oleh hadits ketimbang
firman, kendati Islam membolehkan pemeliharaan anjing apabila memang untuk
berburu atau menjaga keamanan. Bagaimana dengan anjing yang sudah terlatih
untuk memandu orang-orang yang tidak lagi dapat melihat (buta/tunanetra)? Pada
hemat saya seharusnya masuk dalam golongan "berguna/fungsional".
Di Australia, umumnya orang-orang yang sudah tidak lagi dapat melihat dibekali
dengan anjing khusus dan tongkat putih, yang membuat mereka mandiri, mampu
kemana-mana tanpa bantuan orang lain. Dan harus diakui bahwa memang
anjing-anjing terlatih itu sungguh sangat luar biasa dan luas "kesadarannya",
dalam artian akan berhenti apabila belum terlihat tanda boleh menyeberang, dan
membantu dalam banyak keperluan penempuhan lainnya.
Oleh sebab itulah, anjing pemandu ini diistimewakan di Australia. Anjing-anjing
ini bukan saja sangat terlatih, melainkan juga bersih dan "tahu diri" - tidak
akan naik ke tempat duduk mobil, melainkan tetap berada di lantai dan pasti
tidak akan menjilat sang supir, biar pun sekiranya anjing itu duduk di lantai
depan sebelah supir.
Di Australia berlaku undang-undang yang mewajibkan supir taksi, toko, rumah
makan, hotel dan supermarket membiarkan anjing pemandu dibawa oleh seseorang
yang tidak dapat melihat. Sebagaimana disebutkan dalam salah satu pasal
undang-undang tersebut, "penumpang taksi berhak didampingi oleh seekor anjing
pemandu jalan atau pembantu pendengaran (bagi yang tuli/tuna rungu)."
Namun kini kehebohan timbul, karena sudah 20 orang yang tidak lagi mampu
melihat di Melbourne dan sekitarnya, yang dilarang oleh supir taksi Muslim
untuk menaiki kendaraan mereka, karena membawa anjing.
Alasannya? Karena anjing dianggap najis dalam Islam. Sayang mereka ini
sebenarnya buta dalam artian yang lebih luas mengenai ajaran agama mereka
(Islam), hingga sekaligus mereka memberikan kesan yang sangat negatif mengenai
Islam sebagai sebuah agama yang picik.
Belakangan ini dari sekitar 10-ribu supir taksi di Melbourne kira-kira 2000-an
adalah Muslim. Akhir-akhir ini jumlah mereka di Melbourne dan Australia, kian
bertambah, begitu pula di Amerika Serikat dan Canada. Mereka berasal antara
lain dari Somalia, Pakistan, India, Bangladesh, dan beberapa juga dari
Indonesia.
Dalam pembicaraan dengan sejumlah supir Muslim yang taksinya pernah saya
tumpangi, mereka memang terkesan sangat "ta'at" pada ajaran agama Islam.
Itulah makanya banyak di antara mereka yang juga tidak bersedia membawa
penumpang yang meninting minuman keras biar pun yang belum dibuka tutupnya.
Pada hal ini diperbolehkan oleh undang-undang. Yang dilarang adalah menenggak
minuman keras sewaktu berada di dalam taksi.
Kehebohan mengenai penolakan terhadap alkohol ini juga tercetus di beberapa
tempat di Amerika. Penumpang yang baru tiba dengan pesawat udara dan membeli
minuman keras bebas cukai, akan kepayahan mencrai taksi yang supirnya beragama
Islam di bandara yang bersedia mengantarkan mereka ke tempat tujuan.
Pada hal banyak penumpang pesawat udara penerbangan mancanegara di Barat, yang
tidak akan menyia-nyiakan kesempatan membeli minuman keras dengan harga lebih
murah karena bebas dari cukai, apabila melakukan perjalanan ke luar negeri.
Kini, banyak supir taksi Muslim yang diwajibkan mengikuti semacam kursus atau
penataran, untuk menyadarkan mereka bahwa "di Australia ini berlaku ketentuan
(yang sekuler) yang harus dibedakan dari ajaran agama," dan kepada para ulama
di Australia diminta agar memfatwakan kepada para supir taksi Muslim
"kehalalan" untuk mengantarkan penumpang yang membawa anjing pemandu, dan
mereka yang merasa kesulitan untuk mengantarkan penumpang yang membawa minuman
alkohol yang belum dibuka tutupnya, silahkan saja "lain tempat cari makan."
Begitu.#
---------------------------------
Now you can have your favourite RSS headlines come to you with the all new
Yahoo! Mail.
[Non-text portions of this message have been removed]
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/