Makanya kalau ngambil qudwah itu ya Rasulullah atau para sahabatnya Kalau kita ngambil teladan selain beliau2 di atas ya... begini jadinya mudah kecewa/ngambek/marah... Gitulah ibu-ibu... mudah banget ngefans sama da'i kondang Namanya juga manusia bisa dan mudah berubah
Dulu ke Nur Iskandar SQ (beliau kawin sirri semalam kemudian dihujat rame..), lalu ke Zainuddin MZ (beliau bikin partai kecewa lagi), lalu ke AA Gym (beliau poligami kecewa lagi..) Sekarang ke UJE, Arifin Ilham dan Yusuf Mansyur....(kita kagak tahu ujung hayatnya...) Saya pribadi dari dulu gak begitu nge-fans sama muballigh2 kondang, karena maaf yaa.. yang dijual cuma KOMUNIKASI/Entertaint-nya Saya cuma menghormati dan menghargai saja atas jerih payah beliau2 dalam berda'wah Sementara isinya... WALLAHU 'ALAM Lebih baik saya ngaji by buku/internet kepada SYAIKH Qardhawi, Syaikh Sayyid Sabiq, Syaikh Albani, Syaikh Ustaimin, Syaikh bin Baz dll... Sesekali ke GUSDUR (untuk refreshing joke2nya yang segar) Atau ke Ulil Abshar dan orang2 JIL untuk mencari perbandingan dan nambah wawasan Serta untuk memahami alur serta alasannya kenapa mereka berpendapat ini dan itu.... Kritik juga untuk TV dan media pada umunya, panggil dong ulama2 yang bener2 menguasai agama baik dari NU, Muhammadiyah, AL Irsyad dan Persis kan banyak Jangan mau cari untungnya doang Ngaji di TV berpuluh2 tahun masalah POLIGAMI saja masih ribut dan nggak mudeng2 Nuwun sewu nggih monggo --- He-Man <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > BLUNDER AA' GYM v.s WOMEN'S Power > > oleh : Herri Permana* > > Berita pernikahan (sirri) da'i kondang Aa' Gym > dengan istri > keduanya kontak membuat heboh media-media tanah air, > suara pro maupun kontra bermunculan, bahkan > beritanya > mengalahkan kehebohan berita selingkuhan anggota > DPR. > Di pasar , angkot , mall dll berita ini jadi topik > perbincangan > yang seru. > > Nama Aa' Gym tidak bisa dipisahkan dengan nama > Daarut > Tauhiid sebuah pesantren yang didirikannya.Bersamaan > dengan melambungnya popularitas Aa' Gym maka nama > Daarut Tauhiid juga ikut melambung.Usahanya makin > menggurita , dari kopentren yang sekarang berkembang > menjadi supermarket besar sampai stasiun radio dan > TV > swasta ikut didirikanannya. > > Ratusan bahkan ribuan orang ikut terbantu nafkahnya > bersamaan dengan naiknya popularitas Aa' Gym.Dari > mulai karyawan DT baik kontrak maupun karyawan tetap > sampai masyarakat sekitar ikut kecipratan rezeki. > > Setiap akhir minggu jalanan di depan DT selalu macet > total dipadati oleh ribuan massa yang ingin > bersilaturahmi > dengan Aa' Gym dan ini berarti uang.Penulis sendiri > beberapa kali iseng jualan kue di sana , dan cuma > tempo > 1-2 jam saja sudah bisa jual 80-100 dus dengan > keuntungan > 4000 per dus , paling jelek aja bisa laku 20-30 dus > jadi > pulangnya bisa langsung ke Ultimus buat borong buku. > > Rumah-rumah warga berubah jadi penginapan untuk > tempat menginap para tamu DT yang tidak tertampung > oleh usaha penginapan resmi yang dikelola DT > .Bukunya > laris manis terjual demikian juga cendramata > lainnya. > > Buku trilogi Aa' Gym sangat laris terjual jadi buah > tangan, > dan inilah buku terlaris dari semua buku yang > diterbitkan > MQ Publishing.Saya kenal dengan seorang karyawati > kontrak di DT , gajinya cuma 200-400 ribu sebulan > tapi > dia bisa membiayai hidup keluarganya yang dari > kalangan > miskin, menjamin biaya pengobatan ayahnya yang sakit > > asma parah juga kuliahnya yang menginjak tingkat > III > di sebuah PTS di kota Bandung. > > tiu karena dia seorang penjual yang ulet dan tidak > mau menerima > kata tidak, dagangan utamanya cuma buku-buku Aa' Gym > , > dengan keuntungan 30-50 % dia bisa meraup keuntungan > 1-2 juta tiap akhir pekan , paling jelek pun dia > bisa meraup > 400 ribu , bayangkan betapa menjualnya Aa' Gym > itu.Itulah > sebabnya saya jadi tidak heran melihat anak-anak > pinter > lulusan S-1 peguruan tinggi ternama mau digaji > serendah > itu karena memang sabetannya gede. > > Salah satu unit usaha DT , MQ Photo misalnya > pemasukan > utamanya yah dari foto-foto Aa' Gym , foto para tamu > yang > berfoto bareng dengan Aa' Gym yang selalu didampingi > teh Ninih jadi menu wajib setiap tamu yang > berkunjung > kesana. > > Dan dari sekian ribu tamu Aa' Gym setiap minggu > sebagian > besarnya adalah kaum ibu-ibu dan remaja putri jumlah > mereka bisa mencapai 80 % dari keseluruan tamu DT. > Dan apa yang membuat mereka suka Aa' Gym , selain > sebagai da'i kondang ia menjadi idola ibu-ibu > sebagai icon > suami dan ayah ideal yang sangat mencintai istri dan > anak-anaknya.Itulah sebabnya setiap mereka ingin > berfoto > dengan Aa' Gym selalu ngotot supaya teh Ninih istri > setianya > ikut difoto, bahkan banyak yang rela menunggu ber > jam-jam > bila teh Ninihnya kebetulan ada keperluan lain. > > Dan begitu berita perkawinan kedua Aa' Gym ini > tersebar sontak > terjadi aksi pemboikotan massal.Seluruh kaum ibu > langsung > bersatu , tamu DT yang setiap akhir pekan rata-rata > mencapai > 3000 an orang , pada akhir pekan kemarin menurun > menurun drastis > jadi cuma tinggal 300 an orang saja itupun sebagian > besarnya > datang kesana untuk mengungkapkan langsung kekesalan > mereka terhadap Aa' Gym.Telpon berdering setiap saat > di kantor > DT dari para calon tamu dari seluruh pelosok > Indonesia yang > membatalkan kunjungannya ke DT yang juga selalu > diikuti ungkapan > kekesalan mereka terhadap Aa' Gym.Buku tentang Aa' > Gym pun dibuang > secara demonstratif ke tong sampah. > > Blunder Aa' Gym ini ternyata berbuah solidaritas > kaum perempuan, > upayanya menghadirkan Teh Ninih sebagai tameng dari > kemarahan ibu-ibu terhadapnya tidak berbuah > hasil.Rupanya > Aa' Gym ini melupakan betapa kuatnya ikatan kaum > perempuan > antar sesamanya walaupun mereka tidak saling > kenal.Di mata > kaum perempuan kehormatan seorang pria bukan dikukur > > dari ketampanannya ,kekayaannya , popularitasnya dll > tapi > pada kesetiaannya pada pasangannya.Sehingga sosok > pria > tidak setia tidak lagi dianggap berharga di mata > kaum perempuan > > Dan nampaknya matahari mulai terbenam di DT .40 > karyawan > kontrak yang diterima sebelum Ramadhan kemarin saat > ini > statusnya jadi tidak jelas.Para karyawan kontrak > yang punya > status jelas pun sudah mulai berhitung bagaimana > mereka > bisa bertahan dengan gaji yang tidak layak seperti > itu sementara > peluang mereka untuk mendapat tambahan menjadi > tertutup > gara-gara ulah tidak populer yang dilakukan bossnya. > > Berkurangnya tamu ke DT berarti pemasukan organisasi > pun berkurang , para pegawai kontrak ini pun sadar > mereka > dalam waktu tak lama lagi pasti akan kehilangan > pekerjaannya. > Pegawai tetap pun akan mendapat giliran.Karena usaha > yang > dikembangkan DT dan memberi banyak keuntungan adalah > usaha yang menjual Aa'Gym, sementara unit usaha > lainnya > kebanyakan malah layu sebelum berkembang. > > Aa' Gym mungkin bisa bertahan , begitu juga > keluarganya. > Tapi ulahnya ini menyengsarakan pula ribuan orang > yang > menggantungkan nafkah padanya.Betapa egoisnya sosok > bernama Abdullah Gymnastyar ini. > > * Penulis adalah moderator mailing list > [email protected] > > ____________________________________________________________________________________ Have a burning question? Go to www.Answers.yahoo.com and get answers from real people who know.
