Kang Mukhlisin waktu mahasiswa mesti sering ngasih pelajaran tambahan sama anak2 SMA, SMP atau SD.
Buktinya, tuanya pinter "NGELèS" hehehehehe..:)) Agus B Raharjo --- In [email protected], "Mukhlisin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Istighottsah bukan lagi hak paten NU meskipun awal mulanya yang ngadain NU. > Sekarang, rukyat yang agak cenderung berbau TBC saja menjadi trend dan kegemaran baru anak2 muda PK*.... > Kalau lihat model dan gayanya harus pake bayi2 segala saya ko jadi inget waktu jaman2 demo di dki ada gerombolan demo ibu2 berbaju putih yang sering kali membawa bayinya..:) > Setau saya di NU tidak pernah ada yang mewajibkan istighotsah.. > > ----- Original Message ----- > From: Ari Condro > To: [email protected] > Sent: Friday, December 22, 2006 9:52 AM > Subject: Re: [kmnu2000] Fraksi PKS DPRD Depok diingatkan untuk tidak memaksakan ideologi > > > Kebalikanya, kakak saya di aut*20** di malang, diwajibkan oleh supervisornya > untuk ikut istighotsah tiap minggu ... trusnya, sampai istri dan bayi juga > wajib dibawa sebulan sekali. > > apakah islam tradisional mulai mengadopsi cara cara baru :D > > On 12/21/06, Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Kang Agus Budi R...kemana dikau? > > Bukan cuma masjid NU tapi DPRD juga sudah disusupi ideologi PKS :) > > > > DEPOK, KOMPAS--Fraksi PKS DPRD Depok diingatkan untuk tidak memaksakan > > ideologi partai dalam birokrasi pemerintahan. Hal ini diingatkan Hasbullah > > Rachmad, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Depok, Senin (18/12). > > > > Hasbullah memberi contoh, pengajian rutin yang dibawakan guru ngaji dari > > Fraksi PKS di kalangan birokrasi Pemkot Depok salah satu contoh. "Mereka > > yang ingin karirnya naik diwajibkan ikut pengajian PKS. Itu benar-benar > > terjadi," kata Hasbullah. > > > > Langkah yang dilakukan Nur Mahmudi dan Fraksi PKS ini, menurut Hasbullah, > > sangat meresahkan pegawai Pemkot Depok. > > > > Hasbullah mengatakan, seandainya dia wali kota, dia tidak perlu menggelar > > pengajian semacam itu. "Saya cukup lakukan kontrak politik dengan pejabat > > dinas. Misalnya bisa nggak menerbitkan IMB dalam waktu seminggu? Kalau tak > > mampu, ya kita ganti. Itu untu tingkatkan layanan masyarakat," jelas > > Hasbullah. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
