masih perlu agenda panjang untuk lebih memberdayakan
wawasan umat Islam, 
dan itu hanya ada satu jalan yaitu PENDIDIKAN
bagaimana sistem pendidikan kita?
bagaimana manajemen sistem pendidikan di NU?
kalau sistem pendidikan tidak baik maka wawasan umat
Islam akan mendapat imbasnya
kalau manajemen sistem pendidikan di NU saja masih
amburadul bagaimana NU akan dapat memberikana wawasan
kepada warga NUnya

Ya begitulah Indonesia
masih perlu waktu panjang untuk itu 

--- "Alamsyah M. Dja'far" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Hasyim Muzadi: Umat Islam Miskin Wawasan dan Miskin
> Ekonomi 12-2-2007
> 
> Oleh : ABDULLAH UBAID/SYIRAH
> 
> Jangankan dengan orang yang berlainan agama, dengan
> seagama saja umat Islam acap sikut-sikutan.
> Perbedaan
> pemikiran antarumat Islam, yang seharusnya disikapi
> dengan arif , justru sering memicu konflik dan
> permusuhan intern. “Ini menandakan umat Islam masih
> miskin wawasan,” tegas Hasyim Muzadi, Ketua Umum
> Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 
> 
> Dalam workshop yang digelar Lembaga Dakwah Nahdlatul
> Ulama (LDNU) di Wisma Haji, Kebon Siri, Jakarta
> Pusat,
> itu Hasyim mengoreksi keadaan umat Islam dewasa ini.
> Koreksi ini diperlukan untuk introspeksi diri demi
> kemajuan umat Islam ke depan dan menciptakan
> kehidupan
> yang harmonis dengan umat lain. Sebab sampai hari
> ini
> gesekan masyarakat masih sering terjadi dan umat
> Islam
> menjadi salah satu pemicunya. 
> 
> Hasyim lebih lanjut mengatakan, kekurangan umat
> Islam
> sekarang ini masih disibukkan oleh hal-hal yang
> sangat
> parsial dan tidak substansial, seperti mempersoalkan
> khilafiyah (silang pendapat ) dalam syariah
> hukmiyah,
> produk hukum Islam. 
> 
> “Mereka melupakan aspek muamalat, hubungan harmonis
> antara manusia, dan masalah sosial yang lain,”
> katanya
> saat menyampaikan materi di workshop yang bertemakan
> Revitalisasi Peran NU sebagai Gerakan Dakwah
> Rahmatan
> lil Alamin, pukul 13.00 WIB. 
> Selain itu, umat Islam juga sangat mudah
> terprovokasi
> dan terpecah belah. Mengapa? Sebab umat Islam secara
> ekonomi tergolong miskin. Kepentingan pihak-pihak
> luar
> yang ingin mengobok-obok Islam dapat terjadi dengan
> mudah. Misalnya, dengan kedok bantuan atau santunan,
> tapi dengan menyertakan hidden agenda, agenda
> tersembunyi. Kiai yang pernah menjadi calon Wakil
> Presiden pada Pemilu 2004 itu kembali menegaskan,
> “Karena miskin, umat Islam jadi mudah terpolarisasi
> pihak luar. Karena sudah terpolarisasi, mereka punya
> kepentingan sendiri-sendiri.” [Ubaid/Nasrul]
> 
> LASTUPDATE: SENIN, 12 FEBRUARI 2007 
> 
>
http://www.syirah.com/syirah_ol/online_detail.php?id_kategori_isi=449
> 
> 
> 
> 
>  
>
____________________________________________________________________________________
> Cheap talk?
> Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call
> rates.
> http://voice.yahoo.com
> 



 
____________________________________________________________________________________
Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com.  Try it now.

Kirim email ke