Saya setuju dengan tulisan Mas Suaedy, nuansa bisnis-politis lebih kental dibanding nuansa maslahat. Terlalu mengada-ada kalau sertifikasi halal MUI mau diterapkan di usaha menengah ke bawah... Bayangkan saja untuk makan pecel mbok sador di Simpang Lima saja masak harus ada label halal...he..he...
Syariat memang penting dalam Islam, namun tujuan tertinggi dari datangnya Islam adalah Maslahat dan Manfaat kayaknya. Keep smart thinking & smile :) ----- Original Message ---- From: Alamsyah M. Dja'far <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, March 26, 2007 1:55:40 PM Subject: Re: [kmnu2000] Sertifikat Halal Merugikan Usaha Kecil-Menengah Mas Anam yang baik, Saya sebetulnya tidak sedang dalam posisi memilih setuju atau tidak mengenai sertifikasi halal seperti yang Anda katakan itu. Hanya sekadar menginformasikan pandangan orang terhadap kasus sertifikasi kehalalan, yang dalam hal ini tak setuju dengan itu. Sekadar info tambahan, saya kirimkan hasil wawancara Syirah dengan Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia Dr. Nadratuzzaman klik: ttp://www.syirah. com/syirah_ ol/online_ detail.php? id_kategori_ isi=817 Saya sependapat dengan Mas Agus Zainal, bahwa jawaban soal ini tentu tak selalu hitam-putih, boleh atau tidak. Salam Alam --- kh anam <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: > Mas Alam, Mas Suaedy, > Kali ini persoalannya saya kira tidak sekedar bahwa > anda tidak setuju adanya > legalisasi atau formalisasi syariat Islam. Yang saya > tahu, memang dalam > Islam memang ada beberapa bahan makanan (manusia > memang bisa memakan apa > saja) yang diharamkan, sekalipun untuk keperluan > obat karena bahan itu akan > bercampur dengan darah dan daging manusia. Lho apa > salahnya sih mematuhi > peraturan Tuhan! > > Perihal kesusahan memperoleh izin halal yang susah > (atau dalam bahasa para > ideolog pasar bebas biasanya dikatakan "birokrasi > yang berbelit-belit" ) itu > urusan lain dan tidak ada sangkut pautnya dengan > keharaman bahan makanan dan > obat tertentu; haram ya tetep haram. Maksudnya, > kritiknya gak nyambung. > > Selain itu, selama ini masyarakat umum dibikin bodoh > oleh rumus-rumus kimia > dalam dunia farmasi. Barangkali "proyek labelisasi > obat" itu membuat > masyarakat semakin tahu bahan apa saja yang > digunakan untuk membikin obat; > agar dunia medis tidak terlalu asing; agar tidak ada > rahasia diantara kita; > agar tidak ada yang menyembunyikan ilmu Allah. > > Jadi begitu, > > > > On 3/23/07, Alamsyah M. Dja'far <[EMAIL PROTECTED] com> > wrote: > > > > Sertifikat Halal Merugikan Usaha Kecil-Menengah > > > > Oleh : NASRUL UMAM SYAFII/SYIRAH > > > > Jakarta- Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak > mempunyai > > kewenangan otoritatif untuk mengeluarkan fatwa > terkait > > halal atau tidaknya sebuah produk. Kelak, jik > fatwa > > itu tetap dikeluarkan, masyarakat khususnya dunia > > usaha tidak diwajibkan untuk mengikutinya. > > > > Demikian yang dikatakan Direktur Eksekutif Wahid > > Institute (WI) Ahmad Suaedy mengomentari rencana > MUI > > yang akan mengeluarkan fatwa pelarangan terhadap > > produk makanan, obat-obatan, dan kosmetik yang > tidak > > bersertifikat halal Suaedy mempertanyakan kriteria > > sebuah produk itu halal dan tidak halal. "Hal itu > > harus didiskusikan secara mendalam," katanya. > > > > Fatwa dan sertifikasi halal itu, bagi Suaedy, akan > > membuat usaha kecil dan menengah rugi. Karena > menurut > > sepanjang pengetahuan Suaedy jika suatu perusahaan > > hendak mendapatkan setifikat halal harus > mengeluarkan > > sejumlah uang untuk membiayai MUI melakukan > penelitian > > hingga tertibnya sertifikat halal. > > > > "Kalau tempat usahanya di daerah, berarti harus > > membiayai MUI untuk turun ke daerah. Ada > penginapan > > dan lain-lain. Pasti usaha kecil-menengah tidak > bisa > > mendapatkan itu," terang Suaedy seraya menjelaskan > > kalau sertifikat halal MUI itu hanya diperuntukkan > > bagi perusahaan besar, berarti hal itu tak lebih > dari > > jual beli sertifikat. > > > > Menurut Suaedy, lebih baik memakai standar sehat > atau > > tidak sehat. Apakah makanan itu akan memberikan > > kesehatan pada masyarakat atau malah menimbulkan > > penyakit. > > > > "Itu tugas pemerintah untuk menganjurkan > masyarakat > > hidup sehat. Agar masyarakat mengonsumsi barang > sehat, > > " kata Suaedy saat dihubungi Syirah lewat telepon. > > > > Sebaiknya, tambah pria yang tinggal di Depok ini, > > pemerintah juga mengeluarkan setifikasi haram > terhadap > > barang-barang yang menggunakan bahan-bahan yang > tidak > > bisa dikonsumsi orang Islam. Bukan sertifikat > halal. > > Apabila ada perusahaan yang tidak mencantumkan > label > > haram pada produk yang ada unsur keharamannya, > bisa > > dikenai sanksi. "Ini bagian dari perlindungan > terhadap > > konsumen muslim," terang pria yang kini menjadi > salah > > satu calon anggota Konmas HAM periode 2007-2012.[] > > > > Selanjutnya: > > > http://www.syirah. com/syirah_ ol/online_ detail.php? id_kategori_ isi=823 > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > > Finding fabulous fares is fun. > > Let Yahoo! FareChase search your favorite travel > sites to find flight and > > hotel bargains. > > http://farechase. yahoo.com/ promo-generic- 14795097 > > > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Finding fabulous fares is fun. Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel bargains. http://farechase. yahoo.com/ promo-generic- 14795097 ____________________________________________________________________________________ Finding fabulous fares is fun. Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel bargains. http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097 [Non-text portions of this message have been removed]
