http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=289624&kat_id=23 Doa Bagi Keselamatan Bangsa Indonesia dari Canberra
Canberra-RoL-- Masyarakat Indonesia di Canberra menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di rumah seorang warga Indonesia di 9/7 Mcgee Place, Pearce Woden Valley, ACT, Minggu. Doa bersama untuk keselamatan bangsa ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Maulid yang juga diisi dengan pembacaan barzanzi dhiba' dan ceramah tentang hikmah sirah (sejarah) kehidupan Rasulullah SAW oleh mahasiswa program doktoral Universitas Nasional Australia (ANU), Faried Saenong. Menurut Umar Faruk Assegaf, salah seorang inisiator kegiatan ini, doa bersama untuk keselamatan bangsa yang dihadiri puluhan mahasiswa dan warga masyarakat Indonesia itu murni merupakan inisiatif komunitas Indonesia di Canberra yang khawatir dengan nasib negara dan bangsa yang terus didera bencana. Doa bersamanya sendiri dipimpin oleh Ketua Tanfiziyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Australia dan Selandia Baru yang juga kandidat doktor ANU, Arief Zamhari. Arief mengatakan, doa bersama ini merupakan "sumbangsih" bagi kebaikan bangsa dan doa ini lebih baik daripada tidak berbuat apa-apa. "Doa ini merupakan wujud kasih kita pada bangsa. Semoga Allah memberi jalan kepada para pemimpin bangsa untuk menyelesaikan masalah-masalah bangsa," katanya. Sementara itu, Faried Saenong dalam ceramahnya menyinggung tentang keutamaan akhlak Nabi Muhammad SAW, seperti "sangat mengasihi orang-orang miskin dan menjenguk orang sakit." "Rasulullah memang diutus Allah untuk memperbaiki akhlak manusia dan menjadi pembawa berita gembira serta peringatan kepada seluruh umat manusia," katanya. Sejak 2004, Indonesia terus dilanda berbagai bencana. Yang terbesar adalah gempa bumi berkekuatan lebih dari delapan pada Skala Richter yang memicu Tsunami di Aceh dan Nias (Sumatera Utara). Lebih dari 200 ribu orang tewas dan hilang dalam bencana itu. Setelah Tsunami Aceh, bangsa Indonesia masih terus diuji dengan bencana-bencana lainnya, seperti gempa bumi Nias, gempa bumi Yogyakarta dan Tsunami di Pantai Pangandaran Jawa Barat dan Cilacap Jawa Tengah. Banjir besar, longsor dan gempa bumi juga melanda beberapa daerah lain di Tanah Air, termasuk Sumatera Utara, Jakarta, NTT dan Sumatera Barat. antara [Non-text portions of this message have been removed]
