Bismillah Sepengetahuan saya mufti Australia tidak mempunyai julukan Habib, tapi Syeikh Salim bin Halwan Demikian dan terima kasih Wassalam
On 4/16/07, Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Waspadai Gerakan Anti Aswaja di Indonesia > Sabtu, 14 April 2007 01:46 > > Slawi, NU Online > Mufti Australia, Habib Salim bin Halwan memperingatkan, saat ini di > Indonesia telah menjamur aliran-aliran baru dalam gerakan Islam yang > mengusung aqidah anti Ahlussunah wal Jama'ah (Aswaja). Mereka bahkan sampai > menganggap Indonesia sebagai negara kafir karena tidak memiliki khalifah. > Lebih dari itu, mereka juga kerap memusuhi umat Islam yang berpegang teguh > pada aqidah Aswaja, yang dianut oleh mayoritas Muslim Indonesia. > > Hal itu disampaikan Habib Salim saat memberikan ceramah pada kegiatan > Peringatan Maulid Nabi dan Istighotsah Kubro di Pondok Pesantren > At-Tauhidiyah pimpinan KH. Ahmad Sa'id yang terletak di Desa Cikura > Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, Kamis malam (12/4), sebagaimana dilaporkan > koran NU Tegal Forum Warga. > > "Di antara mereka ada yang mengharamkan peringatan dan bacaan maulid, dan > menentang bacaan Al-Qur'an untuk orang yang sudah wafat, karena semua itu > dianggap sebagai bid'ah sesat. Padahal, perayaan maulid Nabi Muhammad adalah > bid'ah hasanah (baik-Red), dan memiliki dasar yang kuat dalam faham > Ahlussunah wal Jama'ah," ungkap Habib Salim. > > Peringatan Maulid itu, lanjut dia, adalah salah satu tradisi dalam aqidah > Ahlussunah wal Jama'ah di seluruh penjuru dunia, baik di Timur maupun di > Barat, yang diperingati setiap tahun. "Para ulama memandang hal ini sebagai > bid'ah yang baik, sebagaimana mushaf Al-Qur'an yang di masa Rasulullah juga > tidak ada. Pada masa Rasul hingga sahabat, catatan nash Al-Qur'an bahkan > belum ada titik dan harokatnya. Lalu apakah kita diharamkan membaca nash > Al-Qur'an yang ada titik dan harokatnya?" > > Mufti Australia itu sendiri mengaku sebagai murid dari Syekh Abdullah, > seorang alim yang juga salah seorang pembawa kunci Ka'bah dan bermadzhab > Asy'ariyah atau Ahlussunah wal Jama'ah, dan beraqidah sebagaimana Imam > Khanafi, Maliki, Syafi'i dan Chambali. Juga penjaga tradisi faham yang > dianut Syekh Abdul Qadir Jaelani dan Sultan Salahudin Al-Ayyubi. > > "Kami di Australia mengelola Darul fatwa, sebuah majelis ulama yang > membawahi yayasan-yayasan besar dan membawahi ulama-ulama yang datang dari > berbagai negara. Kami sangat bersyukur dan turut mengucapkan selamat untuk > Muslim Indonesia yang merayakan maulid Nabi Muhammad," tuturnya. > > Pada kesempatan itu, hadir pula sebagai penceramah antara lain; Habib Ali > bin Muhammad Al-Hadad dari Hadra Maut dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah > KH. Mohammad Adnan. (fei/nam) > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
