Inna lillah wa inna ilahi raji'un. Saya ikut  berduka atas meninggalnya Ustad 
Ihsan Shaleh. Ustadz Ihsan sangat berarti bagi saya, karena beliau inilah yang 
dulu mengajari saya mengartikan syair-syair dalam kitab syawahid ibnu aqil yang 
rumit itu. Ia juga mengajari saya kitab Manzhumatul Bayquni dan Manhaj Dzawi 
al-Nadlar, ketika saya duduk dibangku Tsanawiyah PP Asembagus Situbondo. Semoga 
segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Selamat jalan ustadz.... Saya 
selalu ingat dua buah syair kesukaanmu:

"la tanha 'an khuluqin wa ta`tiya mitslahu #  'arun 'alaika idza fa'alta azhimu"
"aqilli al-lawma 'adila wa al-'itaban  # faquli in ashabti laqad ashaban".


Saya juga ikut berdoa atas kesembuhan KH Hariri Abdul Azhim, Mudir Ma'had Ali 
Asembbagus. Kepada beliau, saya sempat belajar ilmu Mantiq, 'Arudl, dan ilmu 
Qawafi. Di Musholla, saya mengaji minhajul abidin dan tafsir jalalain kepada 
Kiai Hariri.  

Ya Allah, ampunilah segala dosa dan kesalahan guru-guru kami. Allahumma 
naqqihim kama yunaqqa al-tsawbu al-abyadlu min al-dana. Amin. 


MoQsith


       
---------------------------------
Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke