mas munir, salam kenal balik, saya di mesir tapi asline Blora bagian
selatan dekat cepu, semoga wisudanya nggak cuman gelar yg dibawa, tapi
juga pengetahuan, terima kasih jika sampeyan bisa menikmati tulisan,
kalau bisa buatlah tulisan untuk saya nikmati, biar bisa tabaddul manfaat.

semoga juga pinter catur dibidang lain yang lebih luas, bukan hanya
8x8 ruang saja.amin

alliem


--- In [email protected], Cak Munir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wow, sangat inspiring!!
>   mas Alliem, pertama salam kenal, saya tinggal di jogja tapi asli 
Jember, jawa timur, sekarang tunggu wisuda di ugm, insyaalah agustus 
depan. kedua, saya sangat menikmati tulisan sampean ini oleh kkarena 
saya sangat suka catur. Hari-hari ini hampir setiap hari saya 
bercengkerama dg komputer catur saya. pada waktu maen, saya tidak 
pernah ingat makna filosofisnya walau pun sedikit mempraktekkan dg
cara  berpikir menyeluruh (analisis, teliti, perhitunag, dll) sebelum
 bertindak dalam situasi gawat sekali pun! Kayaknya para penjabat kita
 di republik tercinta ini juga perlu direkomendasikan untuk belajar 
makna filosofis catur, biar dak asal janji 30 juta untuk korban gempa
 jogja.
>   salam,
>   munir, Ansor DIY
> 
> muhammad muallim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                            
                     Percaturan Hidup Manusia
>     Oleh : Mochammad Moealliem
>     http://www.muallimku.com  
>      
>   Kala udara mesir mulai berganti, setelah puas dengan udara dingin
dan  semi, benar-benar banjir sehari itu, tuts-tuts computer pun
terbebani,  kecantikan para bidadari terkurangi, langit menguning
tanpa mentari,  benar-benar aneh dunia ini, kenapa banjirnya bukan
dengan air, namun  dengan debu dan pasir yang bernyanyi.
>      
>   Mungkin alam sedang bermain catur, yang selalu bergerak teratur, 
diberbagai medan dan waktu yang telah diatur, sementara kita hanyalah
 pion-pion kecil yang akan menemukan jati diri kita jika mampu
melangkah  maju 5-6 langkah kedepan dengan selamat, itu loh pion catur
kalau  nyampai akhir dengan selamat kan bisa milih mau jadi apa,
asalkan  pilihan itu bukan menjadi raja.
>      
>   Kenapa catur warnanya hitam dan putih, juga warna ruang-ruangnya,
ah  betapa hal itu mengusik pikirku untuk menerka makna dibaliknya,
atau  setidaknya dapat memaknai sesuatu yang tercipta tanpa begitu
repot  mencari penemu catur itu sendiri.
>      
>   Dalam pikir penulis manusia dalam kehidupanya selalu bermain catur
yang  terus menerus hingga waktu habis, betapa tidak, dalam
kesendirian  seorang manusia dia sedang bercatur antara hitam dan
putih, kalau boleh  dikiaskan percaturan antara nafsu dan nurani,
antara malaikat dan iblis  yang menjadi bagian dari kehidupannya,
siapakah yang akan memenangkan  percaturan itu? Pembaca bisa
menentukannya.
>      
>   Anehnya, manusia ketika terlahir ke dunia, maka dia makin tambah
lawan  caturnya, melawan alam, melawan lingkungan sekitar, manusia
lainnya.  Suatu saat dia menang dalam catur melawan seseorang, namun
juga kalah  dengan seorang yang lain, dan setiap kekalahan bukan
berarti akhir dari  permainan, sebab permainan ini terus menerus
selama hidup manusia, jika  saat ini akal kalah dengan nafsu, mungkin
suatu saat akal akan  mengalahkan nafsu, hanya orang-orang yang
akalnya tidak berakal jika  selalu kalah dengan nafsu.
>      
>   Seorang manusia adalah papan catur dan buah caturnya, seperti kita
akui  bahwa manusia mempunyai dua hal, kebaikan dan keburukan, seperti
itulah  mungkin hati kita, hitam dan putih, namun itulah kehidupan,
dalam  setiap buah catur punya fungsi tertentu, ada yang selalu di
putih, ada  yang selalu di hitam, ada pula yang pindah-pindah, ada
yang lincah ada  juga yang lamban, ada juga yang zig-zag.
>      
>   Pion selalu didepan, meski langkahnya step by step namun dialah
benteng  para pembesar dan jiwa kehidupan, suatu saat dia akan jadi
korban,  suatu saat dia jadi pahlawan, para pembesar dari pihak lawan
tak akan  berani dengan para pion yang bersatu terlebih mendapat
dukungan para  pembesarnya, kecuali punya maksud lain. Pion mungkin
tau diri, untuk  menjadi pembesar dia harus mampu melewati medan musuh
tentunya hal itu  ada waktunya.
>      
>     Benteng (maaf penulis kurang tahu) pokoknya tempatnya di pojok
kanan-kiri-belakang,  satu di hitam satu di puth, dia mampu berjalan
cepat maju-mundur dan  kanan-kiri dengan catatan jalan terbuka
baginya, jika si pion menutup  jalan, dia pun tak berkutik.
>      
>  Kuda, tokoh ini adalah tokoh  yang paling berbahaya, sebab
langkahnya zig-zag, tetap bisa bergerak  meski jalan terkunci, asalkan
punya tempat tujuan dia bisa kesana, pun  juga ada dua, satu dihitam
dan satu diputih, kalau ibarat pendekar dia  bisa terbang dan
melompati manusia.
>      
>   Menteri, begitu penulis menyebutnya, ada juga yang menyebut
cuncum,  posisinya dekat dengan istana, gerakanya miring ke kanan atau
miring ke  kiri, kalau dibuat rel seperti huruf X, juga ada dua bagian
hitam dan  putih, hanya menterilah yang tidak bisa memilih warna
ruangnya, sebab  menteri putih selalu diputih semasa hidupnya, yang
hitam juga selalu di  hitam.
>      
>   Diantara sekian buah catur, yang tidak punya kembaran hanya dua,
Raja  dan perdana menteri (ster), gerak raja seperti pion, hanya bisa
 melangkah step by step, namun punya kebebasan maju, mundur, nyamping,
 berbeda dengan pion yang hanya bisa maju atau berhenti. Namun
pasangan  raja yang tidak lincah itu, ada ster yang langkahnya begitu
lincah, dia  bisa berjalan apa saja, selain berjalannya kuda, dan dia
bisa berjalan  jauh dan dekat, kalau raja cuma yang dekat-dekat saja,
maklum raja  adalah simbol kehidupan, selagi raja aman dan bisa
berjalan itu berarti  masih hidup.
>      
>   Permainan catur itu selalu gantian, antara putih dan hitam, dan
yang  bergerak juga bergiliran sesuai tujuan, namun tujuan utama
adalah raja  dipihak lawan tak punya ruang gerak lagi, alias nafsu tak
punya ruang  gerak lagi kalau nurani yang menang, Iblis tak punya
ruang gerak lagi  kalau malaikat menang, orang lain tak bisa berkutik
kalau kita menang.  Namun kita akan bermain lagi, adakah kita bisa
bertahan untuk menang,  atau akan terkalahkan.
>      
>   Gunakan akalmu, karena kehidupan akan bernilai jika kamu berfikir,
pun  juga kehidupan catur akan menarik jika dengan berfikir. Afala 
tatafakkarun??
>      
>     Alliem
>     Cairo, Selasa 12 Juni 2007
>     Masih Menjadi Pion
>   
>   Mochammad Moealliem 
>   http://www.muallimku.com  or  http://www.muallimku.tk
>   
>   Bergabunglah! di Komunitas Sahabat Lintas Batas,
http://www.kangguru.tk/ 
>   
>   [Non-text portions of this message have been removed]
>   
>   
>       
>                                     
> 
>  Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke