sdr jano..hanya orang2 bodoh saja kalau melepaskan anjing seenaknya di
kebun..haruslah profesional,jangan seperti orang2 kampung melepaskan anjing di
dimana saja..pakai tali, atau di kurung dsb...atau di traning lebih dahulu
jangan seenaknya saja pipis..
anjing itu sangat pintar,malah lebih pintar dr manusia bodoh..lagi loyal dan
pandai menghormati tuannya lagi sabar....
Makanya anjing iytu harus di latih lebih dahulu...
Bukankah demikian ayat ALLAH itu menjelaskan?
Salam latif
silakan buka jurnal ini dibawah ini;
http://latifabdul.multiply.com/photos/album/93
jano ko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mas Abdul :
Bagi siapa yang ingin memelihara anjing banyak faedahnya bagi manusia dalam
menjaga rumah, kebuh dll.dan hendaklah selalu dalam perawatan dokter
hewan.Kalau anjing sakit bisa menular kepada manusia. Jadi haruslah hati hati.
----------------------------------------------------------
Janoko :
Bertanya mas, soal anjing yang menjaga kebun.
Bagaimana kalau si anjing tanpa sepengetahun kita "eek" atau "pipis" pada
sayuran yang kita tanam ?, apa hukumnya kita memakan sayuran yang sudah
"dipipisi/dikencingi" atau "dieeki/diberaki" oleh si anjing tersebut ?
Tolong dijelaskan
Siang
--oo0oo--
abdul latif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Bismilahirrahmanirrahiim
Oleh Latifabdul.
Benarkah seorang muslim haram memelihara anjing?
Saya ingin sekali memiliki se ekor anjing untuk penjaga rumah.
Bagaimana hukumnya orang butayang memelihara anjing sebagai penuntun?
Apakah diperbolehkan?
Apakah anggapan bahwa anjing itu haram dipelihara itu benar, mengingat Allah
SWT telah menganugrahkan berbagai kepintaran dan kecerdikan pada anjing yang
sangat bermanfaat bagi manusia?
Demikianlah seseorang sering bertanya kepada saya.
---------------------------------
Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware
protection.
[Non-text portions of this message have been removed]