lhah, tidak ada yang baru dalam tulisan ini. tetapi yg menarik, 
sepanjang artikel ini menggema kuat tesis dari kaum revisionis-
orientalis klasik...

--- In [email protected], lisno bin solikan 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kasihan banget deh orang afrika dan indonesia yang tidak punya 
garis kenabian. Wah kalau mau jadi alim kudu nikah sama orang 
pesantren atau anggota gereja dong. Kalau gitu bagaimana nasib cak 
paimin, cak sarindun?Semoga deh jibril tidak diskriminatif untuk 
ngasih wahyu...kali aja ada nabi lagi di jawa hehehe
> 
> nagan singosari <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:                               Menarik sekali !
>    dengan garis logika berpikir yang kental
>    dan tertata rapi
>     
>    salam
>    
>  
>  Mohamad Guntur Romli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>            Muhammad dan Kaum Cerdik Pandai Kristen
>  
>  Oleh MOHAMAD GUNTUR ROMLI
>  
>  http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0709/01/Bentara/3800195.htm
>  
>  Kepribadian dan pengetahuan Muhammad dibentuk oleh lingkungannya.
>  Leluhurnya dikenal menaati prosedur dan ajaran kenabian. Salah 
satu
>  lingkungannya adalah kaum cerdik pandai Kristen.
>  
>  Jauh sebelum kenabian Muhammad telah ada anasir-anasir kenabian 
dan
>  ketauhidan (monoteisme) yang merujuk pada peran dua komunitas 
teologis
>  di Mekkah, yang warganya dikenal sebagai penyembah berhala. Yang
>  pertama ialah pengikut al-hanîfiyah yang mendaku sebagai ahli 
waris
>  ajaran Ibrahim. Abdul Muthalib yang adalah kakek Muhammad dan 
ketua
>  Bani Hasyim merupakan tokoh terpenting dalam aliran ini. Tercatat 
pula
>  nama Zaid bin Amru, paman Umar bin Khathab, yang memiliki syair-
syair
>  kepasrahan. Salah satu baitnya, aslamtu wajhi liman uslimat, lahu
>  al-ardlu tahmilu shakhran tsiqâla, 'aku pasrahkan diriku pada Dia,
>  seperti kepasrahan bumi yang membawa batu karang yang berat'.
>  
>  Yang kedua adalah komunitas Ahli Kitab. Ini sebutan bagi pemeluk 
agama
>  Yahudi dan Kristen. Orang Kristen di kalangan Islam disebut 
sebagai
>  Nasrani yang dinisbatkan pada al-Nâshirah atau Nazaret, asal Isa
>  al-Masih. Namun, bagi orang Kristen mayoritas, Nasrani di Jazirah 
Arab
>  adalah sebuah sekte. Berbeda dengan bangsa Arab yang mandul dari
>  kenabian, bangsa Yahudi subur dengan kenabian. Dua komunitas itu 
punya
>  satu misi. Sama-sama memusuhi kaum pagan. Pada masa itu mereka
>  tersebar luas di Jazirah Arab. Orang Yahudi bermukim di Yastrib
>  (Madinah), orang Kristen menunjukkan pengaruhnya di Mekkah.
>  
>  Menurut Al-Ya'qubî dalam Tarîkh: orang Quraisy yang memeluk 
Kristen
>  dari Bani Asad antara lain adalah Utsman bin al-Huwairits dan 
Waraqah
>  bin Naufal. Khadijah yang istri Muhammad berasal dari bani ini.
>  Informasi yang lebih menarik datang dari Muhammad bin Abdillah
>  al-Azraqi dalam Akhbâr Makkah (Kabar-kabar Mekkah), tentang 
gambar dan
>  arca Isa (Yesus) bersama ibunya, Maryam (Maria), di Kabah. Ketika
>  berhasil menaklukkan Mekkah dari pemeluk pagan, Muhammad 
membersihkan
>  Kabah dari segala perupaan, kecuali Isa dan Maryam. Arca tersebut 
baru
>  hancur bersama puing-puing Kabah akibat perang di era Yazid bin 
Muawiyah.
>  
>  Mengakui
>  
>  Alquran (al-Ma'idah: 82) menegaskan kedekatan orang Kristen dengan
>  Muhammad yang berbeda dari orang Yahudi dan kaum pagan Mekkah yang
>  bersikap memusuhi. Orang Kristen mencintai Muhammad dan 
pengikutnya
>  "karena di antara mereka ada pendeta-pendeta (qissîsîn) dan
>  rahib-rahib (ruhbân) dan mereka tidak menyombongkan diri". 
Maksudnya,
>  mereka mengakui kenabian Muhammad, tetapi tidak mengikutinya.
>  
>  Yang terkenal adalah Waraqah bin Naufal, kakak sepupu Khadijah. 
Dia
>  memberi kesaksian terhadap wahyu pertama yang diterima Muhammad 
dan
>  disebut dalam riwayat al-Bukhari hadis nomor tiga sebagai "seorang
>  yang memeluk Kristen pada zaman Jahiliah, menulis kitab dalam 
Ibrani,
>  dan mampu menyalin dari Injil Ibrani".
>  
>  Kependetaan Waraqah ditegaskan Muhammad dalam Sîrah (biografi
>  Muhammad) karya Ibn Ishaq (1999: 203): "Sungguh aku telah melihat
>  Pendeta (Waraqah) berada di surga dengan memakai pakaian dari 
sutra."
>  Dalam versi riwayat lain hadis tadi adalah respons ketika nasib
>  Waraqah di akhirat dipertanyakan karena tetap setia memeluk 
Kristen
>  sampai akhir hayatnya meski ia menyaksikan kenabian Muhammad.
>  
>  Para penyair Kristen dan al-hanîfiyah melantunkan syair-syair
>  keagamaan mereka di pasar-pasar Mekkah, khususnya di Ukadz. 
Alquran
>  (al-Furqan: 7) menyebut kebiasaan Muhammad menjelajahi pasar-pasar
>  bukan bertujuan berbelanja, melainkan menyimak dan mengamati 
seluruh
>  kegiatan pasar yang berfungsi pula sebagai "festival kebudayaan".
>  
>  Dua jilid karya Luis Syaikhu, Târîkh al-Nashrâniyah wa Adâbuhâ 
Bayna
>  'Arab al-Jâhiliyah (Sejarah dan Sastra Arab Kristen di Era Arab
>  Jahiliah) terbitan Dar al-Masyriq, Lebanon, tahun 1989, 
menjelaskan
>  peran nyata kaum cerdik pandai Kristen terhadap kebudayaan Arab.
>  Syaikhu menyebut peran Umayyah bin Abdillah bin Abi Shalat, 
penyair
>  Kristen era Jahiliah yang memiliki syair-syair keagamaan. Syair-
syair
>  Umayyah telah mengenalkan nama-nama lain Allah yang disebut al-
asmâ'
>  al-husnâ (nama-nama terbaik). Demikian juga nama malaikat Jibril,
>  Izrail, dan Israfil; tingkatan surga dan neraka; tujuh lapis 
langit
>  dan bumi; asal-usul penciptaan alam; kisah Adam-Hawa dan dua 
anaknya;
>  air bah Nuh; Yunus (Yunan) yang ditelan dan bisa hidup di perut 
ikan;
>  serta kisah-kisah para nabi lainnya hingga kisah Ashabul Kahfi 
yang
>  masyhur di kalangan orang suci Kristen sebagai les Sept Dormants
>  (Tujuh Orang yang Tertidur) yang merujuk pada masa pertengahan 
abad
>  ke-3 Masehi.
>  
>  Demikian pula dua kawasan yang menjadi tujuan utama kafilah niaga
>  Kabilah Quraisy: Yaman dan Syam. Keduanya merupakan pusat 
kekristenan.
>  Yaman dikuasai oleh dinasti Kristen Habsyah (Etiopia) yang 
mengikuti
>  aliran monofisit-koptik, sedangkan Syam diperintah oleh dinasti
>  Ghassan yang mengikuti aliran monofisit-yakobis. Muhammad telah
>  mengunjungi dua kawasan itu ketika masih remaja bersama kafilah
>  pamannya, dan saat jadi buruh niaga Khadijah. Pusat kekristenan 
lain
>  di al-Hira diperintah oleh dinasti Kristen Lakhm yang mengikuti 
aliran
>  monofisit-nestorian.
>  
>  Khadijah
>  
>  Khadijah menurut informasi sejarah adalah istri Muhammad yang 
berasal
>  dari keluarga Kristen di Mekkah (Bani Asad). Sumber sejarah Islam 
tak
>  ada yang secara tegas menyebut agama Khadijah sebelum Islam. 
Namun,
>  ada fakta menarik mengenai keteguhan Muhammad tetap setia 
monogami dan
>  tidak menikah lagi, kecuali setelah Khadijah wafat. Monogami dan
>  perceraian atas dasar kematian adalah tradisi kekristenan kuno 
yang
>  berbeda dari tradisi poligami bangsa Arab.
>  
>  Khadijah berjuluk al-Thâhirah (Perempuan Suci). Ini simbol 
teologis.
>  Perempuan terhormat biasanya cukup disebut al-Syarîfah atau
>  al-Karîmah. Perempuan suci dalam Kristen disebut santa. Diakah 
Santa
>  Khadijah? Julukannya yang lain Sayyidah Nisâ' Quraisy (Puan dari
>  Seluruh Perempuan Quraish) yang memperlihatkan Khadijah sebagai
>  "perempuan suci dan pilihan".
>  
>  Gelar dan pengakuan terhadap Khadijah ini bisa disamakan dengan
>  pengakuan Alquran terhadap Santa Maria, Bunda Yesus, dalam Surat 
Ali
>  Imran Ayat 42 yang menyatakannya sebagai "perempuan pilihan dan 
suci".
>  
>  Khadijah bisa dibilang "ibu" Muhammad karena perbedaan umur mereka
>  yang terpaut 25 tahun. Dalam Ansâb al-Asyrâf (Nasab-nasab Orang 
Mulia)
>  karya al-Baradzari, Muhammad menikah pada usia hampir 21 tahun—
merujuk
>  pula pada kebiasaan pemuda Arab waktu itu yang menikah pada umur 
20
>  tahun—sedangkan Khadijah berusia 46 tahun. Menurut Bint Syathi',
>  penulis buku Nisâ' al-Nabî (Istri-istri Nabi), peran Khadijah 
sebagai
>  istri sekaligus ibu bagi Muhammad tak hanya bersumber dari 
perbedaan
>  usia, tetapi juga tersebab Muhammad anak yatim piatu yang 
kehilangan
>  kasih sayang ibunya.
>  
>  Bagi Khalil Abdul Karim, penulis Fatrah Takwîn fi Hayâti al-Shâdiq
>  al-Amîn (Periode Kreatif dalam Kehidupan Muhammad) terbitan Dar 
Mishr
>  al-Mahrusah, Cairo, tahun 2004, Khadijah adalah "arsitek" kenabian
>  yang dibantu oleh "komunitas inteligensia Kristen". Mereka adalah
>  Waraqah bin Naufal dan adiknya, Qatilah, seorang rahibah, serta
>  saudara sepupu mereka, Ustman bin al-Huwairits, yang mengikuti 
aliran
>  Kekristenan Bizantium (Melkitis) hingga diangkat menjadi kardinal.
>  Khadijah memiliki dua budak Kristen: Nashih yang jauh- jauh hari
>  meminta tuannya menikah dengan Muhammad, dan Maisarah yang 
bertugas
>  mengamati Muhammad dalam perniagaan ke Syam. Selain dengan anggota
>  keluarganya, Khadijah juga membangun korespondensi dengan beberapa
>  pendeta: Adas di Taif, Buhaira di Bushra, Syam, dan Sirgius di 
Mekkah.
>  Buku Khalil tadi merujuk pada sumber-sumber primer Sîrah Muhammad 
yang
>  jarang disentuh, seperti Sîrah Ibn Ishaq, Ibn Sayyidi al-Nas,
>  al-Halabiyah, al-Syamiyah, Târîkh al-Thabari, dan al-Ya'qubi.
>  
>  Khadijah dan timnya telah mengamati Muhammad sejak lama. Dalam 
Sirah
>  Ibn Katsir diriwayatkan Khadijah sudah dikabari oleh Nashih, 
budaknya,
>  dan Pendeta Buhaira di Syam untuk menikah dengan Muhammad. 
Dikisahkan
>  juga bahwa Qatilah telah menawarkan diri kepada Abdullah, ayah
>  Muhammad, untuk dijadikan istri karena Abdullah memiliki "cahaya
>  kenabian". Buhaira telah melihat Muhammad dua kali sebelum 
penetapan
>  kenabian. Informasi ini menunjukkan bahwa komunitas itu mengamati
>  keluarga Muhammad secara saksama.
>  
>  Khadijah mengangkat Muhammad sebagai buruhnya saat berusia 18 
tahun
>  agar bisa mengamatinya dari dekat. Sebelum menikah, Muhammad telah
>  melakukan dua perjalanan niaga Khadijah ke Habsyah dan ke Syam. 
Niaga
>  ke Habsyah hampir tidak disebut dalam versi umum biografi 
Muhammad,
>  tetapi kisah itu dituturkan oleh sejarawan klasik, seperti al-
Thabari,
>  al-Suhayli, dan al-Maqrizi.
>  
>  Sementara dalam perniagaan ke Syam, Khadijah perlu menyertakan 
seorang
>  hambanya bernama Maisarah yang kenal baik dengan Pendeta Buhaira 
untuk
>  mengamati gerak-gerik Muhammad, khususnya pertemuannya dengan 
Buhaira.
>  
>  Setelah yakin bahwa Muhammad adalah sosok tepat dari beberapa
>  pertimbangan (keluarganya yang menjalankan prosedur kenabian,
>  nasihat-nasihat anggota komunitasnya, serta pengamatannya secara
>  langsung), barulah Khadijah melamar Muhammad tak hanya sebagai 
suami,
>  tetapi lebih itu dari sebab—dalam kata-kata Khadijah sendiri—"aku
>  sangat ingin agar kamu (Muhammad) menjadi nabi bagi umatmu."
>  
>  Dalam proses pernikahan mereka, tampak kegembiraan Abu Thalib dan
>  antusiasme Waraqah dari pembacaan khotbah nikah mewakili pihak
>  keluarga Khadijah. Sedangkan wali Khadijah—bapaknya, al-Khuwailid 
atau
>  pamannya, Amru—tidak terlalu antusias dengan pernikahan itu. Bagi
>  mereka, Muhammad tetap dipandang sebagai anak yatim yang berasal 
dari
>  keluarga miskin. Adapun Khadijah dan Waraqah memiliki tujuan lain
>  dengan pernikahan itu.
>  
>  Nubuat kenabian
>  
>  Pernikahan Muhammad yang berasal dari keluarga al-hanîfiyah (Bani
>  Hasyim) dengan Khadijah yang berasal dari keluarga Kristen (Bani 
Asad)
>  adalah koalisi kelompok ketauhidan melawan kelompok pagan.
>  
>  Dua komunitas tersebut telah membangun suasana-suasana kenabian.
>  Nubuat kenabian dari jalur Abdul Muthalib telah dikabarkan jauh
>  sebelum Muhammad lahir. Abdul Muthalib dengan sadar telah
>  mempraktikkan kembali semacam prosedur-prosedur kenabian. 
Posisinya
>  seperti Ibrahim yang memusuhi berhala dan menyembelih anaknya 
sebagai
>  kurban bagi Allah. Abdul Muthalib telah menyerukan ajaran Ibrahim 
itu
>  dan bernazar menyembelih putranya, Abdullah, ayah Muhammad.
>  
>  Masa pernikahan hingga pewahyuan yang terentang kira-kira 20
>  tahun—Muhammad menerima wahyu berumur 40 tahun—adalah "tahun-tahun
>  yang hilang" dari kehidupan Muhammad yang disebut oleh Khalil 
Abdul
>  Karim sebagai fatrah al-takwîn (periode kreatif). Muhammad adalah
>  seorang ummî (buta huruf), maka di masa-masa itulah Khadijah, 
Waraqah,
>  dan kaum cerdik pandai Kristen memiliki andil dalam menyiapkan 
proses
>  kenabian Muhammad. Di siang hari Muhammad menjelajahi pasar-pasar 
di
>  Mekkah yang membuatnya mengetahui segala kisah dan perkembangan
>  masyarakatnya. Di malam hari Muhammad akan menghabiskan waktu
>  berbincang-bincang dengan Khadijah.
>  
>  Adalah hal biasa bila Waraqah sering berkunjung untuk menceritakan
>  hal-hal yang ia ketahui dari kitab-kitab yang ia salin. Kita bisa
>  membayangkan betapa marak aktivitas-aktivitas dalam rumah Khadijah
>  yang dipenuhi kaum intelektual yang memiliki ambisi kenabian itu.
>  
>  Khadijah bersama Waraqah telah membimbing Muhammad menelusuri
>  tangga-tangga spiritualitas hingga mencapai puncak kenabian.
>  Perkembangan Muhammad diamati secara saksama oleh Khadijah, baik
>  dengan mengantarnya ke Gua Hira untuk menyendiri—tradisi yang 
telah
>  dilaksanakan pengikut al-hanîfiyah termasuk kakeknya, Abdul
>  Muthalib—maupun ketika Muhammad mulai didatangi "suara- suara" 
yang
>  mengaku sebagai utusan Tuhan. Khadijah-lah yang menguji kualitas
>  "suara" itu apakah berasal dari malaikat atau setan. Menurut 
Sîrah al-
>  Halabiyah, dalam menguji suara itu Khadijah di bawah bimbingan
>  Waraqah, yang pakar masalah kenabian dan pewahyuan.
>  
>  Tak hanya itu. Ketika Muhammad memperoleh wahyu pertama, Khadijah 
yang
>  memiliki inisiatif mendatangi anggota kaum cerdik pandai itu satu 
per
>  satu, dimulai dari Waraqah dan Sirgius di Mekkah, Adas di Thaif,
>  hingga Buhaira di Syam. Tujuannya tak hanya meminta konfirmasi 
tentang
>  kebenaran pewahyuan itu, tetapi juga mengumumkan bahwa seorang 
nabi
>  telah datang.
>  
>  Jadi, kita bisa melihat bahwa Muhammad bukanlah nabi yang datang 
dari
>  dunia antah berantah. Kepribadian dan pengetahuannya telah 
dibentuk
>  oleh lingkungannya. Leluhurnya dikenal menaati prosedur dan ajaran
>  kenabian. Khadijah bersama komunitas memiliki pengaruh yang tak 
bisa
>  disanggah. Kenabian dan pewahyuan itu adalah hasil dari 
eksperimentasi
>  kolektif setelah melalui proses kreatif yang sangat panjang.
>  
>  ---------------------------------
>  Got a little couch potato? 
>  Check out fun summer activities for kids.
>  
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>  
>  ---------------------------------
>  Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
>  
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>  
>  
>      
>                                
> 
>        
> ---------------------------------
>  Yahoo! Answers - Get better answers from someone who knows. Tryit 
now.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke