No. : 01/LABBAIK/09/2007
Lamp. : 1 Bendel List Daftar Undangan
Hal : UNDANGAN
Assalammualaikum Wr. Wb
Salah satu corak keagamaan yang khas bagi NU ialah kemampuannya
menerapkan ajaran teks keagamaan yang bersifat sakral di dalam konteks
budaya yang bersifat profan. NU dapat membuktikan bahwa universalitas
Islam dapat diterapkan tanpa harus menyingkirkan budaya lokal. Dengan
kata lain, universalitas Islam tidak mesti harus berhadap-hadapan
dengan budaya lokal atau nilai-nilai yang berasal dari luar dirinya.
NU sejak awal berdirinya tidak pernah berfikir untuk menyingkirkan
nilai-nilai budaya lokal, yang berbeda dengannya. Sebaliknya NU
berakulturasi dan berinteraksi secara positif dengan tradisi dan
budaya masyarakat setempat. Proses akulturasi tersebut telah
melahirkan Islam dengan wajah yang ramah terhadap nilai budaya
setempat, serta menghargai perbedaan agama, tradisi dan kepercayaan,
yang merupakan warisan budaya Nusantara.
Namun, corak keagamaan dan watak kebudayaan NU belakangan ini, sadar
tak sadar, sudah mulai terusik oleh beberapa kalangan, yang dengan
terang-terangan mengatakan siap berlawanan demi memurnikan ajaran
Islam, dan tak segan-segan nilai-nilai tradisi lokal yang sarat
dengan ritus keagamaan (ala NU) dianggap takhayul, bid'ah, dan
khurafat. Sementara di sisi lain, di kalangan Pesantren sendiri (NU)
banyak problem yang belum terpecahkan. Karena itu LABBAIK menganggap
penting mengadakan suatu forum dalam upaya mensikapi serta mencari
solusi, baik yang bersifat intern maupun ekstern tersebut, yang
insyaallah akan kami selenggarakan pada:
Hari/tanggal : Senin/10 Sepetember 2007
Waktu : 19.30 selesai WIB.
Tempat : Rumah Gus Ta'shim Billah. Ponpes Sunan Pandanaran, Candi,
Sardonoharjo, (0274) 884438) Jl.
Kaliurang Km. 12 Sleman Yogyakarta
Tema : Muhasabah Budaya & Menyongsong Ramadhan
Demikian undangan ini kami sampaikan atas perhatian dan kesediaannya
kami ucapkan terima kasih yang mendalam.
Wassalammualaikum Wr.WB
MT. Haryono, 3 September 2007
Hormat kami,
Aguk Irawan MN Teguh Wangsa
Koordinator Sekretaris