Sampai sekarang saya masih ragu, apakah Agama (memakai A besar) masih cukup 
energi untuk melakukan transformasi sosial? Apa yang menggerakkan ratusan ribu 
biksu di Myanmar untuk melawan junta militer yang ada di sana? apakah Agama? 
Saya yakin bukan!
   
  Saat ini, Agama ibarat "perawan cantik" yang dilamar banyak orang. Sejatinya, 
ia tidak memiliki kekuatan apa-apa. Kekuatannya adalah kelemahanya; keduanya 
dapat dipertukarkan satu sama lain, bahkan saling memanipulasi. 
   
  Saya hanya percaya agama (menggunakan "a" kecil). "agama" hadir dan mengeram 
dalam ruang hati masing-masing orang, mengikat satu sama lain. Ia tidak butuh 
pengakuan, pelembagaan, bahkan "persaksian" (syahadah). "Agama" tidak 
menghasilkan "agama", juga sebaliknya. 
   
  Konon, kata al-Qur'an, manusia sebelum lahir telah melakukan perjanjian 
primordial dengan Tuhan. Dalam perjanjian itu manusia akan terus menjaga 
imannya. Dan betul, setiap manusia tidak akan melanggar perjanjian itu sampai 
akhir hayatnya. Itulah agama; agama yang tidak pernah ingkar janji.

       
---------------------------------
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.    

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke