Guncangan Besar & Armageddon
Sulthanul Awliya Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani
Sohbet EID FITRI, Jum'at 12 September 2007
1428 dari 1500 tahun dari Masa Planet ini akan Berakhir
   
  
Audzu bi-llahi mina syaitani rajim, Bismillahir Rahmanir Rahim, La haula wa la 
quwatta illa bi-llahi-l Aliyu-l Azhim. Kulli ale yazur  wajtu terus bergulir! 
Itu yang Allah Maha Kuasa berikan waktu bagi manusia untuk berada dimuka bumi.
   
  Suatu kali Nabi Salallahu alayhi wasalam ketika selesai Salatul Fajr, beliau 
memalingkan wajah suci beliau ke Ashab ra, Sahabat beliau, beliau saw bertanya, 
"Adakah diantara kalian bermimpi baik?" Kemudian Sahababt ra berkata: "Ya 
Rasulullah, saya bermimpi yang sangat aneh" "Ceritakan! Khair, insya Allah!" 
kata Baginda Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam. Kemudian Ashab ra 
melanjutkan," saya bermimpi bahwa saya berada dipadang rumuput, dimana saya 
tidak melihat awal dan akhirnya. Tetapi ditengah padang rumput itu ada sebuah 
mimbar dan kemudian engkau datang wahai Rasulullah saw, kemudian engkau menaiki 
mimbar itu, dari tangga pertama, kedua , ketiga, keempat, kelima, keenam dan 
ketujuh, dan engkau duduk dianak tangga ketujuh tersebut. "Itulah mimpi hamba 
Ya Rasulullah saw".
   
  Kemudian  Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam berkata, "Itu adalah mimpi 
yang benar, Rahmani Ini dari Allah yang Maha Kuasa, ini sebuah kabar gembira." 
Mimpi yang bagus berasal dari Allah, mimpi buruk berasal dari Setan, oleh 
karena itu tidak setiap mimpi dapat engkau tanyakan artinya. Tidak. Ketika 
kalian bermimpi yang buruk maka Nabi saw berkata, meludahlah kalian kearah kiri 
bahu kalian dan mengucapkan Audzu bi-llahi mina syaitani rajim, maka  Allah swt 
akan melindungimu! 
   
  Sedangkan mimpi yang engkau ceritakan ini adalah sebuah mimpi yang baik, 
mimpi surgawi, mimpi yang benar. Tujuh anak tangga dalam mimbar berarti Allah 
yang Maha Kuasa memberikan Anak-anak Adam berada dimuka bumi ini selama 7.000 
tahun." Tidak kurang, tidak lebih. Kita bukanlah filsuf atau penganut 
naturalisme atau atheis - kita percaya pada apa yang datang dari Surga kepada 
seseorang yang Terpilih! Yang Terpilih adalah para Nabi semoga kedamaian atas 
mereka dan Nabi yang paling dicintai, paling dihormati dalam hadirat Ilahiah 
adalah Sayyidina Muhammad Salallahu alayhi wasalam.
   
  Apa yang beliau katakan adalah kebenaran: "Periode bagi Adam as dan 
keturunannya dimuka bumi ini adalah selama 7.000 tahun. Dan dalam mimpimu itu 
aku duduk ditangga ketujuh menandai bahwa aku datang diawal dari 7.000 tahun 
tersebut. Masa 6.000 tahun sudah berlalu, ketika yang tersisa hanya satu, maka 
aku datang." Itulah apa yang Nabi saw katakan, dan hal itu adalah suatu 
kebenaran.
   
  Dan beliau juga berkata: "Ketika 1.000 tahun selesai, dimulai dengan 500 
tahun, untuk mencapai Yaumu-l Qiyama, Hari Kiamat, Hari Perhitungan. Datang." 
Kini, baru saja selesai 7.000 tahun dan kita berada di 500 tahun itu. Kini, 
sudah berlalu 1.000 tahun dan 428 tahun ( 1428 Hijriyah ). Maka waktu ini harus 
selesai diakhir abad ini jadi kita mendekati Hari Kiamat dan Hari Kiamat dengan 
cepat menggapai manusia dan kitab-kitab baru saja ditutup.
   
  Kemudian  Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa setelah 7.000 tahun, setengah 
dari mereka milik Dunya, setengah dari mereka milik Akhirat. Ketika Akhirat 
mendekat, begitu banyak tanda untuk Hari Kiamat yang sebentar lagi akan muncul. 
Kini kita berada dimasa itu. Tiap pertanda yang disebutkan dalam Qur'an Suci 
dan yang diucapkan oleh Nabi Muhammad saw, kini kita berada dimasa itu dan akan 
segera berakhir.
   
  Ada beberapa pertanda yang sudah dikatakan kepada mereka dari pertanda besar 
dan yang kecil, kita berada dimasanya, yang akan berakhir, ketika berakhir, ada 
10 buah pertanda tambahan akan datang dan kemudian selesai. Dan ini sudah 
diinformasikan bahwa saat pertanda-pertanda besar mendekat, maka pertanda yang 
kecil akan selesai, akan ada Malhamatu-l Qubra, Kehancuran Besar, Armageddon. 
   
  Hal ini disebutkan diseluruh Kitab Suci, Kehancuran Besar dan dalam Buku-buku 
Islam hal itu disebutkan melalui Hadist Nabi yaitu Malhamatu-l Qubra, Perang 
Terbesar. Perang Terbesar yang akan menewaskan sebagian besar manusia. Tidak 
pernah terjadi sebuah Perang seperti ini sebelumnya atau tidak pernah juga 
terjadi setelahnya. Ini adalah Perang Terakhir.
   
  Dan kita perhatikan dan lihat bahwa kondisi-kondisi untuk Kehancuran Besar 
telah dipersiapkan. Bangsa-bangsa besar, bahkan semua bangsa, mereka menyiapkan 
diri mereka untuk Perang Terbesar. Dimana-mana mereka memberika segala daya 
upaya untuk membuat senjata-senjata berbahaya, bom-bom nuklir, misil-misil dan 
senjata-senjata menakutkan! Semuanya disiapkan untuk menghabisi sebagian besar 
manusia dari muka bumi. Dan untuk alasan apa?
   
  Karena ketika Hari Kiamat mendekat, manusia sekali lagi akan seperti berada 
di masa sebelumnya yaitu "masa jahiliyah". Manusia meninggalkan segala sesuatu 
yang mereka peroleh dari Langit; mereka akan melemparkan dan membuang segala 
sesuatu yang berbau surgawi , berasal dari Allah swt dan mereka ingin melakukan 
sesuatu. Tapi mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan karena guru mereka 
adalah Setan. Setan mengajari mereka, sehingga mereka harus dihancurkan satu 
per satu.
   
  Allah yang Maha Kuasa bersabda: "Ya Muhammad salallahu alayhi wasalam! Jika 
para hamba-Ku terus membangkang, Aku akan menghukum mereka! Dan Aku-lah 
Muqtadir, mampu mengirim hukuman-Ku dari Langit!" Kemudian Ayata-l Karima, Ayat 
Suci, datang. Nabi saw berkata: "Ya Tuhan-ku, jangan beri mereka hukuman dari 
atas, dari Langit!"  Jika hukuman ini datang, manusia akan seperti Kaum Ad 
dalam jaman Nabi Hud as, Allah yang Maha Kuasa mengirim sebuah hukuman dari 
Langit kepada mereka; datang angin, angin keras yang membuat segala sesuatu 
seperti pasir, tidak tersisa satu manusia atau satu rumahpun, selesai.
   
  Dan Nabi saw berkata: "O Tuhan-ku, tolong jangan hukum mereka, jangan berikan 
mereka hukuman dari Langit!" Allah yang Maha Kuasa mengulangi: "Jika mereka 
tidak taat kepada-Ku, kepada para nabi-Ku, kepada Perintah-perintah-Ku, Aku 
akan menghukum mereka –baik dari Langit ataupun dari bawah kaki mereka!" Dan 
Nabi saw berkata: "Dibawah kaki mereka melalui gempa bumi yang sangat 
mengerikan!"
   
  Allah yang Maha Kuasa berkata: "O kekasih-Ku! Aku tidak akan memberikan 
hukuman dibawah kaki mereka tapi harus ada sebuah hukuman jika mereka terus 
membangkang! Aku-lah Tuhan Penguasa Langit, Aku akan menghukum mereka dan Aku 
akan menjadikan bangsa yang satu bermusuhan dengan bangsa yang lain. Seluruh 
manusia yang hidup dimuka bumi akan saling memusuhi, sehingga seseorang dan 
tetangganya akan bermusuhan. Bahkan didalam satu rumah, ke rumah lain, kau akan 
temukan bahwa wanita akan bermusuhan dengan suami mereka, suami akan bermusuhan 
dengan istrinya, anak-anak akan bermusuhan dengan orang tuanya, ornag tua 
bermusuhan dengan anaknya, anak-anak saling bermusuhan- apa yang kau pikir 
tentang bangsa lain!
   
  Kini mereka sedang mencapai titik itu bahwa mereka harus dihukum. Ya ..mereka 
akan dihukum. Dan kini manusia dimuka bumi seperti ummat Nabi Nuh as. Mereka 
tidak pernah berkata bahwa Allah swt mengutus seorang Nabi melalui 
Perintah-perintah Suci-Nya. Mereka bergurau dengan Perintah-perintah Suci, 
mereka tidak pernah peduli. Mereka berkata: "Kami membuat hukum-hukum kami 
sendiri, kami membuat sistem demokrasi!"
  Semua bangsa berkata: "Demokrasi, demokrasi", dan kini mereka akan saling 
bermusuhan. Pemeluk demokrasi datang untuk saling membunuh satu sama lain . 
Perhatikanlah! Negara-negara Islam juga; meninggalkan Qur'an Suci! Pakistan, 
negara Muslim, ingin membuat Parlemen dan pemilihan umum. Pemilihan umum apa! 
Bagaimana bisa terjadi! 
   
  Iran, Turki semua mengatakan tentang demokrasi. Tidak ada demokrasi dalam 
islam dan mereka berada diposisi paling buruk! Dimana-mana terjadi! Hukuman 
datang dari satu ke lainnya, dari satu bangsa ke bangsa lain, bahwa satu 
kelompok berada di kelompok kanan, dan yang lainnya dikelompok kiri.
   
  Wahai manusia, kalian harus beriman kepada Tuhan, Allah yang Maha Kuasa. Dan 
kalian harus berusaha membawa dan mematuhi  Perintah-perintah Suci Allah! 
Jangan bawa ajaran setani dan membuat Allah Azza wa Jalla marah kepadamu! Wahai 
manusia, uruslah dirimu sendiri! Jika tidak, hukuman akan mendekat!... Dan 
kemudian Sayyidina Mahdi alayhi salam datang, lalu Islam yang Haqq akan datang! 
Ya Rabbi, ya Rabbi-jalna. Jadikan kami untuk bersama Sayyidina Mahdi as, 
bersama Sultanu-l Islam, tidak bersama para pembangkang.
   
  Khudhhum afda azizin muqtadirin, ya Jabbar, ya Qahhar, ya Allah! Khudhhum 
afda azizin muqtadirin, ya Jabbar, ya Qahhar, ya Allah! Khudhhum- mereka yang 
menolak menjaga Perintah-perintah Suci-Mu, Ya Rabbi-l Arsy! - Afda azizin 
muqtadirin, ya Jabbar, ya Qahhar, ya Allah!  Taubat, ya Rabbi, Taubat, ya 
Rabbi, taubat Astaghfirullah !
   
  Segala sesuatu yang mereka lakukan adalah munkar,  tidak pernah membahagiakan 
Allah swt atau Rasulullah salallahu alayhi wasalam.  Katakan: "Kami tidak 
bersama mereka, maka kau akan berada dibawah perlindungan Allah. Jika kau 
bersama mereka, maka akan disingkirkan. ..Semoga Allah mengampuni kita!
   
  Ya Rabb! Kami adalah hamba-hamba yang kemah! Kirimkan kami salah seorang 
suci-Mu, untuk melatih dan memperlihatkan jalan menuju-Mu dan mengalahkan setan 
dan kerajaan setani, Ya Tuhan kami! Demi kehormatan hamba-Mu yang paling 
dikasihi dan paling terpuji Sayyidina Muhammad salallahu alayhi wasalam!
   
  Ajalna fi hifdhiza wa amanika, ya Allah! Tubna wa rajana ilayka, ya Allah! 
Subhan Sensin, Sultan, Sensin, Subhan Sensin, Sultan Sensin, ya Allah!
   
  Wa min Allah at Tawfiq
   
  wasalam, arief hamdani
Rabbani Sufi Institut Indonesia
www.mevlanasufi.blogspot.com
www.rumisuficafe.blogspot.com
www.rabbani-sufi.blogspot.com

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke