KALAU MASIH BELUM SUKSES2 ARTINYA SALAH MEMAHAMI PERATURAN2 ALLAH 
SWT .
Kalau setiap keluarga muslim sehat jasmani -rihani dan kuat 
ekonominya,maka bangsa itu pun kuat dan sehat.

Oleh.Latifabdul. 

Sesungguhnya manusia itu benar benar berada dalam kerugian, kecuali 
orang orang yang saling menasehati supaya mentaati kebenaran,dan 
nasehat menasehatilah dalam supaya menetapi kesabaran.QS.103:3 

Bismilahirahmanirrahiim 

Assalamu'alaikum wr wb 

Semoga ALLAH melindungi saya dari tipu daya setan yang terkutuk. 

Sesungguhnya,kalau kita memahami Islam dengan ilmu, dengan kepahaman 
yang sempurna, dengan pelaksanaan dan penghayatan Islam itu sungguh 
cantik dan membawa kemajuan2 dengan sendirinya. 

Jadi kalau kita dapat mempersembahkan islam yang cantik, indah dan 
membawa kemajuan2, tak perlu banyak berbicara untuk menarik orang 
kepada Islam, dengan sendirinya mereka akan melihat kecantikan dan 
keindahan Islam kemudian akan ikut pada Islam. 
Begitu pula kalau kita dapat mempersembahkan Islam yang cantik, 
indah, berkata sopan santun,ramah tamah, berkasih sayang, tolerensi, 
maju, kita tak perlu memikirkan musuh musuh, mereka akan jatuh 
tersungkur dengan sendirinya. 

Keindahan, kecantikan dan kemajuan2 Islam itu dapat dilihat dalam 3 
aspek. 

1. Aspek tuntutan dari ALLAH atau tuntutan dari islam maka lahirlah 
kemajuan. 

2. Aspek selamat menyelamatkan 

3. Aspek jika diperjuangakan akan menjadi penghibur. 

Jika kita ada ilmu, yang kita pahami, kita hayati dan kita amalkan 
atau kita implikasikan dalam kehidupan sehari hari, maka kita dapat 
melihat keindahan, kecantikan dan kemajuan2 dalam ketiga aspek 
tersebut yaitu; 

1.Aspek karena tuntutan/perintah dari Tuhan atau islam, melahirkan 
kemajuan2. Bila perintah perintah Allah atau perintah2 islam diikuti 
dengan baik dan sempurna, maka kemajuan tak perlu dipikirkan, tak 
perlu dicetuskan, maka akan lahir dengan sendirinya, yaitu buah dari 
mengikuti syariat, atau ayat2 Allah. 

Berikut ini ada beberapa contoh. 

Contoh(1) Allah memerintahkan wajib belajar.(QS.58:11) itu fardhu 
a'in setiap orang. Kalau wajib belajar, maka membangun tempat 
belajar, sekolah wajib dibangun. Tidak mungkin belajar dibawah pohon 
kayu. Kemudian tidak mungkin belajar dan menulis di tanah, maka 
membuat papan tulis, kertas dan pensil wajib di buat. 

Ini kemajuan bukan. Kemudian kertas tulis ingin dibuat, tentu ada 
fabrik yang membuatnya ada ratusan orang yang bekerja, ada bangunan 
lagi, ada alat2 mesin yang diperlukan lagi, dan terakhir perlu 
pertanian untuk bahan kertas. Perintah wajib belajar saja sudah 
membawa kemajuan2 yang pesat. Ajaran islam dengan otomatik membawa 
kemajuan2 dalam masarakat. 

Menciptakan banyak lapangan kerja untuk pemuda2nya.Tidak habis di 
situ saja, murid murid perlu tranportasi, alat2 penerangan,lestrik, 
perlu bangku meja dan setrusnya..... 

Contoh (2), Allah mewajibkan umat Islam shalat. Maka perlu dibangun 
sumber air bersih untuk ambil air wudhuk, perlu tikar untuk shalat, 
tidak mungkin shalat di tanah, haruslah diatas tikar yang bersih. 
Perlu berpakaian bersih dan rapi. Tidak mungkin lagi shalat menutup 
aurat dengan daun yang lebar. 
Maka perlu dibangun fabrik2 kain, pertanian kapas dan fabric membuat 
baju. ..dan seterusnya.... 

Ini kemajuan2 dan kemakmura rakyat yang dihasilkan oleh sebuah 
perintah ayat Allah swt. Ajaran Islam bukanlah ajaran yang membawa 
hidup kemiskinan dan keterbelakangan yang dituduh oleh orang orang 
lain. 

Kemajuan kemajuan yang dicapai oleh umat Islam adalah kemajuan2 yang 
diperintah oleh Allah dan barakah. 

Sedangkan kemajuan2 yang dicapai oleh orang lain datang dari fitrah 
manusia, tidaklah barakah. Itulah bedanya. 

Sebenarnya umat Islam akan lebih cepat membuat kemajuan karena 
dibuat atas perintah Allah, bukan karena tuntutan fitrah manusia. 
Kalau atas dasar fitrah, manusia tidak sanggup bersusah susah. Kalau 
atas dasar fitrah burukpun tidak apa, tidak halal pun tidak apa, 
merugikan orang lainpun tidak apa. 

Tapi kalau dasar tuntutan Allah, tidak sanggup ala kadarnya, tidak 
sanggup membuat barang2 yang merugikan orang lain, tidak sanggup 
membuat barang2 yang kurang aman, berbahaya untuk kesehatan dll. 
Barang barang yang dibuatnya adalah barang barang yang baik, bersih, 
aman , berquality tinggi dan halal. 

Sekarang aneh kalau pihak lain menyebut Islam miskin, terbelakang. 
Mengapa terjadi begini? Pada hal siapa yang memberitahu ajaran2 
islam ? Ulama ulama, Islamic scholar , yang memberi tahu dan 
mengajarkan bukan?. 

Kalau ulama ulama ,usztad2 dan khotip2 tidak memberitahu ajaran 
ajaran Islam umat tidak tahu. Peliknya orang yang memberitahu 
tentang ajaran ajaran Islam itu, dia yang tidak ada kemajuan. 

Disetiap negara2 Islam ada jemaah, atau organisasi2 islam, tapi 
tidak maju, apalagi membawa kemajuan untuk umat. Sepatutnya mereka 
yang tahu islam mesti maju, tapi orang lain yang lebih maju. Itu 
menunjukan qaidah dan pendekatan, pemahaman islam salah, misguide, 
misinterpretation atau salah kaprah. 

Dengan adanya TV, kita dengan mudah melihat masarakat Islam diluar 
negeri. Kita sangat sedih melihatnya pada umumnya kehidupan 
masarakat islam sangat miskin, kurang kemajuan. Tergantung kepada 
pertolongan negara2 non Islam. 

Dari Negara Afrika, Sudan,Moroko, Mesir, Saudi Arabia(dimana 
lahirnya agama islam), Syeria, Iraq, Iran, Afganistan, Pakistan, 
negara2 bekas jajahan Uni soviet, China, Thailand, Philipine, 
Malaysia, dan Indonesia. .. 

Lihat lah HAMAS yg menang pemilihan umum, tapi tdk bisa menggaji 
pegawainya,karena tidak ada sumber keuangan dll. 
Bagaimana Khilafah Islam(HTI) apakah organisasi islam ini kuat 
ekonominya, apakah bisa mensejahterakan umat islam? 

Negeri Saudi Arabia sumber pencentak ulama2 sedunia, dan lahirnya 
agama islam dan Nabi Muhammad saw, tapi pemuda2nya banyak yang 
menganggur,tidak ada lapangan kerja.(pada umumnya kebutuhan2 pokok 
rakyatnya di import dari luar negeri dibayar dengan dollar minyak.) 

Pernah kita melihat prodak2/barang2 "made ini Saudi Arabia "di 
Mall2,Tidak ada bukan? Itulah buktinya bahwa ulama2 Arab melupakan 
perintah ALLAH diatas untuk mendirikan bermacam bidang industri2 

Bahkan orang orang yang memperjuangkan islam lebih miskin, miskin 
ilmu dan harta dari pada orang tidak berjuang. Berapa banyak Jema'ah 
Islam di Indonesia dan negara2 islam lainnya yang terbelakang, 
miskin. 

Oleh sebab itu bila berkuasa sedikit, ingin maju, berbuat seenaknya 
saja, kadang kadang tersangkur dengan perbuatan diktator, korupsi 
dan ingin mendirikan negara Islam(Hamas). 

Yang juga salah kaprah, diktator dan menzolimi sekte2 agama yang 
berbeda dengan penguasa.Tidak ada jaminan dan kemerdekaan bergama 
dari pemerintah. "There is no religious freedom" Seperti negeri 
Komunis saja. 

Jadi sampai sekarang umat islam, atau negara2 Islam tidak maju 
kenapa? Karena cara pemimpin2 itu tidak sesuai dengan perintah2 
Allah. Tidak ada model atau contoh, hanya berbicara saja. 

Kalau sudah berbicara soal ekonomi dan uang dituduh orang duniawi, 
orang yang tidak memikirkan hari akhirat atau materialist. Cara 
menyuruh umat untuk maju yang tidak sesuai. Dia menyuruh hanya atas 
dasar fitrah dan bangsa. Tapi tidak bisa membuat contoh atau 
teladan. 

Sebagaimana sunnah Rasulullah mencari nafkah. Beliau adalah seorang 
bedagang yang berprestasi dan kaya raya,dijuluki `Al Amin" artinya 
orang yang jujur dan amanah. Istrinya pun adalah saudagar yang kaya 
raya. 

Mana ulama2 yang mengikuti sunnah Rasul ini pada zaman ini,mereka 
sudah mengabaikannya.Bukan? Kalau ada satu dua ulama2 saja dari 
sekian ribu banyak ulama2,usztad2 di Indonesia. 

Mereka tidak mengatakan kalau kemajuan itu dituntut oleh Allah, maka 
pendorongnya tidak kuat. Sebab itu negara negara islam miskin, 
jemaah2 atau partai2 islam miskin. Karena salah dipimpin oleh 
ulama,usztad dan pemimpin.(tidak semua ulama,usztad2 tapi sebahagian 
besar ulama,usztad). 

Kalau sekiranya ulama2/usztad2 mengatakan kemajuan dan kemakmuran 
itu adalah perintah dari Allah, maka sudah pasti umat akan berjuang 
untuk maju, sudah pasti umat akan bekerja keras untuk memajukan 
pertanian, membuat fabrik2 dan memberikan lapangan kerja untuk 
pemuda dan pemudinya yang banyak. 

Sayangnya sampai sekarang masih banyak ulama ulama/usztad2 yang 
kurang memahami perintah2 Allah untuk kemajuan. 

Yang banyak kita dengar dan kita baca di buku2 adalah seperti 
berikut dibawah ini: 

(1)Rasulullah saw melihat bahwa di syurga itu 
kebanyakan orang orang miskin, sedangkan dalam neraka 
kebanyakan wanita2HR Muslim-BukharI. 

(2) "Orang kaya susah masuk ke pintu syurga karena banyak 
pertanyaan2 dan merangkak, sedangkan orang miskin segera 
masuk syurga karena tidak ada pertanyaan tentang harta(HR.Tarmidzi) 

(3). Rasulullah berdoa kepada Allah swt," Yaa Allah jadikanlah aku 
seorang miskin dan matikanlah aku dalam kemiskinan"HR Muslim 

(4). Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, "Allahummaj `al 
rizqa aali muhammadin quutaa" yang artinya "Yaa Allah, jadikanlah 
rizki keluarga Muhammad sekedar kebutuhan pokok" (HR. Imam Muslim). 

Cobalah anda sekali sekali mengadakan survey kemesdjid2. Apakah ada 
ulama2, atau khotib2 yang menyampaikan bahwa jaran2 islam itu 
memberikan kemajuan; baik kemajuan akhlaq maupun kemajuan 
pembangunan, ekonomi, technology, kesehatan dll. Kalau ada mungkin 
dari 100 ulama 1-2 orang yang bisa mengatakan bahwa ajaran islam itu 
membawa kemajuan, kemakmuran, kedamaian, keharmonisan hidup didunia. 

Ada duabuah perintah ALLAH yang juga anda tidak pernah mendengarnya 
di mesdjid2 pada bulan Ramadhan ini seperti dibawah ini.Ini adalah 
perintah TUGAS dari ALLAH kepada seorang muslim. 

Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Saleh. Saleh 
berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu 
Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan 
menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, 
kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat 
(rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)." ).(QS.11:61) 

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa 
bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al 
Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan 
keadilan. Dan Kami ciptakan besi (perak, aluminium, minyak,atom dll) 
yang padanya (1)terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfa'at 
bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi,prak dll) dan supaya 
ALLAH mengetahui siapa yang (2)menolong /mempertahankan(agama) Nya 
dan rasul-rasul-Nya padahal ALLAH tidak dilihatnya. Sesungguhnya 
ALLAH Maha Kuat lagi Maha Perkasa.QS.57:25 

Jelaslah dengan mentaati perintah ALLAH diatas sebagai kewajiban 
seorang muslim kepada ALLAH, maka berdirilah bermacam industri2 
terbukalah jutaan lapangan kerja untuk pemuda2, untuk kesejahteraan 
masarakat, dan manusia pada umumnya akirnya menjadi masarakat yang 
Madani yang dinginkan oleh ALLAH swt. 

Jadi jelas sekali kenapa negara2 Islam atau jemaah islam tidak ada 
kemajuan karena ulama ulamanya tidak menyampaikan ayat ayat Allah 
yang berkenaan dengan kemajuan,, ekonomi, kemakmuran, science dll. 
kepada umatnya. 

Alhamdulillah, dengan penyilaman/pencarian rahasia2 ALLAH di Al 
Quran bertahun tahun, maka ketemulah kunci atau rahasianya itu apa 
yang saya tulis diatas.Semoga pemuda2 islam dapat manfaatnya, dan 
marilah kita renungkan kembali dan mengintrospeksi pemahaman ajaran 
islam kita selama ini. 

Bahwa ajaran islam itu sudah kita yakini pasti membawa kemajuan2 
baik untuk pribadi,keluarga,masarakat,bangsa maupun untuk organisasi 
dan partai2 baik akhlaqnya,maupun materialnya. 

Rezeki atau Uang adalah bentuk hadiah2 dari ALLAH swt. Kalau tidak, 
berarti pemahamannya perlu di koreksi. 

Hadits: Sebaik baik pertolongan atas taqwa kepada Allah swt 
adalah "harta-uang".HR Muslim. 

(Betapa tidak, seseorang yang tidak memiliki harta-uang (alias 
miskin), akan habislah waktunya untuk mencari makan, pakaian, rumah 
dan kebutuhan anak-anak, sekolahnya, kebutuhan pokok lainnya dalam 
kehidupan sehari harinya. Belum lagi diharapkan kepada kesulitan-
kesulitan yang tidak bisa diatasinya, kecuali dengan harta-uang. Hal 
mana akan menghalangi dia untuk berzikir dan berpikir. Kemudian 
tidak akan mendapat kesempatan beribadah haji, zakat, sedekah dan 
amal-amal saleh lainnya. Kemiskinan mudah menjadikan orang kepada 
kufur.) 

Wassalamu'alaikumwrwb 

Note.silakan kirim artikel ini kepada kawan2 yang tersayang. 

Untuk detailnya silakan lihat ini; 
http://latifabdul.multiply.com/journal/item/30 
http://latifabdul.multiply.com/photos/album/91


Kirim email ke