Kelompok Yahudi Neturei Karta
yang berpusat di AS selama ini dikenal sebagai duri dalam daging bagi
gerakan Zionisme Internasional. Walau sama-sama berdarah Yahudi, namun
orientasi perjuangan antara Neturei Karta dengan
Zionis-Israel amat berbeda. Jika Zionis-Israel mengagungkan dan
menyucikan Talmud, maka kelompok Yahudi Ortodoks menuding bahwa Talmud
adalah kitab iblis yang telah ‘mencemari kesucian’ Taurat yang
diturunkan Tuhan kepada Musa.

Secara berkala, Kelompok Yahudi Neturei Karta melakukan
aksi unjuk rasa di seluruh dunia, terutama di Yerusalem, Inggris, dan
AS, dan mensosialisasikan bahwa kaum Yahudi telah ditakdirkan Tuhan
untuk diaspora dan tidak memiliki negara. “Kami tidak setuju
dengan pembentukan negara Israel. Kaum Zionis telah memperkosa Yudaisme
dan menungganginya untuk ambisi politik. Yudaisme tidak mengenal Talmud
dan negara Israel!” tegas Rabi Yisroil Dovid Weiss, Juru Bicara Neturei Karta 
AS.

Pada 24 Juli lalu, kelompok ini lagi-lagi menggelar aksi unjuk rasa. Kali ini 
bertepatan dengan hari kesembilan bulan Av—yang
dianggap sebagai hari terkelam dalam perjalanan bangsa Yahudi di mana
orang-orang Yahudi meyakini ribuan tahun silam Kuil Sulaiman telah
dihancurkan oleh mush-musuh Tuhan. Ribuan kaum Yahudi Ortodoks
menggelar aksi di depan Konsulat Israel di New York AS.

Juru Bicara Neturei Karta
lagi-lagi dengan lantang menyerukan agar kaum Yahudi AS khususnya dan
Yahudi seluruh dunia umumnya tidak lagi mendukung keberadaan negara
Zionis-Israel. “Hapuskan Israel dari muka bumi!” demikian teriak
mereka. Neturei Karta juga membuat situs yang memuat seluruh aksi-aksi
mereka. Silakan lihat di www.nkusa. Org.

Patut diketahui, ketika Presiden Iran dalam satu acara di Teheran
menyampaikan pidato dan dengan lantang mengatakan agar dunia menghapus
Israel dari peta bumi, maka kelompok Neturei Karta dengan respon yang
sangat cepat mengamininya dan bergandengan tangan dengan seluruh
aktivis kemanusiaan dunia untuk bersama-sama berjuang menghilangkan
eksistensi negara Israel dari muka bumi sampai hari akhir.

Logikanya adalah, jika orang-orang Yahudi Ortodoks saja menyadari
bahwa keberadaan negara Zionis-Israel adalah tidak sah dan ideologi
Zionisme adalah ideologi iblis, maka alangkah lucunya jika ada orang
yang sama sekali bukan berdarah Yahudi tapi begitu mati-matian membela
Zionis-Israel. Dengan demikian, mereka sesungguhnya telah
memperlihatkan kebodohan dan kenaifan mereka sendiri. Kita tentu tidak
demikian. (Rizki)

        


  


      __________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail.yahoo.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke