assalamu'alaikum
sedikit ganjalan pada hati saya
tentang munculnya gerakan membuat pemerintahan
"daulah islamiyah" atau khilafah islamiyah di
indonesia.dimana setelah saya berbincang berdialog
dengan teman teman saya satu kampus yang pro dengan
itu.
saya bisa ambil kesimpulan landasan mereka
adalah daulah madinah atau kepemimpinan nabi di
madinah
begitu mungkin.
cuman berkali-kali,saya baca di imel , forum
bahwa pemerintahan murni berdasar islam itu tidak ada.
saya kira terlalu jauh kesana
saya coba baca keadaan sekarang
ada kelompok yang getol sekali memperjuangkan
penerapan syari'at islam di negeri ini
sebut saja HT , MMI , dsb.
sampai sampai pada bencana banjir di bojonegoro
kemarin
teman saya sempat kirim gambar spanduk
bertuliskan "Tanpa syariat islam kita menderita"
saya sedikit tersenyum ketika baca spanduk itu
di satu sisi bisa di lihat sebuah petuah
atau di satu sisi lain bisa di lihat sebagai sebuah
ejekan " salahmu dewe ga gawe syari'at islam , ikilo
balesane" timpuh teman saya :D.
mereka beranggapan carut marutnya negeri ini hanya
bisa di selesaikan dengan khilafah.
bahkan ketika bennazir butto meninggal saya sempat
"nyambangi" situs e HT , ada headline besar yang
mengagetkan saya "tewasnya sang ratu dugem".
mungkin benar sejarah yang mereka ungkap
tentang benazir seperti itu , tapi apakah perlu ,
apakah pantas, kelompok yang getol mengatakan
mengikuti sunnah nabi malah mengejek orang yang sudah
meninggal yang notabene satu agama.saya jadi teringat
ketika harus mengantar tetangga di kampung saya ke
liang lahat.pak mudin bertanya kepada pelayat "niki
tiang sae nopo tiang awon ??" semua pelayan bilang
sae.. , sepulang itu saya bertanya kepada abah saya ,
"kok harus di tanya sih , wong wis jelas maling ngunu"
abah saya bilang begini
"sing mati kudu di sepuro kesalahane
termasuk,menyebarkan berita baik tentang dia, iku adab
nya "
back to topik
ketika ada orang posting berita di forum kaskus.us
tentang "ba'asyir , khilafah , amrozi dsb"
pasti di hujat , di maki-maki, di katakan kambing
bangkot,ATURAN KUNO GA JAMAN , BARBAR DSB.
dalam hati saya merenung
apakah ia klo memang itu aturan dari tuhan di katakan
ga jaman , kuno , wong semuanya ini milik tuhan
ini yang salah pendapatnya,sosialisasinya.
apakah ada fatwa dari nabi tentang penerapan syari'at
islam model arab saudi di seluruh dunia?
karna menurut pandangan saya
kaum konservatif itu mungkin "kurang tepat"
menafsirkan sebuah fatwa atau saya yang salah mohon di
koreksi
1. yang perlu di terapkah adalah "sifat" Syari'at
islam itu sendiri yaitu adil dan bijaksana. mengenai
model dan bentuknya tergantung zaman dan karakter
sebuah bangsa.
2. bukan "memaksakan" menerapkan model dan bentuk
syari'at islam seperti di arab saudi yang bagi
sebagian orang adalah bukan jamannya lagi, dan
tidak sesuai dengan karakter bangsa kita.
bagaimana menurut pakde pakde di KMNU disini ?
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs