Anam,

Kekhawatiran ente terlalu berlebihan. Ya benar, memang sebagian
intelektual Indonesia terpengaruh oleh pola pandang, persepsi, bahkan
ideologi Barat. Tapi saya pikir tidak selamanya keterpengaruhan itu
negatif. Bahkan bagi saya, pemikiran Barat justru memperluas cakrawala
kita untuk memandang dunia ini. 

Saya tidak mendewakan pemikiran Barat. Bahkan menurut saya pemikiran
Barat bukanlah sesuatu yang final. Dan bisa terus dikritisi dan
dikembangkan. Sama saja kita bisa mengembangkan pemikiran Islam,
Indonesia, pesantren, dll. 

Jadi, penelitian terhadap kondisi sosial Indonesia, bagi saya
merupakan pengayaan keilmuan kita. Tidak murni karena tangan-tangan
Barat yang ingin menghancurkan kita. Kalau ada kekhawatiran berlebihan
seperti itu namanya West-phobia. Bagi saya jangan terlalu keras lah.
Melihat sisi negatif Indonesia -bagi saya- merupakan sebuah sikap
kritis untuk memperbaiki Indonesia sendiri. Seperti yang dilakukan
oleh Mas Abd A'la, dll.

Masalah kita menjadi maf'ul atau menjadi fail bagi saya itu tidak bisa
dilihat secara sepintas. Sehingga yang fail hanya akan selamanya
menjadi fail, yang maful menjadi maful. Dalam kajian Prancis
kontemporer, tidak ada manusia yang beraktifitas tunggal, bahkan
ditegaskan semua individu itu mempunyai sikap dan sifat yang plural.
Ia bisa menjadi fail dan bisa menjadi maful di tempat lain. Ia menjadi
guru, tapi di tempat lain ia menjadi murid. Di pesantren, ada ustad
yang galak di kelas saat mengajar, tapi kalau ketemu kyainya ia akan
menunduk, tidak akan berani menengadahkan kepalanya, bahkan tidak
berani bicara sepatah kata pun. Pluralitas sikap, sifat, ini perlu
dikaji lebih dalam. Sehingga kita tidak semena-mena mencap keabadian
fail dan maful karena di jam sekian si zaid memukul Amr. Bisa jadi di
jam berikutnya si Amr yang memukul Zaid. 

Manusia pluralis merupakan tema yang sedang marak dikaji oleh para
sosiolog Prancis sejak tahun 1990. Mengatasi problem Indonesia tidak
cukup hanya dengan kebencian yang berlebihan kepada Barat, dan
kedongkolan kita karena kita menjadi maful saja. Justru ketika kita
terlalu fokus terhadap kemafulan kita, ini yang lebih repot. Kita
tidak percaya diri. Padahal Indonesia telah berabad-abad memiliki
peran di dalam pembangunan bangsanya, bahkan di dalam memerdekakan
dunia ketiga, khususnya di jaman Bung Karno. Kita telah lama menjadi
fail, tapi kita tidak menyadarinya. Justru itu yang problem. 

Bangsa Indonesia telah lama menjadi fail, tapi kita tidak sadar.
Penemuan-penemuan bangsa Indonesia seperti konsep pancasila, konsep
demokrasi pancasila, pembuatan pesawat gatotkaca, swasembada beras di
jaman pak harto, konsep bhineka tunggal ika, sampai pada hacker2
handal, dan teknologi para penjiplak Vcd2, dll merupakan aset bangsa
yang harus kita hargai. Janganlah terlalu benci pada Barat sehingga
melupakan diri kita sendiri. Karena meski kita menjadi maful, tapi di
saat yang bersamaan kita bisa menjadi fail. 

Orang Barat pun seperti itu. Barat tidak risau saat menjiplak Ibn
Rushd, Ibn Sina, di abad pertengahan, dan mempelajari budaya timur dan
Islam di abad kontemporer. Sebab mereka belajar pada Timur bukan untuk
selamanya belajar, tapi untuk mengajar dan mengembangkan yang ada di
dunia ini. Sebab Ilmu itu bukan milik satu bangsa saja, tapi milik
seluruh umat manusia. Maka benarlah ucapan Ai Haibara pada Mitsuhiko
Tsuburaya di dalam sebuah novel: Ilmu bukanlah darimana kamu belajar,
tapi di mana kamu menerapkannya dan mengembangkannya. 

Ya karena kita bisa menjadi maful, sekaligus menjadi fail. Sebab
terkadang kita mempunyai dua posisi dan dua peran sekaligus. Saya
pikir ini sudah dibahas dalam Bab Istighal al-Mahal (posisi yang
ambigu/ganda).

Salam Hangat Dari Jember
Robith Qoshidi






--- In [email protected], "Kh Anam" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas Muqsith,
> Kalau sudah sampai pada bab na'ibul fail itu justru malah berbahaya,
tetep
> maf'ul tapi dibikin gembira dengan harakat rofa'; menjadi maf'ul
tapi gak
> jelas siapa fai'nya; menjadi anjing yang dipukul tapi tidak jelas
siapa yang
> mukul. (Hehe Baso kadang2 berlebihan, kalau dalam jurumiyah kan yang
dipukul
> sama said kan umar, bukan kalban).
> 
> Nah fasal tentang nai'bul fail itu kalau boleh meminjam Edward
Sa'id-nya Mas
> Baso itu sudah sampai pada bab "Orientalisme Tangan Kedua", yakni
pada saat
> para orientalis sudah bisa bersuara melalui mulut orang-orang pribumi.
> Modusnya adalah dengan cara menyekolahkan orang-orang pribumi ke negeri
> barat, dicuci otaknya, lalu dikasih minum susu (hehe, seperti saat
mi'raj)
> lalu disuruh berbicara tentang timur dengan model berfikir barat
tapi atas
> nama orang timur sendiri. Lihat semua skrepsi, tesis, desertasi, selalu
> berkisah tentang timur: Misal tentang Islam madura, dll. Tidak
pernah ada
> penelitian tentang rasisme di negeri barat, dan tema-tema sejenis.
> 
> Jadi begitu,
> salam semuanya
> Anam
> 
> 2008/2/19 Abd. Moqsith Ghazali <[EMAIL PROTECTED]>:
> 
> >   Pak A`la,
> >
> > mestinya kita tak perlu khawatir ketika NU menjadi maf`ul. Sebab,
suatu
> > waktu maf`ul bisa menjadi na`ibul fa`il. Maf`ul bihi bisa mengganti
> > kedudukan fa`il, sehingga ia tak lagi dibaca nashab. Sebagaimana
fa`il,
> > na`ibul fa`il pun dibaca rafa`. Begitu kan dalam kitab asymawi
yang dahulu
> > diajarkan ustad di pesantren.
> > Dalam al-Qur'an disebut: wa khuliqa al-insanu dha`ifan. Kalau
> > dieksplisitkan, kata guru saya di kampung, ayat itu akan berbunyi: wa
> > khalaqa Allah al-insana dha`ifan. Tapi, apa boleh buat, lafadz
Allah sebagai
> > fa`il harus rela dibuang untuk digantikan lafdz al-insan sebagai
na`ibul
> > fa`il.
> >
> > NU boleh (jawaz) menjadi fa`il, naibul fa`il dan maf`ul, he.....
> >
> > Sith
> >
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: Abd A`la <[EMAIL PROTECTED] <alabasyir%40telkom.net>>
> > To: KMNU NU Cabang Mesir
<[email protected]<kmnu2000%40yahoogroups.com>
> > >
> > Sent: Tuesday, February 19, 2008 1:57:04 PM
> > Subject: [kmnu2000] Fa'il-Maf'ul
> >
> > Tulisan mas Muqsith tantang fa'il dan maf'ul cukup
> >
> > menarik. Hidup adalah dinamika.
> >
> > Saya setuju bahwa kehidupan ini merupakan proses, ada
> >
> > dinamika dan geliat. Kita memang tidak akan pernah
> >
> > sempurna. Orang Jawa tidak mungkin menjadi Jawa asli.
> >
> > Demikian yang lain. Kita tidak mungkin mengisolasi dari
> >
> > realitas gerak kehidupan yang ada dis ekitar kita.
> >
> > Pengaruh luar -mau tidak mau, disadari atau tidak -pasti
> >
> > akan menjadi bagian dari identitas dan kehidupan kita. Mas
> >
> > Maqsith, misalnya, nampak sekali penguasaannnya terhadap
> >
> > ilmu nahwu. Tapi kita tidak bisa mengingkari, dia
> >
> > melakukan pemaknaan baru. Dari mana pemaknaan ini? Nah
> >
> > hasil dialog mas Maqsit6h dengan dunia luar. Karena itu,
> >
> > yang dituntut bagi kita bukan mengisolasi diri, tapi
> >
> > bagaimana melakukan dialog kritis dengan dunia sekitar
> >
> > kita
> >
> > Selamat dan terima kasih untuk semua
> >
> > abd a'la
> >
> > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
> >
> > Bagi anda Pelanggan TELKOM di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.
Nikmati
> > Hari SABTU & MINGGU Anda untuk Internetan dengan tarif murah TelkomNet
> > Instant, CUMA Rp.100/menit ALL IN (termasuk pulsa telepon).
> >
> > Nomor Akses : 080989999
> >
> > User name: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Password : telkom
> >
> > Ayo buruan, promo ini cuma berlaku sampai 31 Desember 2007
> >
> > <!--
> >
> > #ygrp-mkp{
> > border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px
> > 14px;}
> > #ygrp-mkp hr{
> > border:1px solid #d8d8d8;}
> > #ygrp-mkp #hd{
> >
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px
> > 0px;}
> > #ygrp-mkp #ads{
> > margin-bottom:10px;}
> > #ygrp-mkp .ad{
> > padding:0 0;}
> > #ygrp-mkp .ad a{
> > color:#0000ff;text-decoration:none;}
> > -->
> >
> > <!--
> >
> > #ygrp-sponsor #ygrp-lc{
> > font-family:Arial;}
> > #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
> > margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
> > #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
> > margin-bottom:10px;padding:0 0;}
> > -->
> >
> > <!--
> >
> > #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean,
> > sans-serif;}
> > #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
> > #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
> > sans-serif;}
> > #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
> > #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
> > #ygrp-text{
> > font-family:Georgia;
> > }
> > #ygrp-text p{
> > margin:0 0 1em 0;}
> > #ygrp-tpmsgs{
> > font-family:Arial;
> > clear:both;}
> > #ygrp-vitnav{
> > padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
> > #ygrp-vitnav a{
> > padding:0 1px;}
> > #ygrp-actbar{
> > clear:both;margin:25px
0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
> > #ygrp-actbar .left{
> > float:left;white-space:nowrap;}
> > .bld{font-weight:bold;}
> > #ygrp-grft{
> > font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
> > #ygrp-ft{
> > font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
> > padding:5px 0;
> > }
> > #ygrp-mlmsg #logo{
> > padding-bottom:10px;}
> >
> > #ygrp-vital{
> > background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
> > #ygrp-vital #vithd{
> >
> >
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
> > #ygrp-vital ul{
> > padding:0;margin:2px 0;}
> > #ygrp-vital ul li{
> > list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
> > }
> > #ygrp-vital ul li .ct{
> >
> >
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
> > #ygrp-vital ul li .cat{
> > font-weight:bold;}
> > #ygrp-vital a{
> > text-decoration:none;}
> >
> > #ygrp-vital a:hover{
> > text-decoration:underline;}
> >
> > #ygrp-sponsor #hd{
> > color:#999;font-size:77%;}
> > #ygrp-sponsor #ov{
> > padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
> > #ygrp-sponsor #ov ul{
> > padding:0 0 0 8px;margin:0;}
> > #ygrp-sponsor #ov li{
> > list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
> > #ygrp-sponsor #ov li a{
> > text-decoration:none;font-size:130%;}
> > #ygrp-sponsor #nc{
> > background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
> > #ygrp-sponsor .ad{
> > padding:8px 0;}
> > #ygrp-sponsor .ad #hd1{
> >
> >
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
> > #ygrp-sponsor .ad a{
> > text-decoration:none;}
> > #ygrp-sponsor .ad a:hover{
> > text-decoration:underline;}
> > #ygrp-sponsor .ad p{
> > margin:0;}
> > o{font-size:0;}
> > .MsoNormal{
> > margin:0 0 0 0;}
> > #ygrp-text tt{
> > font-size:120%;}
> > blockquote{margin:0 0 0 4px;}
> > .replbq{margin:4;}
> > -->
> >
> > __________________________________________________________
> > Looking for last minute shopping deals?
> > Find them fast with Yahoo! Search.
> > http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >  
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke