Judul Buku: LESBUMI (Strategi Politik Kebudayaan)
Penulis: Chairatun Chisaan (Ning Ntis)
Testimoni: H. Misbach Yusa Biran
Penerbit: LKiS Yogyakarta, Maret 2008
Tebal Buku: xvi + 247 halaman
Harga: Rp. 34.500
Website: http://www.lkis.co.id


LESBUMI, Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia,
adalah sebuah lembaga kebudayaan yang berafiliasi
dengan Partai NU (Nahdhatul Ulama) saat organisasi ini
menjadi partai politik tahun 1960-an.

Kehadiran Lesbumi dianggap sebagai penanda kemodernan
di tubuh NU. Modern jika dilihat dari pandangan
NU—melalui Lesbumi—yang sama sekali baru terhadap
seni-budaya, dan modern jika dilihat dari
personifikasi ketiga tokoh pendirinya: Djamaluddin
Malik, Usmar Ismail, dan Asrul Sani. Inilah respons NU
terhadap modernitas, terutama menyangkut relasi agama
dan politik dalam konteks “kemusliman” melalui
pendefinisian ulang seni-budaya “Islam”.

Pertanyaannya sekarang: Mengapa Lesbumi 'seolah'
lenyap dari perbincangan sejarah seni-budaya dan
politik (di) Indonesia? Buku ini menyediakan
jawabannya!


Salam hangat sekali,

Wan Akhmad Fikri AF.


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

Kirim email ke