PEMBUKAAN RUMAH BUDAYA
"AKAR"
"Bulan April, Bulan Sadar Budaya"
TERBUKA UNTUK UMUM
ACARA : SARESEHAN BUDAYA
TEMA : "Membangun kembali budaya MASISIR"
Pembicara :
1. Udo Yamin Efendi Majdi (Sastrawan)
2. Romli Syarqowi (Pengamat Sosial)
3. Desi Hanara (Aktifis Perempun)
Penampilan :
1. Teater SAMAS
2. Akustik OBELISK
3. Biola MISSANE
4. Kecapi TONY
5. Seruling AYENK
6. Monolog HAMID AFIF
Hari / Tanggal :
Senin, 7 April 2008
Waktu :
Jam 14.30 WK (Waktu Karet, tapi molornya 5 Menit saja)
Tempat :
Rumah Budaya "AKAR"
A 95/5 Swessry B, 10th District Nasr City Cairo EGYPT
(Masuk dari mahattah Mutsallats, sekitar 50 M menuju jalan Saqr Quraisy, di
bahu kanan jalan ada telepon umum Menatel. Letak bangunan Rumah Budaya, persis
di sebelah kanan Menatel).
Kontak :
Rumah Budaya
0115113067
ACARA INI, DIDUKUNG OLEH :
RUMAH MAKAN SRI KELANTAN 2
JURAGAN PHONE
EL-AKBAR TRAVEL
AMBON (BINTANG TIMUR)
WISMA NET
Rumah Makan NIL
Rumah Makan AL-BANTANY
GRIYA JAWA TENGAH
RAFI'I TRAVEL
Rumah Makan BISMILLAH
Rumah Makan SEHATI
ANAMI TRAVEL
Depot Lesehan La-Tansa
Rumah Makan Nujum
Rumah Makan Zahra
Rumah Makan Oriental
Agla Family Express
Gambaran Singkat
Rumah Budaya "Akar"
Apa itu Rumah Budaya "Akar"?
Rumah Budaya Akar adalah organisasi dengan tujuan meningkatkan kualitas
hidup, membangun kembali budaya Masisir sebagai bagian dari generasi bangsa.
Pembangunan dan peningkatan tersebut dilakukan melalui kerja budaya. Kerja
Budaya adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan cipta, rasa dan karsa
manusia. Rumah Budaya Akar terbentuk pada tanggal 31 Maret Tahun 2008, namun
secara resmi dibuka pada tanggal 7 April 2008 dengan acara berupa Sarasehan
Budaya. Rumah Budaya merupakan salah satu media untuk komunitas pekerja budaya
dan pekerja seni.
Visi:
Melakukan upaya-upaya untuk sadar budaya. Kesadaran yang dimaksud adalah
bahwa apapun yang kita lakukan selalu memiliki pondasi dasar yang tertanam kuat
jauh di alam bawah sadar kita.
Misi:
1. Menggali arti penting bahasa sebagai alat mengenal budaya
2. Meningkatkan semangat bergumul dengan literatur
3. Mengadakan kegiatan-kegiatan budaya
Rancangan Umum Acara Rumah Budaya:
· Orasi Budaya
· Talk Show
· Panggung Penyair
· Nonton & Bedah Film Bersama
· Bedah tokoh dunia
· Dialog Studi Budaya
· Teater, Pantomim, dan seni gerak lainnya
· Pameran seni, Fotografi, Lukisan, Karikatur, Desain Grafis, Desain Tata
Ruang, Kerajinan Tangan
· Penampilan Kebudayaan Daerah
· Konser Musik
· Bedah Buku
· Mengenal lebih dekat Budaya Mesir
· Seminar
· Presentasi & Dialog Hasil Riset/Penelitian
· Peringatan hari-hari besar Islam, Indonesia & Dunia
· Agenda Kebahasaan
· Jalan-jalan ke tempat-tempat kebudayaan Mesir
· Kajian Studi Perempuan
· Mimbar Bebas (Orasi bebas tentang hal-hal krusial yang bersangkutan dengan
hubungan pemerintah dan rakyat)
· Pagi Budaya (Diskusi santai tapi serius, membahas permasalahan/fenomena di
sekitar kita)
· Pagi Nusantara (Diskusi santai tapi serius, membahas permasalahan Bangsa
dan Negara Indonesia)
· Training Pengembangan Kepribadian
· Agenda Kampus
Ruangan Rumah Budaya
1. RUANG UTAMA
Tidak begitu luas, tetapi bukan alasan untuk tidak berkreasi. Ya, inilah
ruang utama, sebuah ruang inti dari semua acara di rumah Budaya, mulai dari
teater, ngobrol bareng, seminar, podium penyair, hingga panggung musik, dan
acara-acara umum lainnya.
2. RUANG PAMERAN SENI
Temukan kesenian dan kerajinan Masyarakat Indonesia Mesir (Masisir): mulai
dari lukisan, kaligrafi, fotografi, desain grafis, karikatur, desain tata
ruang, dan banyak lagi hasil kerajinan dan kesenian di Ruang Pameran Rumah
Budaya yang bisa anda beli atau sekedar menikmati.
3. RUANG BACA TULIS
Selain sebagai perpustakaan Rumah Budaya, di ruang inilah kita akan menemukan
berbagai macam karya tulis Masyarakat Indonesia Mesir (Masisir) yang bisa kita
baca. Diantara karya itu berupa: buku, makalah kajian, makalah seminar, jurnal,
buletin, modul, audio visual, dan banyak lagi hasil karya Masisir yang bisa
anda lihat, baca, dengar, rasakan atau sekedar menjenguk untuk mengobati rasa
jenuh di rumah.
4. MINI KAFE
Sebagai satu bagian yang utuh, Mini Kafe akan membantu memberikan kenyamanan
pada setiap orang yang hadir di Rumah Budaya. Mini Kafe menawarkan sajian
tradisional ala Rumah Budaya, dimasak secara alami dan dihidangkan secara
sederhana menggunakan bahan-bahan pilihan. Ada bakso, pecel, urap-urap, rujak,
bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, pisang goreng, ketela goreng, kentang
goreng, teh, kopi, susu, dan beberapa sajian ringan khas lainnya.
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.
[Non-text portions of this message have been removed]