Gus Jamal, saya pikir kita perlu ketelitian dalam membaca kitab kuning, 
khususnya dalam masalah 'ubudiyah. Sependek yg saya tahu, bahwa merokok bukan 
termasuk dari salah satu penyebab yg membatalkan shalat. Di sana hanya tertera 
makan dan minum di antara penyebab yg membatalkan shalat. Sementara merokok itu 
bukan termasuk makan dan minum. Ia adalah aktifitas sendiri. Sehingga ada ulama 
yg pernah berfatwa, bahwa merokok tidak membatalkan shalat. Meski setelah 
diteliti ternyata merokok mengandung proses memasukkan sesuatu ke dalam jauf, 
yg berbentuk nikotin. terlepas dari penelitian lebih lanjut itu, berarti ada 
keberanian fatwa dari ulama klasik bahwa merokok tidak membatalkan 
puasa--apalagi membatalkan shalat. Apalagi jika merokok itu menelurkan hal-hal 
yg positif, seperti imajinasi kreativ, atau jika tanpa merokok menjadikan akal 
tak berfungsi alias beku, maka saya berani memfatwakan wajib merkoko. 

Salam
Mukti Ali


----- Original Message ----
From: Jamaluddin Mohammad <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, April 12, 2008 20:05:12
Subject: [kmnu2000] Tuhan tidak merokok

Tuhan tidak merokok. Jadi, jangan bawa2 urusan Tuhan. Salat dan rokok jelas 
berbeda. hehehehehehehehhehh e

Saya mantan perokok berat. Dalam satu hari saya menghabiskan 2-3 bungkus rokok. 
Bagi saya, rokok itu nikmat, memperkaya inspirasi dan imajinasi. Apalagi sambil 
minum kopi. Wah, serasa di surga (meskipun saya belum pernah ke sorga, tetapi 
ketika saya merokok seakan saya dibawa ke sorga). Saya akan melupakan segala 
kenikmatan yang pernah saya rasakan. 

Itu dulu, ketika saya masih merokok. Saya sudah berhenti merokok dalam setahun 
ini. Saya meninggalkan rokok bukan karena takut terkena penyakit (paru2, 
jantung, impotensi, dll), apalagi takut salat saya tidak sah. Bagi saya, 
merokok itu pilihan. Pilihan berdasarkan kesadaran. Tuhan jangan dibawa2: 
sah-tidaknya salat bergantung pada syarat-rukun salat. Rokak tidak masuk dalam 
syarat-rukun itu. hehehe. Kecuali kalau salat sambil merokok. Itu persoalannya 
lain.

Jadi, jangan bikin hukum sendiri lah. Mau salat aja udah untung. Jangan bikin 
peraturan terlalu banyak. Nanti yang melanggar juga banyak. hehehe. Saya nurut 
kiai saya aja lah. Dia tidak banyak menuntut lebih. Apalagi sampai mengharamkan 
sesuatu yang belum tentu haram.

____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]


 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke