Fenomena PKB ini memang unik. Kalau Gusdur pada awal deklarasi PKB begitu optimis menggandeng Matori Abdul Jalil sebagai ketua tanfidziah pertama dan selanjutnya sukses mendepaknya, kemudian dilanjutkan menggandeng Alwi Syihab sebagai ketua tanfidziah kedua terus diulangi lagi sukses mendepaknya. PKB di bawah bayang-bayang Gusdur pun tampil dalam lima besar sebagai kontestan pemilu yang lalu. Maka episode ketiga ini menjadi menarik disimak, setelah Gusdur menggandeng keponakannya sendiri Muhaimin Iskandar sebagai ketua tanfdiziah ketiga, selanjutnya sukseskah Gusdur mendepak sang keponakan ???
Apakah nasib Muhaimin sang ketua tanfidziah akan menyusul pendahulunya Matori dan Alwi ??? ataukah justru Muhaimin yang membuat sejarah baru ??? Wallohu a'lam. Sebenarnya Partai-partai itu amat menentukan kinerja sistem politik nasional, semakin stabil partai-partai di negeri kita, maka akan semakin stabil sistem politik nasional kita. USA saja untuk mencapai stabilitas nasional politik mereka butuh waktu +/- 100 tahun, akankah kita menunggu 100 tahun juga untuk menuju stabilitas politik nasional yang mantab ??? Kalau emoh berkiblat(berkaca) pada USA kita mau merujuk ke mana ??? Wassalam Abdul Mu'iz > he,,, Mas klo bwt kesimpulan jangan ngawur kayak gitu,,, > kita jangan asal memvonis pkb dengan terburu-buru tanpa mengertahui fakta > yang > sebenaranya. kalau menurut saya konflik di PKB itu menunjukkan sikap > kedewasaan PKB sebagai > partai yang terbuka dan menjunjung tinggi kejujuran kader-kadernya. apa > anda bisa menjamin > partai-partai lain yang jarang sekali berkonflik itu bersih dari > permasalahan???? > setiap partai saya yakin juga punya masalah yang sama seperti PKB tetapi > mereka > seringkali berusaha menutup-nutupi masalah mereka dan lari dari > permasalahan yang ada. > HANYA PKBLAH YANG GENTLE,,,, > > > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: Tamim Asy. <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Sabtu, 3 Mei, 2008 02:22:20 > Topik: Re: [kmnu2000] PKB pkb > > > saya pikir kuncinya hanya satu mas..gusdur harus istirahat dari dunia > politik, bukan saya benci gus dur bahkan saya sangat menghormati dan > mencintainya tapi kayaknya gusdur sudah sangat lelah sehingga mudah > sekali kepentingan luar membisikinya, ..konflik pkb kali ini tidak seperti > konflik yang dulu baik dengan alwi shihab ataupun cak anam, bahkan > muhaimin didukung oleh hampir mayoritas DPW DPC, yang hadir di bogor > kemaren hanya yang takut beku :D > ach..kayaknya aku harus siap siap mencari alternatif pilihan ya..jangan > sampai suara saya mubazir hanya gara gara PKB gak bisa ikut pemilu 2009, > enaknya PPP, PKNU atau barangkali GOLKAR aja ya biar gak konflik terus > hehe..ach..aku lupa kalau ada PKS yang katanya partai paling bersih hehe > > DAMAILAH PKB ku...!!! > > suhaarjono <[EMAIL PROTECTED] ca> wrote: > Dengan segala respek, MLB PKB Gusdur dan MLB PKB Muhaimin hanya jadi > sarana rebutan kekuasaan elit PKB... > Malu bagaimana para kiyai itu yang notabene menjadi panutan berantem di > arena muktamar... sampai meja kaca rontok . > Aaah mungkin begitulah etika dan sopan santun orang-orang NU yang > berada di PKB. > Bagaimana nih para PKB-ers ? kapan PKB ngurusin konstituennya klo > berantem terus ? atau tradisi di PKB lain ? yaitu konstituen yang harus > mikirin para elitnya ? > > Jangan salahkan jika 2009 para konstituen PKB berpindah ke partai lain > seperti PPP, PKNU dan PKS yang tidak pernah konflik. > > Bagaimana bangsa bisa bangkit , jika kiyai dan ulama sudah berpolitik > tanpa etika ? > > Salam, > > Suhaar > > > > > > ------------ --------- --------- --- > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > ________________________________________________________ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! > Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ > > [Non-text portions of this message have been removed] > >
