Kayaknya munculnya sikap menindas atau tidak toleran (fenomena kaum ahmadiyah dikeroyok) adalah akibat banyak sebab, salah satu di antaranya adalah karena kita (umat islam kebanyakan di negeri tercinta ini) sudah terbiasa dengan given mata pelajaran (sejak SD atau madrasah): fiqh dan aqidah yang hanya satu madzhab, selalu diajarkan bahwa cara ibadah dan cara beraqidah madzhab tertentulah yang paling benar. Selanjutnya membela yang benar dengan menegakkan kebenaran adalah tugas mulia, maka tidaklah mengherankan kalau sikap berang terhadap segala penyimpangan dengan cara agresif dan destruktif diatasnamakan Tuhan.
Secara prinsip kita bisa saja menerima fatwa dari lembaga keagamaan yang memang punya otoritas untuk itu (MUI) yang menyatakan Ahmadiyah sesat. Tetapi ketika berhadapan dengan level implementasi (how to do it) bagaimana umat islam indonesia (mayoritas) menyikapi minoritas ahmadiyah, apakah mereka berhak hidup dengan segala keyakinan dan kepercayaannya ?? Maka dengan dalih kalau merasa islam ya harus tunduk pada pemahaman aqidah yang dianut umat islam kebanyakan kalau enggak itu namananya penyimpangan, apalagi kalau sudah didoktrin bahwa penyimpangan adalah kemurtadan dan pelaku murtad halal darahnya, maka fenomena pembakaran masjid ahmadiyah menjadi sesuatu yang niscaya. Opini Gus Mus (Mustofa Bisri) VS Hartono Ahmad Jaiz merupakan pelangi alam islam Indonesia saya tidak tahu apakah ini memperkaya khazanah dunia islam ataukah justru makin memperuncing kegalauan ??? Wallahu a'lam Wassalam Abdul Mu'iz > Masalahnya...... yang ngingetin yakin gak kalo dia gak kesasar?..... kalo > yakin, .... > Boleh jadi mereka pun yakin kalo gak kesasar... makanya gak mau di > ingetin... > toh tugas kita sebenarnya kan cuma saling mengingatkan.....bukan ngroyok > rame-rame...apalagi kalo yang dikeroyok adalah minoritas.... > Menurut saya yg jelas kesasar adalah orang yg selalu membawa2 nama tuhan > untuk menindas yg lain........ > Qur'an dan Hadist.. mutlak kebenarannya....cuman interprestasi > kita terhadapnya yg bisa berbeda...... > > > > ----- Original Message ---- > From: Muhammad Kholil Hamzah <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, May 15, 2008 3:49:42 AM > Subject: Re: [kmnu2000] Re:Apakah PBNU akan ikut melarang Ahmadiyah? > > > Kalo kesasarnya sendiri dan mau diingatkan sih nggak masalah, tapi kalo > sudah nggak mau diingatkan kalo salah, eh, malah ngajak orang untuk > kesasar juga. :-p > amint - wrote: >> >> >> mari kita sama sama baca dan renungi tulisan gusmus di >> webnya beliau tentang "salah jalan" >> >> Ketika orang dari Pasuruan mau ke Jakarta >> kemudian "kesasar" ke surabaya >> apakah harus kita pukuli rame rame dan di nyatakan >> gila. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > >
