dari Saudra Hamid Ketang:

Dear Teman-teman Yth,

Saya merasa kagum secara personal bahwa sosok KH. Dawam Sukardi, atau
yang disebut dengan Gus Dawam ini telah dipercakan untuk mengembangkan
Yayasan Jamiatul Ikhwan di Jakarta disamping dia juga diharapkan untuk
menjadi Caleg dari Parta Hanura di Dapil Pati. 

Yang lebih mengherankan juga bahwa, buku hasil terjemahan tentang
konsep konsep Aswaja oleh Abu Musa Al As'ari telah di beli oleh
perusahaan international di Singapore. Ini benar benar Ironi bahwa
PBNU kecolongan hasil karya  tokoh mudanya. (muslimmedia.com)

 
--- On Tue, 20/5/08, kmnu2000 Moderator
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:


From: kmnu2000 Moderator <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: File - Fiqih Sosial KH MA Sahal Mahfudh.doc
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, 20 May, 2008, 1:39 PM


File        : Fiqih Sosial KH MA Sahal Mahfudh.doc 
Description : Pada satu sisi, komunitas pesantren tradisional yang
dipimpin
para kiai oleh sementara kaum sosiolog sering disebut sebagai agent of
social
chance. Fatwa mereka didengar rakyat karena seakan-akan atas nama Tuhan.
Seakan-akan nasib rakyat ada di tangan mereka. Sering kali kekuasaannya
melampaui batas-batas geografis. Bahkan boleh jadi tidak ada hierarki.
Kekuatan
personal kiai di daerah bisa membatalkan keputusan ijmâ' muktamar.
Sesuka-suka "dia". Soalnya, masing-masing "dia" punya acuan  

Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/


Kirim email ke