menurut hemat saya, elok tu sikap dan langkah Bapak DR. H. Ahmad Rido dan Bapak 
H. Arwani Syaerozi MA, karena telah bersusah payah membangun dan mendirikan NU 
Maroko, ingat lo ... itu lillahi taala, setahu saya itu tidak ada gajinya, dan 
keduanya banyak menulis (tulisan Bapak Dr. H.Ahmad Rido pernah di muat di 
majalah Risalah PBNU, dan Bapak H. Arwani Syaerozi MA di muat di Risalah NU dan 
Majalah landuni).keduanya kader unggul NU, (seorang DR, dan seorang lagi calon 
DR)
Selamat dan kami bangga dan hargai sikap dan langkah anda berdua mendirikan NU 
maroko.
Semoga Allah bantu perjuangan anda berdua dan NU Maroko.
Allahuma Amiin.
 
Al-itihadu Asasul Quwa,
Timekaseh,
Mas Haji Amin Maulana,
Dept Quran Hadith
Academic Of Islamic Studies
University Of Malaya, Kuala Lumpur


----- Original Message ----
From: Nasrulloh Afandi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Sent: Sunday, May 25, 2008 12:07:57 AM
Subject: [kmnu2000] Fwd: [NU-Network] (Klarifikasi) Inilah Hasil Pertemuan 
Nahdliyin Maroko.



Ini hasil Musyawarah Nahdliyin di Maroko, Senin 21 April 2008.

To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
From: Nasrulloh Afandi <[EMAIL PROTECTED] com>
Date: Sat, 24 May 2008 08:37:38 -0700 (PDT)
Subject: [NU-Network] (Klarifikasi) Inilah Hasil Pertemuan Nahdliyin Maroko.

Salam
Maaf, bila Mengganggu.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, marak di beberapa milis(mailling List), 
entah apa tujuannya, ada dua orang; 1.Ahmad Ridho yang namanya ditambah 
al-mundiri an-nahrir Mengaku sebagai pendiri paguyuban mahasiwa NU di Maroko; 
2. Sdr.Arwani Saerozi mengaku ketuanya. 

Atas dasar itu, segenap lapisan Nahdliyin yang berdomisili di Maroko, dan 
beberapa tamu undangan yang dianggap perlu, mengelar rapat/musyawarah 
pada(Senin, Jam 20.00 GMT -OO, April 2008 M. lalu) di ibu kota Rabat Maroko.

Meski saya(pribadi) berhalangan hadir. 
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Ahmad Ridho dan Arwani Saerozi itu, 
dengan beberapa pertimbangan yang matang, forum menyepakati:

"Bahwa sampai detik ini belum ada paguyuban atau organisasi ke-NU-an apapun di 
Maroko. Dan segenap Nahdliyin Maroko telah memberikan teguran keras kepada 
saudara Ahmad Ridho dan Sdr. Arwani Saerozi yang telah lancang membajak NU 
Maroko tersebut".

Karenanya, barang kali ada publik yang bertemu dengan oknum yang mengaku-ngaku 
dari organisasi ke-NU-an di Maroko(entah mengaku apa nama organisasi NU-nya) 
Publik perlu hati-hati. 
Apalagi Sdr. Ahmad Ridho(entah apa maksud pribadinya) yang sering mengaku 
pendiri organisasi NU Maroko itu, sekarang sedang ada di Indonesia.

Sekian Terima Kasih

Nasrullloh Afandi
(Nahdliyin Biasa Yang Mencintai NU)

[Non-text portions of this message have been removed]

 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke