Nasrul, aja rebutan "mushalla". Kaya kiai tajugan bae! Heheheh
Biarlah, kita enggak usah risih terhadap orang yang mau memimpin/peduli
terhadap NU. Fastabiq al-khairaat.
Tinggal, kalau tujuannya baik kita dukung, tetapi kalau sebaliknya, maka kita
ingatkan. Kita harus membiasakan diri bersantai, tidak grasa-grusu, gampang
menilai, sering "tidak nyaman" dengan tindakan ataupun pikiran orang lain.
Saya yakin setiap orang punya potensi dan berhak untuk mengaktualisasikan
potensi itu.
Sekadar mengingatkan. Aja tersinggung. hehehehehehehehehehe
Nasrulloh Afandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ini hasil Musyawarah Nahdliyin di Maroko, Senin 21 April 2008.
To: [EMAIL PROTECTED]
From: Nasrulloh Afandi <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sat, 24 May 2008 08:37:38 -0700 (PDT)
Subject: [NU-Network] (Klarifikasi) Inilah Hasil Pertemuan Nahdliyin Maroko.
Salam
Maaf, bila Mengganggu.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, marak di beberapa milis(mailling List),
entah apa tujuannya, ada dua orang; 1.Ahmad Ridho yang namanya ditambah
al-mundiri an-nahrir Mengaku sebagai pendiri paguyuban mahasiwa NU di Maroko;
2. Sdr.Arwani Saerozi mengaku ketuanya.
Atas dasar itu, segenap lapisan Nahdliyin yang berdomisili di Maroko, dan
beberapa tamu undangan yang dianggap perlu, mengelar rapat/musyawarah
pada(Senin, Jam 20.00 GMT -OO, April 2008 M. lalu) di ibu kota Rabat Maroko.
Meski saya(pribadi) berhalangan hadir.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Ahmad Ridho dan Arwani Saerozi itu,
dengan beberapa pertimbangan yang matang, forum menyepakati:
"Bahwa sampai detik ini belum ada paguyuban atau organisasi ke-NU-an apapun di
Maroko. Dan segenap Nahdliyin Maroko telah memberikan teguran keras kepada
saudara Ahmad Ridho dan Sdr. Arwani Saerozi yang telah lancang membajak NU
Maroko tersebut".
Karenanya, barang kali ada publik yang bertemu dengan oknum yang mengaku-ngaku
dari organisasi ke-NU-an di Maroko(entah mengaku apa nama organisasi NU-nya)
Publik perlu hati-hati.
Apalagi Sdr. Ahmad Ridho(entah apa maksud pribadinya) yang sering mengaku
pendiri organisasi NU Maroko itu, sekarang sedang ada di Indonesia.
Sekian Terima Kasih
Nasrullloh Afandi
(Nahdliyin Biasa Yang Mencintai NU)
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]