http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/28/time/132600/idnews/946397/idkanal/10

Ketua PBNU: Konflik PKB karena Kualat 
Muhammad Nur Hayid - detikcom


Jakarta - Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menyindir bahwa konflik di PKB
akibat kualat oleh NU. Hal ini disebabkan pemimpin PKB tidak memiliki
visi yang sama dengan yang diperjuangkan NU.

"PKB ruwet terus ini karena kualat NU. Yang malati (membuat kualat)
itu NU, bukan Hasyim Muzadi. Hasyim Muzadi pun akan kualat kalau belok
dari perjuangan NU," ujarnya yang disambut tawa para hadirin di dalam
acara silaturahmi dengan kiai sepuh dan DPP PKB Cak Imin menjelang
Muhasabah Nasional Alim Ulama dalam memperingati Satu Abad Kebangkitan
Nasional di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa
(27/5/2008).

Menurut Hasyim, seharusnya PKB itu mendapatkan kursi yang layak di DPR
seperti Partai Golkar dan PDIP mengingat sasaran basis PKB cukup
jelas. Sayangnya, akibat pengelolaan partai yang kurang tepat PKB
tidak dapat mengambil kaum nahdliyin secara maksimal.

"PKB itu seharusnya seperti Golkar atau PDIP biar dapat 100 kursi.
Karena PKB itu tinggal mengambil saja massanya. Tapi dasar PKB tidak
mampu mengambil rahmat yang telah diberikan," kritiknya

Ke depan, Hasyim berharap dalam menjalankan politik tidak perlu
dibangun atas dasar kebencian. Karena kebencian yang dibangun dalam
memperjuangkan sesuatu akan berimplikasi pada dendam. 

Hal itu yang akan mengakibatkan politisi NU tidak akan pernah bersatu.
"Yang penting jangan sampai benci siapa-siapa. Jangan sampai membangun
perjuangan atas dasar kebencian karena kalau begini terus kita akan
terus dilanda oleh dendam," pesannya. ( gah / gah ) 



Kirim email ke