HABIB RIZIEQ ITU susah nda bisa aja di ajak discusi

Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Kang Macan 
bagaimana tanggapan anda?
 
 Salam,
 Mukhlisin
 
 Suryadharma Ajak Habib Rizieq Ubah Metode Dakwah
 Selasa, 10 Juni 2008 17:51
 
 Jakarta, /*NU Online*/
 Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali, mengajak Ketua Front Pembela Islam 
 (FPI) Habib Rizieq Shihab mengubah metode dakwah dari pendekatan yang 
 cenderung menggunakan kekerasan menjadi kelembutan.
 
 "PPP pada prinsipnya menolak segala bentuk kekerasan," kata Suryadharma 
 setelah selaku Menteri Koperasi dan UKM menghadiri rapat paripurna DPR 
 di Jakarta, Selasa.
 
 Ajakan tersebut, kata Suryadharma, telah ia sampaikan saat menemui Habib 
 Rizieq belum lama ini.
 
 Ia mengkritik pemberitaan media massa atas peristiwa bentrokan massa FPI 
 terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan 
 Berkeyakinan (AKKBB) di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (1/6).
 
 Menurut Suryadharma, pemberitaan peristiwa itu lebih mengedepankan 
 bentrokan daripada substansi persoalan mengapa peristiwa itu terjadi. 
 "Tawurannya yang dibesar-besarkan, sementara pokok persoalannya justru 
 dilupakan," katanya.
 
 Menurut dia, pokok persoalan itu terletak pada ajaran Ahmadiyah yang 
 dianggap telah menista agama Islam.
 
 Mengenai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Dalam 
 Negeri, dan Jaksa Agung tentang peringatan dan perintah kepada penganut, 
 anggota, dan/atau anggota pengurus jemaat Ahmadiyah Indonesa (JAI), 
 Suryadharma enggan berkomentar dengan dalih belum mendapat salinan SKB itu.
 
 "Dalam Islam kalau tidak dapat semua, separuhnya juga jangan dibuang," 
 kata Suryadharma.
 
 Sebelumnya PPP merupakan salah satu pihak yang turut mendesak pembubaran 
 Ahmadiyah. (ant)
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                                       

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke